5 PSK dan 111 Minuman Alkohol Terjaring Penertiban Satpol PP Depok

Kompas.com - 13/04/2019, 09:55 WIB
5 PSK dan 111 Minuman Allkohol yang terjaring razia Satpol PP di Depok, Sabtu (14/4/2019). Dokumen Satpol PP5 PSK dan 111 Minuman Allkohol yang terjaring razia Satpol PP di Depok, Sabtu (14/4/2019).


DEPOK, KOMPAS.com - Satuan Polisi Pamong Praja melakukan operasi penertiban di toko jamu dan warung remang-remang di tiga tempat rawan di Depok pada Sabtu (13/4/2019) dini hari.

Dalam penertiban itu, petugas mengamankan lima pekerja seks komersial ( PSK) dan 111 minuman beralkohol.

Baca juga: 2 Pemuda di Depok Bacok 1 Pemuda Lain karena Kesal Dilempari Kerikil

"Kami menyisir tiga lokasi, yakni Jalan Raya Grogol, Jalan raya Pitara, dan Jalan Raya Pertanian," ucap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Linda, melalui keterangan tertulisnya, Sabtu.

Linda mengatakan, informasi adanya PSK dan penjualan minuman keras di daerah itu berdasarkan pengaduan warga yang resah.

"Seluruh Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) jalanan yang kami jangkau itu, telah kami bawa ke Kantor Satpol PP di Balai Kota Depok," ucap Linda.

Di kantonya tersebut, para PMKS mendapatkan pelayanan dan pembinaan agar tidak kembali ke jalanan.

Linda mengatakan, banyak penjual minuman beralkohol tersebut berkedok warung jamu.

Baca juga: Rayakan Ulang Tahun, Pemkot Depok Gelar Vaksin dan Konsultasi Gratis untuk Hewan Peliharaan

"Kami langsung sita semua minuman beralkohol dari berbagai macam merek yang ada di toko jamu dan warung remang-remang," ucap Linda.

Linda mengatakan, usai menyita, pihaknya mensosialisasikan kepada penjual agar tidak menjual kembali minuman alkohol tanpa izin.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Politisi Gerindra Nilai Ganjil Genap di Jakarta Kontra Produktif

Politisi Gerindra Nilai Ganjil Genap di Jakarta Kontra Produktif

Megapolitan
Polisi Buru Kawanan yang Merampok di Warung Sembako Ciracas

Polisi Buru Kawanan yang Merampok di Warung Sembako Ciracas

Megapolitan
Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

Megapolitan
KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sambut HUT ke-75 RI

KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sambut HUT ke-75 RI

Megapolitan
Seorang Pegawai Positif Covid-19, PN Jakbar Tutup hingga 10 Agustus

Seorang Pegawai Positif Covid-19, PN Jakbar Tutup hingga 10 Agustus

Megapolitan
Polisi Panggil Ahli Bahasa dan TI untuk Usut Kasus Anji dan Hadi Pranoto

Polisi Panggil Ahli Bahasa dan TI untuk Usut Kasus Anji dan Hadi Pranoto

Megapolitan
RSPI Sulianti Saroso Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

RSPI Sulianti Saroso Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

Megapolitan
Anies Targetkan Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Beroperasi 2021

Anies Targetkan Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Beroperasi 2021

Megapolitan
Dilaporkan Menipu, Oknum ASN Kota Tangerang Mengaku Hanya Bantu Korban

Dilaporkan Menipu, Oknum ASN Kota Tangerang Mengaku Hanya Bantu Korban

Megapolitan
Perempuan Ditemukan Tewas di Margonda Residence, Diduga Dibunuh

Perempuan Ditemukan Tewas di Margonda Residence, Diduga Dibunuh

Megapolitan
Disnaker DKI Minta Kantor Pemerintahan Tutup Sementara bila Ada Pegawai Positif Covid-19

Disnaker DKI Minta Kantor Pemerintahan Tutup Sementara bila Ada Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bakal Selesai November 2020

Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bakal Selesai November 2020

Megapolitan
29 Kantor Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Terpapar Covid-19

29 Kantor Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Terpapar Covid-19

Megapolitan
Tambah 43 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Kabupaten Bekasi, Rata-rata Kerja di Jakarta

Tambah 43 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Kabupaten Bekasi, Rata-rata Kerja di Jakarta

Megapolitan
Sejumlah Wartawan Positif Covid-19, Ini Imbauan AJI

Sejumlah Wartawan Positif Covid-19, Ini Imbauan AJI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X