Pemprov DKI Klaim Kasus Tawuran di Manggarai Menurun

Kompas.com - 22/04/2019, 15:12 WIB
Bidik layar kamera CCTV Bali Tower saat tawuran kembali terjadi di Jalan Sultan Agung, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Selasa (26/2/2019) malam. DOK. BPBD DKI JAKARTABidik layar kamera CCTV Bali Tower saat tawuran kembali terjadi di Jalan Sultan Agung, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Selasa (26/2/2019) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengatakan, kasus tawuran di Manggarai, Jakarta Selatan, angkanya menurun dari tahun ke tahun. Pemprov mengeklaim, penurunan itu terjadi karena pendekatan kepada warga yang selalu dilakukan.

"Sudah terjadi pergeseran kasus tawuran. Memang dari tahun ke tahun sudah makin berkurang. Datanya ada tapi saya lagi tidak pegang," kata Walikota Jakarta Selatan, Marullah Matali, Senin (22/4/2019).

Namun dia mengakui, aksi tawuran memang bisa meledak sewaktu-waktu. Karena itu, dia mendorong jajaranya, dalam hal ini camat dan lurah setempat, untuk melakukan pendekatan secara serius.

"Memang sesekali meledak lagi karena mungkin perlu dilakukan pendekatan secara kontinu," ujar dia.

Baca juga: Wali Kota Jaksel Sebut Tawuran di Pasar Rumput Hampir Rusak Pos Polisi

Pihak akan melakukan pendekatan berupa dialog dengan tema tema tertentu kepada masyarakat. Tema dialog tersebut akan disesuaikan dengan permasalahan yang timbul di masyarakat yang memicu terjadinya tawuran.

"Tentunya kami akan carikan solusi-solusi melalui dialog dengan tema yang berubah ya, mengikuti keadaan karena kan memang keadaan ini dinamis," ujar dia.

Tawuran kembali terjadi di Manggarai pada Sabtu lalu. Dua kelompok pemuda terlibat tawuran karena perebutan lahan parkir. Sebelumnya, tawuran tercatat terjadi pada 5 Februari 2019. Masih pada tahun ini, tawuran juga terjadi pada 22 Januari 2019 di kawasan yang sama.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Diperpanjang, TransJakarta Tak Ubah Jadwal Beroperasi

PSBB Diperpanjang, TransJakarta Tak Ubah Jadwal Beroperasi

Megapolitan
Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan Selama Sebulan, Empat Kafe dan Satu Warnet di Bekasi Disegel

Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan Selama Sebulan, Empat Kafe dan Satu Warnet di Bekasi Disegel

Megapolitan
Viral, Video Sekelompok Pemuda Ngebut Naik Motor Sambil Bawa Celurit di Bekasi

Viral, Video Sekelompok Pemuda Ngebut Naik Motor Sambil Bawa Celurit di Bekasi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta, Bogor, dan Depok Hujan Ringan Siang Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta, Bogor, dan Depok Hujan Ringan Siang Ini

Megapolitan
UPDATE 27 September: Rekor Baru, Bertambah 366 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE 27 September: Rekor Baru, Bertambah 366 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Pemkot Jakut dan TNI Bersihkan Lumpur di Sungai Cegah Banjir

Pemkot Jakut dan TNI Bersihkan Lumpur di Sungai Cegah Banjir

Megapolitan
Pelayanan Diprotes Blogger Trinity, Bandara Soekarno-Hatta Minta Maaf

Pelayanan Diprotes Blogger Trinity, Bandara Soekarno-Hatta Minta Maaf

Megapolitan
Motif Tersangka Lakukan Pemerasan untuk Rapid Test di Bandara Soetta karena Inginkan Uang Lebih

Motif Tersangka Lakukan Pemerasan untuk Rapid Test di Bandara Soetta karena Inginkan Uang Lebih

Megapolitan
Kemenkumham Sebut Belum Ditemukan Keterlibatan Petugas Lapas atas Kaburnya Cai Changpan

Kemenkumham Sebut Belum Ditemukan Keterlibatan Petugas Lapas atas Kaburnya Cai Changpan

Megapolitan
Tepergok, Pusat Kuliner di Jagakarsa Sembunyikan Pembeli agar Bisa Makan

Tepergok, Pusat Kuliner di Jagakarsa Sembunyikan Pembeli agar Bisa Makan

Megapolitan
UPDATE 27 September: Tambah 1.186 Kasus di Jakarta, Total 1.692 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE 27 September: Tambah 1.186 Kasus di Jakarta, Total 1.692 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Antisipasi Banjir, Plh Sekda Minta Endapan Lumpur di Saluran Air Segera Dikeruk

Antisipasi Banjir, Plh Sekda Minta Endapan Lumpur di Saluran Air Segera Dikeruk

Megapolitan
13 Hari Operasi Yustisi di Jakarta, Denda Terkumpul Rp 282 Juta

13 Hari Operasi Yustisi di Jakarta, Denda Terkumpul Rp 282 Juta

Megapolitan
Kecelakaan di Kuningan, Pengendara Motor Tewas Usai Terbentur Tiang Monorel

Kecelakaan di Kuningan, Pengendara Motor Tewas Usai Terbentur Tiang Monorel

Megapolitan
Pilkada Saat Pandemi Covid-19, TPS di Depok Ditambah 598 Titik

Pilkada Saat Pandemi Covid-19, TPS di Depok Ditambah 598 Titik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X