Pendukung Jokowi-Ma'ruf Punguti Sampah di GBK Usai Kampanye Akbar

Kompas.com - 13/04/2019, 19:31 WIB
Sehabis Kampane Akbar, Relawan Pendukung Jokowi-Ma?ruf Bersih-bersih GBK, Jakarta Pusat, Sabtu (14/4/2019). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVASehabis Kampane Akbar, Relawan Pendukung Jokowi-Ma?ruf Bersih-bersih GBK, Jakarta Pusat, Sabtu (14/4/2019).
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor 01, Jokowi-Ma’ruf memungut sampah usai Konser Putih Bersatu di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (13/4/2019).

Mereka bersih-bersih di area GBK maupun di luar GBK. Mereka menamai tim itu dengan nama Pasukan Semut Bersih-bersih GBK.

Pendukung Jokowi-Ma'ruf memunguti sampah-sampah yang tertinggal dan bertebaran, baik itu sampah plastik sisa makanan dan minuman.

Baca juga: Massa Pendukung Jokowi-Maruf Mulai Tinggalkan GBK

Salah satu relawan pasukan semut bersih GBK, Shafiq Pontoh mengatakan, ada ribuan orang yang terdaftar sebagai pasukan semut bersih GBK ini.

“Memang yang daftar ada ribuan, namun yang membantu kami sangat banyak. Ada banyak pengunjung yang ikut membantu,” ucap Shafiq di GBK, Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4/2019).

“Pak Jokowi kan suka bilang apa yang tidak bisa kita buat untuk perubahan lebih baik, kaya Asian Games terbukti kita buat bagus, MRT juga. Terbukti ini sampah kita sapu bersih,” ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara, Adri, perwakilan dari ISS (Integreted Service Solution), vendor kebersihan GBK, mengakui pihaknya turut terbantu dengan adanya gerakan bersih-bersih dari relawan.

Baca juga: Hari Terakhir Kampanye, Jokowi di GBK dan Sandiaga di Tangerang

“Tidak hanya relawan saja nyatanya para pengunjung pun cukup awareness dengan sampah-sampah yang ada di sekitarnya,” ucap Adri.

Ia pun salut dan bangga terhadap tiap pengunjung yang ada di kawasan ini lantaran kecekatannya memunguti sampah.

“Saya benar-benar berterima kasih, baru kali ini saya temukan pengunjung seperti ini. Saya cuma menyediakan trash bag dan mereka membantu membersihkannya,” ucapnya.

Ia pun memastikan pihaknya akan menyelesaikan pembersihan sampah di seluruh GBK ini hingga besok.

“Kalau begini mah besok juga selesai kami bersihkannya, bersih-bersih besar nanti malam,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gudang Parkir Gerobak di Kampung Melayu Terbakar

Gudang Parkir Gerobak di Kampung Melayu Terbakar

Megapolitan
2 Siswa SMK Tewas Saat Kebakaran Gedung Cyber, Pihak Sekolah: Kami Tanggung Jawab

2 Siswa SMK Tewas Saat Kebakaran Gedung Cyber, Pihak Sekolah: Kami Tanggung Jawab

Megapolitan
UPDATE: Jakarta Tambah 41 Kasus Covid-19, Seorang Pasien Meninggal

UPDATE: Jakarta Tambah 41 Kasus Covid-19, Seorang Pasien Meninggal

Megapolitan
Pertama Kalinya, Depok Catat 0 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Pertama Kalinya, Depok Catat 0 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
Pemprov DKI Tunda Turnamen Sepakbola IYC 2021 karena Varian Omicron

Pemprov DKI Tunda Turnamen Sepakbola IYC 2021 karena Varian Omicron

Megapolitan
RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Megapolitan
RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos 'Lulung Dibuat Koma' Setelah Serangan Jantung

RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos "Lulung Dibuat Koma" Setelah Serangan Jantung

Megapolitan
Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Megapolitan
Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Megapolitan
Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Megapolitan
Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Megapolitan
Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Megapolitan
Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.