DKI "Groundbreaking" Penampungan Sementara Pedagang Blok G Tanah Abang

Kompas.com - 24/04/2019, 12:10 WIB
Pembangunan tempat penampungan sementara (TPS) pedagang Blok G, Tanah Abang dimulai Rabu (24/4/2019) hari ini.   Pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin didampingi Wali Kota, Bayu Megantara dan Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan. KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELAPembangunan tempat penampungan sementara (TPS) pedagang Blok G, Tanah Abang dimulai Rabu (24/4/2019) hari ini. Pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin didampingi Wali Kota, Bayu Megantara dan Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan tempat penampungan sementara (TPS) pedagang Blok G, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dimulai Rabu (24/4/2019) ini. 

Pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking oleh Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin didampingi Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Megantara dan Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan.

Arief mengatakan, TPS pedagang dibangun di lahan parkir Blok G Tanah Abang.

Baca juga: Butuh Rp 32 Miliar Bangun Penampungan Sementara Pedagang Blok G Tanah Abang


"Alhamdulillah hari ini kita groundbreaking (pembangunan) TPS, setelah agak tertunda sebenarnya. Pembangunan juga langsung dimulai hari ini agar tidak mengulur waktu lagi," ujar Arief di Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu.

Lokasi TPS yang akan dibangun di lahan parkir tersebut diputuskan setelah Perumda Pasar Jaya berkoordinasi dengan para pedagang.

Menurut Arief, para pedagang ingin lokasi TPS berdekatan dengan jembatan penyeberangan multiguna (JPM) atau skybridge sehingga tidak menurunkan penghasilan mereka.

Baca juga: Revitalisasi Tak Kunjung Jadi, Pedagang di Blok G Tanah Abang Kini Pasrah

"Jadi, dulu kita sempat ingin membangun (TPS) di dekat Hotel Pharmin, sempat juga ke Blok F Tanah Abang, tetapi teman-teman pedagang minta (dibangun) di area parkir sini (Blok G Tanah Abang). Pedagang inginnya lokasi TPS tidak terlalu jauh," katanya. 

Arief mengatakan, pembangunan TPS yang akan menampung 504 pedagang tersebut direncanakan rampung pada awal 2020.

"Pembangunan memakan waktu 8-12 bulan, diharapkan selesai awal tahun 2020," ujar Arief.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Jadi Sorotan, PKL di Depan Pos Damkar Tanah Abang Ditertibkan

Setelah Jadi Sorotan, PKL di Depan Pos Damkar Tanah Abang Ditertibkan

Megapolitan
Subsidi Dipangkas, Dirut MRT Akan Gencarkan Bisnis Non-Tiket Kereta

Subsidi Dipangkas, Dirut MRT Akan Gencarkan Bisnis Non-Tiket Kereta

Megapolitan
5 Fakta Tuduhan Politikus PDI-P terhadap Politikus PSI soal Penyebaran Materi Rapat

5 Fakta Tuduhan Politikus PDI-P terhadap Politikus PSI soal Penyebaran Materi Rapat

Megapolitan
BMKG: Mayoritas Wilayah Jabodetabek Berawan Hari Ini

BMKG: Mayoritas Wilayah Jabodetabek Berawan Hari Ini

Megapolitan
Keberangkatan KRL Rute Bekasi Ditambah Lagi Setelah Perubahan Jadwal Bikin Penumpang Menumpuk di Stasiun

Keberangkatan KRL Rute Bekasi Ditambah Lagi Setelah Perubahan Jadwal Bikin Penumpang Menumpuk di Stasiun

Megapolitan
Tunggak Pajak 4 Tahun, Mobil Bergambar Macan Juga Kelabui Petugas dengan Pelat Nomor Palsu

Tunggak Pajak 4 Tahun, Mobil Bergambar Macan Juga Kelabui Petugas dengan Pelat Nomor Palsu

Megapolitan
Sumber Api yang Bakar 4 Lantai di Mal Lokasari Berasal dari Bekas Diskotek Miles

Sumber Api yang Bakar 4 Lantai di Mal Lokasari Berasal dari Bekas Diskotek Miles

Megapolitan
Masih Ada 168 Mobil Mewah Lagi yang Belum Bayar Pajak di Jakarta Utara

Masih Ada 168 Mobil Mewah Lagi yang Belum Bayar Pajak di Jakarta Utara

Megapolitan
Setelah Putri Ma'ruf Amin, Benyamin Juga Kembalikan Formulir Penjaringan ke Hanura

Setelah Putri Ma'ruf Amin, Benyamin Juga Kembalikan Formulir Penjaringan ke Hanura

Megapolitan
Kesadaran PNS Jakarta Timur Dinilai Masih Kurang soal Larangan Bawa Kendaraan Tiap Jumat Pekan Pertama

Kesadaran PNS Jakarta Timur Dinilai Masih Kurang soal Larangan Bawa Kendaraan Tiap Jumat Pekan Pertama

Megapolitan
Komisi B DPRD DKI Duga Ada Anggaran Ganda untuk Pembangunan LRT Jakarta

Komisi B DPRD DKI Duga Ada Anggaran Ganda untuk Pembangunan LRT Jakarta

Megapolitan
Malam Ini hingga Besok, Wilayah Kalideres dan Pegadungan Alami Gangguan Suplai Air

Malam Ini hingga Besok, Wilayah Kalideres dan Pegadungan Alami Gangguan Suplai Air

Megapolitan
19 Mobil Mewah di Apartemen Regata Dipasangi Stiker Belum Bayar Pajak

19 Mobil Mewah di Apartemen Regata Dipasangi Stiker Belum Bayar Pajak

Megapolitan
Ruang UKM di Universitas Pancasila Masih Digunakan Pascapenggerebekan

Ruang UKM di Universitas Pancasila Masih Digunakan Pascapenggerebekan

Megapolitan
Tol Serpong-Cinere Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan, Airin: Semoga Tercapai Target

Tol Serpong-Cinere Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan, Airin: Semoga Tercapai Target

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X