"Quick Count" Indikator Politik Indonesia di Jakarta, Jokowi-Ma'ruf Unggul 51,39 Persen

Kompas.com - 21/04/2019, 13:29 WIB
Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi di Jakarta, Rabu (11/10/2017). KOMPAS.com/IHSANUDDINDirektur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi di Jakarta, Rabu (11/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Survei  Indikator Politik Indonesia merilis hasil hitung cepat atau quick count perolehan suara Pemilu 2019 hingga Minggu (21/4/2019).

Berdasarkan total 107 tempat pemungutan suara (TPS) sampel data yang masuk, pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul di DKI  Jakarta dibandingkan pasangan capres cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Ma'ruf memperoleh suara 51,39 persen, sementara Prabowo-Sandi 48,61 persen.

Baca juga: Quick Count Pilpres 2019 Indikator Politik Indonesia di Sulawesi dan Gorontalo


Adapun margin of error rata-rata sebesar plus minus 3,11 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Metode quick count yang digunakan oleh Indikator Politik Indonesia adalah stratified systematic cluster random sampling.

"Populasinya adalah seluruh pemilih yang datang ke TPS dan memilih secara sah di seluruh TPS nasional," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu.

Baca juga: Quick Count Pilpres 2019 Indikator Politik Indonesia di Maluku dan Papua

"Lalu, prosedur pemilihan sampel di masing-masing stratum yakni irisan dapil dan wilayah desa-kota, dipilih TPS secara systematic random sampling dengan jumlah proporsional," lanjutnya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X