Bawaslu Kota Bekasi Temukan Surat Suara Pilpres Sudah Tercoblos

Kompas.com - 17/04/2019, 17:34 WIB
Salah satu penyandang disabilitas mental gunakan hak pilihnya di Yayasan Galuh, Kota Bekasi, Rabu (17/4/2019). KOMPAS.com/DEAN PAHREVISalah satu penyandang disabilitas mental gunakan hak pilihnya di Yayasan Galuh, Kota Bekasi, Rabu (17/4/2019).

BEKASI, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi menemukan satu surat suara jenis Pemilihan Presiden (Pilpres) sudah tercoblos untuk pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01.

Komisioner divisi pengamanan Bawaslu Kota Bekasi, Ali Mahyail mengatakan, surat suara yang sudah tercoblos itu ditemukan di Tempat Pemungutan Suara ( TPS) 032, Kelurahan Jatiluhur, Jatiasih, Kota Bekasi.

"(Ditemukan) cuma satu (surat suara sudah tercoblos) di Jatiluhur, kertas (surat suara) Pilpres (nomor urut) 01," kata Ali saat dikonfirmasi, Rabu (17/4/2019).

Baca juga: Pelaksanan Pemungutan Suara bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa di Bekasi Dinilai Kurang Memadai

Temuan itu, kata Ali, berdasarkan laporan yang diterima pihaknya dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS tersebut. Surat suara yang sudah tercoblos itu pun langsung diamankan dan dianggap tidak sah.

Selain temuan tersebut, Bawaslu Kota Bekasi juga menerima laporan terkait kurangnya jumlah surat suara di sejumlah TPS di Kota Bekasi.

Adapun kekurangan surat suara terjadi di TPS antara lain, di TPS 095, Kelurahan Pengasinan kekurangan 30 surat suara untuk Pilpres.

Baca juga: Unik, TPS di Bekasi Mengusung Tema Sepak Bola dan Pakai Lapangan Futsal

"Kekurangan 106 surat suara Pilpres di TPS 49 Kelurahan Pengasinan, 44 surat suara Pilpres di TPS 89 Kelurahan Bojong Rawalumbu dan 25 surat suara Pilplres di TPS 149, Kelurahan Pengasinan," ujar Ali.

Kendati demikian, kekurangan surat suara itu sudah teratasi dengan mengambil surat suara yang berjumlah lebih dari TPS lainnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Diskon 25 Persen, Ini Harga Tiket Sejumlah Kereta yang Berangkat dari Jakarta

Ada Diskon 25 Persen, Ini Harga Tiket Sejumlah Kereta yang Berangkat dari Jakarta

Megapolitan
Melebihi Kapasitas, Kafe di Serpong Didenda Rp 5 Juta

Melebihi Kapasitas, Kafe di Serpong Didenda Rp 5 Juta

Megapolitan
Akhir Pelarian Tersangka Pelecehan di Bandara Soetta, Ditangkap di Sumut Setelah Buron Berhari-hari

Akhir Pelarian Tersangka Pelecehan di Bandara Soetta, Ditangkap di Sumut Setelah Buron Berhari-hari

Megapolitan
Pecah Kongsi Wali Kota Depok dan Wakilnya, Bersiap 'Saling Sikut' di Masa Kampanye

Pecah Kongsi Wali Kota Depok dan Wakilnya, Bersiap 'Saling Sikut' di Masa Kampanye

Megapolitan
Polisi Dalami Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang

Polisi Dalami Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang

Megapolitan
UPDATE 25 September: 3.572 Kasus Covid-19 di Depok, 897 Kasus Aktif

UPDATE 25 September: 3.572 Kasus Covid-19 di Depok, 897 Kasus Aktif

Megapolitan
Antisipasi Antrean Tes Swab, Pemkot Bekasi Tambah Mesin PCR di 3 RSUD

Antisipasi Antrean Tes Swab, Pemkot Bekasi Tambah Mesin PCR di 3 RSUD

Megapolitan
BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Megapolitan
Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Megapolitan
Proses Aborsi di Klinik Ilegal Jakarta Pusat Hanya Berlangsung 15 menit

Proses Aborsi di Klinik Ilegal Jakarta Pusat Hanya Berlangsung 15 menit

Megapolitan
Polisi Gerebek Rumah yang Dijadikan Pabrik Ekstasi di Tangerang

Polisi Gerebek Rumah yang Dijadikan Pabrik Ekstasi di Tangerang

Megapolitan
26 RS Swasta di Jakarta akan Jadi RS Rujukan Covid-19

26 RS Swasta di Jakarta akan Jadi RS Rujukan Covid-19

Megapolitan
Langgar Protokol Kesehatan, Lebih dari 208 Tempat Usaha di Jakarta Ditutup Sementara

Langgar Protokol Kesehatan, Lebih dari 208 Tempat Usaha di Jakarta Ditutup Sementara

Megapolitan
Selama Isolasi di RS, Rektor IPB Ciptakan Lagu

Selama Isolasi di RS, Rektor IPB Ciptakan Lagu

Megapolitan
Setelah 3 Jam, Kebakaran di Sebuah Restoran di Kebayoran Baru Akhirnya Padam

Setelah 3 Jam, Kebakaran di Sebuah Restoran di Kebayoran Baru Akhirnya Padam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X