Caleg PAN Ditangkap Kasus Penggelapan Uang, Diduga untuk Dana Kampanye

Kompas.com - 16/04/2019, 22:27 WIB
Wakil Kapolres Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian di Apartemen Green Pramuka City, Kamis (10/1/2019). KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELAWakil Kapolres Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian di Apartemen Green Pramuka City, Kamis (10/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Caleg Partai Amanat Nasional (PAN) Daerah Pilih (Dapil) 1 Imam Hussaida (IH) ditangkap polisi atas kasus penggelapan uang dan penipuan dengan nominal ratusan juta rupiah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, uang ini diduga akan digunakan untuk dana kampanye. Adapun Imam ditangkap bersama satu rekannya, yaitu AF alias A pada Jumat (12/4/2019) lalu di Hotel Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Berdasarkan pengakuan dan setelah kami kroscek, pelaku memang Caleg PAN di Dapil Banten 1. Kemungkinan untuk mendanai kampanye," kata Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBR Arie Ardian, Selasa (16/4/2019).

Tak hanya sekali, pelaku menjalankan aksi penipuan sebanyak dua kali dan telah menjadi buron polisi sejak 2018 lalu.

Baca juga: Polisi Tangkap Caleg PAN Terkait Kasus Penggelapan Uang Rp 500 Juta

"Kemarin kami tangkap saat akan bertransaksi, tersangka meminta uang Rp 500 juta kepada korbannya," ucapnya.

Sebelumnya, dia juga melakukan penipuan dan korban mengalami kerugian sebesar Rp 350 juta.

Dalam menjalankan aksinya, Imam selalu mengaku sebagai pemenang tender sejumlah proyek pengadaan barang yang diadakan oleh kementerian atau badan milik negara.

"Dilihat dari modus dan hasil pemeriksaan kami, memang pelaku mendekati para pengusaha dan mereka menjanjikan bahwa ada proyek dari sebuah instansi atau kementerian," ujar Arie.

Kasus ini sendiri saat ini masih dalam pengembangan pihak kepolisian dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat Pasal 378 dan atau Pasal 372 KUHP dengan ancaman penjara diatas lima tahun.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geng Romusha dan Pesing Siarkan Tawuran di Instagram untuk Cari Penantang Selanjutnya

Geng Romusha dan Pesing Siarkan Tawuran di Instagram untuk Cari Penantang Selanjutnya

Megapolitan
Tawuran Berdarah Geng Romusha Vs Pesing, Polisi Tangkap 6 Tersangka

Tawuran Berdarah Geng Romusha Vs Pesing, Polisi Tangkap 6 Tersangka

Megapolitan
KCI: Komitmen pada Aturan Jam Kerja Solusi Urai Antrean Penumpang KRL

KCI: Komitmen pada Aturan Jam Kerja Solusi Urai Antrean Penumpang KRL

Megapolitan
Stasiun Padat, KCI Tambah Perjalanan KRL dan Hukum Penumpang yang Akali Prosedur

Stasiun Padat, KCI Tambah Perjalanan KRL dan Hukum Penumpang yang Akali Prosedur

Megapolitan
Kecewa Jalur Zonasi PPDB DKI, Orangtua Kirim Karangan Bunga 'RIP Pendidikan' ke Balai Kota

Kecewa Jalur Zonasi PPDB DKI, Orangtua Kirim Karangan Bunga "RIP Pendidikan" ke Balai Kota

Megapolitan
Satpol PP Tangsel Akan Sering Patroli ke Kontrakan untuk Awasi Pendatang

Satpol PP Tangsel Akan Sering Patroli ke Kontrakan untuk Awasi Pendatang

Megapolitan
Kisruh PPDB, Kenapa Unjuk Rasa di Jakarta Begitu Masif?

Kisruh PPDB, Kenapa Unjuk Rasa di Jakarta Begitu Masif?

Megapolitan
Pilkada Depok 2020, Tim Gerindra dan PDI-P Yakin Pasangan Pradi-Afifah Tak Akan Berubah

Pilkada Depok 2020, Tim Gerindra dan PDI-P Yakin Pasangan Pradi-Afifah Tak Akan Berubah

Megapolitan
Ledakan di Menteng, Sejauh Mana Peristiwa Ledakan Disebut Terorisme?

Ledakan di Menteng, Sejauh Mana Peristiwa Ledakan Disebut Terorisme?

Megapolitan
Pilkada Depok 2020, PDI-P dan Gerindra Mantap Usung Pradi-Afifah

Pilkada Depok 2020, PDI-P dan Gerindra Mantap Usung Pradi-Afifah

Megapolitan
Bima: Penumpukan Penumpang KRL di Stasiun Bogor karena Banyak Sektor Usaha Beroperasi Kembali di Jakarta

Bima: Penumpukan Penumpang KRL di Stasiun Bogor karena Banyak Sektor Usaha Beroperasi Kembali di Jakarta

Megapolitan
30 ASN Ikut Awasi Protokol Kesehatan di 17 Pasar di Jakarta Selatan

30 ASN Ikut Awasi Protokol Kesehatan di 17 Pasar di Jakarta Selatan

Megapolitan
32 Penghuni Kontrakan di Serpong Diminta Lakukan Rapid Test

32 Penghuni Kontrakan di Serpong Diminta Lakukan Rapid Test

Megapolitan
Sopir Taksi Online Tewas di Bekasi, Mobil dan Ponsel Korban Hilang

Sopir Taksi Online Tewas di Bekasi, Mobil dan Ponsel Korban Hilang

Megapolitan
Kala Siswi Berprestasi Peraih 700 Piala Gagal PPDB Jakarta karena Usia dan Berharap Bangku Kosong...

Kala Siswi Berprestasi Peraih 700 Piala Gagal PPDB Jakarta karena Usia dan Berharap Bangku Kosong...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X