Apartemen Kalibata City, Daerah Rawan Saat Pemilu di Jaksel

Kompas.com - 12/04/2019, 18:42 WIB
Suasana kawasan Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (27/4). Lemahnya regulasi penataan apartemen seperti pendataan penghuni memunculkan kasus kejahatan di apartemen. Pada Jumat pekan lalu, Polda Metro Jaya mengungkap kegiatan prostitusi daring di Apartemen Kalibata City. KOMPAS/RADITYA HELABUMISuasana kawasan Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (27/4). Lemahnya regulasi penataan apartemen seperti pendataan penghuni memunculkan kasus kejahatan di apartemen. Pada Jumat pekan lalu, Polda Metro Jaya mengungkap kegiatan prostitusi daring di Apartemen Kalibata City.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan Apartemen Kalibata City disebut sebagai daerah rawan di Jaksel dalam pemilihan umum ( pemilu) pada 17 April 2019.

Daerah tersebut menjadi area paling rawan dikarenakan banyaknya warga yang mendiami hunian vertikal tersebut dan tidak aktif dalam data pemilih.

"Rawan itu relatif juga. Yang jelas berbasis di Apartemen Kalibata City karena di situ kan warganya banyak dan didata pemilih dia enggak aktif," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta Selatan Agus Sudono di lapangan Blok S, Rawa Barat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (12/4/2019).

Tercatat, ada 10 TPS yang digunakan warga Apartemen Kalibata City untuk menggunakan hak suara mereka.

Baca juga: Staf Kedubes Arab Saudi Ditemukan Tewas di Apartemen Kalibata City

Pihak KPU juga mewaspadai kerawanan-kerawanan yang berasal dari daftar pemilih khusus (DPK).

Adapun yang dimaksud DPK yakni warga yang punya hak pilih tetapi belum terdata dalam DPT.

Pemilih kategori ini bisa menggunakan hak pilihnya cukup dengan membawa e-KTP di TPS terdekat sesuai alamat pada e-KTP.

Namun, pemilih dalam DPK hanya bisa menggunakan hak pilihnya satu jam terakhir sebelum TPS ditutup yaitu pukul 12.00-13.00 waktu setempat, dengan catatan selama surat suara masih tersedia.

"DPK itu kan enggak bisa ditebak. Pemilih khusus yangg belum masuk DPT tapi pengen milih hari H (pemilu) Itu juga salah satunya (yang diwaspadai)," ujar dia.

Lebih lanjut, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemetaan terhadap wilayah-wilayah yang dirasa rawan pada hari pencoblosan mendatang.

"Tentu sudah kita petakan ada beberapa kategori, ada yang sifatnya ada TPS yang sangat rawan ada yang rawan ada yang aman, kemudian ada TPS khusus juga itu kita amankan semua," ucap dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X