Kapolda Metro Jaya Imbau Pihak yang Tak Puas dengan Hasil Pemilu agar Tak Gunakan Langkah Inkonstitusional

Kompas.com - 23/04/2019, 21:12 WIB
Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono, di Gudang Logistik KPU Kota Bekasi, Selasa (23/4/2019). KOMPAS.com/DEAN PAHREVIKapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono, di Gudang Logistik KPU Kota Bekasi, Selasa (23/4/2019).

BEKASI, KOMPAS.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengimbau pihak-pihak yang tidak puas dengan hasil Pemilu 2019 untuk menggunakan mekanisme yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Kalau nanti ada teman-teman yang tidak puas dengan hasil suara ini, gunakan mekanisme yang ada. Mekanisme itu harus sesuai ketentuan yang berlaku. Ada Bawaslu kemudian ada Mahkamah Konstitusi (MK)," kata Gatot usai meninjau pengamanan di gudang logisitik KPU Kota Bekasi, Selasa (23/4/2019).

Baca juga: Kapolda Tinjau Penghitungan Suara Tingkat PPK di Depok

Gatot  meminta kepada pihak-pihak yang tidak puas untuk tidak menggunakan langkah-langkan inkonstitusional.


"Karena dalam suatu negara demokrasi, kalau ada bukti-bukti atau ada temuan-temuan silakan diajukan sesuai dengan aturan yang berlaku tapi tidak dengan cara-cara yang inkonstitusional," ujar Gatot.

Dia berharap agar kondisi saat pelaksanaan pemilu yang sudah aman bisa terus terjaga sampai proses berakhir, tanpa ada perpecahan.

"Kesatuan dan persatuan bangsa itu lebih penting dari semuanya, pemilu ini adalah sarana kita untuk memilih pemimpin bangsa tapi setelah itu ayo perbedaan-perbedaan yang dulu ada, yang dulu mendukung si A dan si B, ayo kita bersatu kembali mendukung Indonesia," ujar Gatot.

Sebelumnya, Gatot memastikan bahwa situasi dan kondisi di wilayah Jabodetabek kondusif setelah pelaksanaan pemilu pda 17 April ini.

Dia juga memastikan, sebanyak 6.000 lebih personel polisi akan terus siaga menjaga keamanan proses penghitungan suara di tiap kecamatan di Jabodetabek.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tembak Mati Pengedar Sabu di Cipayung

Polisi Tembak Mati Pengedar Sabu di Cipayung

Megapolitan
Anies: Oposisi Sangat Keras pada TGUPP karena Efektif Bekerja

Anies: Oposisi Sangat Keras pada TGUPP karena Efektif Bekerja

Megapolitan
Bantah Ada Bocoran Ujian di SMAN 1 Depok, Kepala Sekolah Sebut Berawal dari Ribut Siswa

Bantah Ada Bocoran Ujian di SMAN 1 Depok, Kepala Sekolah Sebut Berawal dari Ribut Siswa

Megapolitan
Pemkot Jakut Uji Coba Pembatasan Kontainer di Jalan Cilincing Raya Awal 2020

Pemkot Jakut Uji Coba Pembatasan Kontainer di Jalan Cilincing Raya Awal 2020

Megapolitan
Sakit Hati Ditegur, Pria di Ciracas Aniaya Tetangga dengan Celurit

Sakit Hati Ditegur, Pria di Ciracas Aniaya Tetangga dengan Celurit

Megapolitan
PT KAI Klaim Sudah Koordinasi dengan Dishub soal Penutupan Lay Bay Stasiun Bekasi

PT KAI Klaim Sudah Koordinasi dengan Dishub soal Penutupan Lay Bay Stasiun Bekasi

Megapolitan
Area Lay Bay Stasiun Bekasi Ditutup Selamanya

Area Lay Bay Stasiun Bekasi Ditutup Selamanya

Megapolitan
Maling Motor Terjebak Macet Dihakimi Warga hingga Tewas

Maling Motor Terjebak Macet Dihakimi Warga hingga Tewas

Megapolitan
Diduga Cemburu, Suami Bacok Istri hingga Tewas di Pamulang

Diduga Cemburu, Suami Bacok Istri hingga Tewas di Pamulang

Megapolitan
Anies Ingin Seluruh Transportasi Ramah Perempuan

Anies Ingin Seluruh Transportasi Ramah Perempuan

Megapolitan
Damkar Jaktim Evakuasi 7 Sarang Tawon Vespa dalam Sehari

Damkar Jaktim Evakuasi 7 Sarang Tawon Vespa dalam Sehari

Megapolitan
Viral Video Keributan Ormas dengan Manajemen Perusahaan di MGK Kemayoran, Ini Kata Polisi

Viral Video Keributan Ormas dengan Manajemen Perusahaan di MGK Kemayoran, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Pemkot Akan Batas Jam Operasional Truk Kontainer di Jakarta Utara

Pemkot Akan Batas Jam Operasional Truk Kontainer di Jakarta Utara

Megapolitan
Unit Pajak Kendaraan Bermotor Minta Pengelola Parkir Bantu Tagih Tunggakan Pajak

Unit Pajak Kendaraan Bermotor Minta Pengelola Parkir Bantu Tagih Tunggakan Pajak

Megapolitan
Fakta Kematian Bayi 40 Hari karena Tersedak Potongan Kecil Pisang

Fakta Kematian Bayi 40 Hari karena Tersedak Potongan Kecil Pisang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X