Wali Kota Duga Tawuran di Manggarai Disebabkan Perebutan Lahan Parkir

Kompas.com - 22/04/2019, 13:47 WIB
Bidik layar kamera CCTV Bali Tower saat tawuran kembali terjadi di Jalan Sultan Agung, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Selasa (26/2/2019) malam. DOK. BPBD DKI JAKARTABidik layar kamera CCTV Bali Tower saat tawuran kembali terjadi di Jalan Sultan Agung, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Selasa (26/2/2019) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali menduga ada modus lain yang menyebabkan terjadinya tawuran di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan.

Tawuran sebelumnya kembali terjadi di kawasan tersebut pada Sabtu (20/4/2019).

"Kemarin kami mendengar masalah rebutan lahan parkir. Ini sih satu modus saja kadang-kadang. Ada hal hal lain yang lebih mendasar dari itu," ujar Marullah saat dihubungi Kompas.com, Senin (22/4/2019). 

Baca juga: Polisi Sebut Tawuran di Kebayoran karena Banyak Tempat Nongkrong

Pihaknya belum dapat memastikan modus lain selain perebutan lahan parkir yang menyebabkan terjadinya tawuran.

Pihaknya menginstruksikan camat setempat untuk menindaklanjuti terjadinya tawuran yang terus berulang. 

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pendekatan dengan warga setempat agar hal serupa tidak terulang kembali. 

Baca juga: Viral, Tawuran Pemuda di Kebayoran Baru Gunakan Petasan Red Flare

"Iya, secepat mungkin akan kami lakukan pertemuan. Teman-teman camat sudah saya minta persiapan. Dalam waktu dekat bisa kami ketemu," katanya. 

Tawuran pada Sabtu lalu bukan kali pertama terjadi di Manggarai.

Tawuran juga pernah terjadi pada Selasa (5/2/2019) dan (22/1/2019). Namun, tawuran tersebut tidak berlangsung lama dan dibubarkan petugas keamanan setempat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X