"Jangan Katakan Salak Condet, tetapi di Condetnya Enggak Ada Salak Condet"

Kompas.com - 22/04/2019, 11:47 WIB
Petugas UPK Badan Air menanam bibit pohon salak condet di bantar Sungai Ciliwung, Condet, Senin (22/4/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DPetugas UPK Badan Air menanam bibit pohon salak condet di bantar Sungai Ciliwung, Condet, Senin (22/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - UPK Badan Air DKI Jakarta bersama sejumlah komunitas menanam bibit-bibit pohon salak condet di sepanjang daerah aliran sungai Ciliwung di kawasan Condet, Jakarta Timur, Senin (22/4/2019).

Kepala UPK Badan Air Jakarta Yayat Supriatna mengatakan, penanaman tersebut bertujuan melestarikan salak condet sebagai salah satu ikon Ibu Kota, khususnya di kawasan Condet, Jakarta Timur.

"Jadi kalau ada yang tanya di mana salak condet? Silakan di bantaran Ciliwung di kawasan Condet. Jangan mengatakan salak condet, tetapi di Condetnya sendiri enggak ada salak condet," kata Yayat kepada Kompas.com.

Baca juga: Djarot Berencana Hadirkan Wisata Salak Condet di Jakarta

Yayat menuturkan, bibit-bibit salak condet yang ditanam pada Senin ini dapat mulai berbuah dua tahun ke depan.

Selain itu, juga bisa menjadikan DAS Ciliwung sebagai tempat wisata menikmati salak condet.

Penanaman pohon salak condet, lanjut dia, juga dapat meminimalisasi erosi.

Baca juga: Jokowi Tetapkan Lokasi Penanaman Salak Condet sebagai Cagar Budidaya

Sebab, pohon salak condet mempunyai akar serabut yang mengcengkeram permukaan tanah.

"Akar serabut itu ada di permukaan dan dia bisa mencengkeram permukaan tanah sehingga tidak mudah longsor," ujarnya. 

Penanaman salak condet tersebut digelar hari ini guna memperingati Hari Bumi Internasional yang diperingati setiap 22 April.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petugas Damkar Evakuasi Ular Kobra di Gedung Sekolah di Petamburan

Petugas Damkar Evakuasi Ular Kobra di Gedung Sekolah di Petamburan

Megapolitan
2.746 Calon Jemaah Haji Batal Berangkat, Pejabat Kemenag Bekasi: Ada yang Sedih Luar Biasa

2.746 Calon Jemaah Haji Batal Berangkat, Pejabat Kemenag Bekasi: Ada yang Sedih Luar Biasa

Megapolitan
Pemudik Lolos Check Point dan Masuk ke Jakarta, Hanya Tunjukkan Surat Sehat

Pemudik Lolos Check Point dan Masuk ke Jakarta, Hanya Tunjukkan Surat Sehat

Megapolitan
Wali Kota: Sepanjang Bekasi Belum Bersih, Kita Rapid Test, Swab, Tracking, Bawa ke RS

Wali Kota: Sepanjang Bekasi Belum Bersih, Kita Rapid Test, Swab, Tracking, Bawa ke RS

Megapolitan
Anggota Komunitas yang Kumpul Bareng Wakil Wali Kota Tangsel Jalani Rapid Test, Hasilnya negatif

Anggota Komunitas yang Kumpul Bareng Wakil Wali Kota Tangsel Jalani Rapid Test, Hasilnya negatif

Megapolitan
[HOAKS] 30 Pembantu Baru Datang dari Kampung di Penjaringan Positif Covid-19

[HOAKS] 30 Pembantu Baru Datang dari Kampung di Penjaringan Positif Covid-19

Megapolitan
Dinas Pendidikan: Tiap Sekolah di Bekasi Harus Punya Satuan Gugus Tugas Covid-19

Dinas Pendidikan: Tiap Sekolah di Bekasi Harus Punya Satuan Gugus Tugas Covid-19

Megapolitan
Satpol PP Tutup Sejumlah Toko yang Nekat Beroperasi di Pasar Gembrong

Satpol PP Tutup Sejumlah Toko yang Nekat Beroperasi di Pasar Gembrong

Megapolitan
Lurah Pejagalan Temukan 71 Warga yang Kembali dari Kampung Halaman Secara Ilegal

Lurah Pejagalan Temukan 71 Warga yang Kembali dari Kampung Halaman Secara Ilegal

Megapolitan
Jika Terapkan New Normal, Pemkot Depok Diminta Tata Ulang Pasar Tradisional

Jika Terapkan New Normal, Pemkot Depok Diminta Tata Ulang Pasar Tradisional

Megapolitan
Balik Mudik Lebaran, 28 Warga Duren Tiga Jalani Karantina di Rumah

Balik Mudik Lebaran, 28 Warga Duren Tiga Jalani Karantina di Rumah

Megapolitan
Viral Foto Langgar Protokol Kesehatan, Komunitas di Tangsel Jalani Rapid Test

Viral Foto Langgar Protokol Kesehatan, Komunitas di Tangsel Jalani Rapid Test

Megapolitan
Datang Tanpa SIKM, 20 Tukang Bangunan Dikarantina, Wajib Tes Swab Bayar Pribadi

Datang Tanpa SIKM, 20 Tukang Bangunan Dikarantina, Wajib Tes Swab Bayar Pribadi

Megapolitan
Lion Air Hentikan Operasional Mulai 5 Juni sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Lion Air Hentikan Operasional Mulai 5 Juni sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Megapolitan
Walkot: Meski New Normal Diterapkan, PSBB di Kota Bekasi Tetap Berjalan

Walkot: Meski New Normal Diterapkan, PSBB di Kota Bekasi Tetap Berjalan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X