Soal Pemilihan Wagub, Anies Bilang DPRD Masih Fokus pada Hasil Pemilu

Kompas.com - 24/04/2019, 15:42 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswesan bersama seorang lansia yang menerima Kartu Lansia Jakarta (KLJ) di RPTRA Al-Amanah, Komplek Jakarta Islamic Center, Koja, Jakarta Utara, Rabu (24/4/2019). Kompas.com / Tatang GuritnoGubernur DKI Jakarta Anies Baswesan bersama seorang lansia yang menerima Kartu Lansia Jakarta (KLJ) di RPTRA Al-Amanah, Komplek Jakarta Islamic Center, Koja, Jakarta Utara, Rabu (24/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pemilihan wakil gubernur DKI masih tertunda karena anggota DPRD DKI sedang menunggu hasil pemilu.

Anies mengemukakan hal itu setelah menyerahkan Kartu Lansia Jakarta (KLJ) di RPTRA Al-Amanah, Kompleks Jakarta Islamic Center (JIC), Koja, Jakarta Utara, Rabu (24/4/2019).

"Kalau mau bicara obyektif di lapangan, saat ini para anggota Dewan sedang menunggu hasil pemilu. Jadi fokusnya di situ," kata Anies sambil tertawa di depan awak media.

Baca juga: Pemilihan Cawagub DKI Kemungkinan Dilaksanakan Setelah Pemilu


Ia menambahkan, pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta akan dilanjutkan setelah hasil pemilu diumumkan.

"Saya kira pasti konsentrasinya ke situ (hasil pemilu), tapi ketika sudah ada keputusan, saya rasa mereka akan mulai aktif lagi bersidang dan mudah-mudahan pada saat itu prosesnya akan bisa dimulai," ujar dia.

Kursi wakil gubernur DKI kosong setelah Sandiaga Uno mengundurkan diri dari posisi itu karena maju sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2019. Sandiaga berpasangan dengan Prabowo Subianto.

Saat ini dua nama kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah diajukan sebagai calon wakil gubernur DKI ke DPRD DKI. Mereka adalah mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto. 

Baca juga: Baru Dua Fraksi yang Setor Nama untuk Pansus Cawagub DKI


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bom Katapel, Monyet, dan Abdul Basith pada Upaya Penggagalan Pelantikan Presiden

Bom Katapel, Monyet, dan Abdul Basith pada Upaya Penggagalan Pelantikan Presiden

Megapolitan
Fraksi Gerindra DKI Pastikan Sandiaga Tak Akan Jadi Wagub DKI Lagi

Fraksi Gerindra DKI Pastikan Sandiaga Tak Akan Jadi Wagub DKI Lagi

Megapolitan
[POPULER MEGAPOLITAN]: Tak Punya Anggaran untuk Ganti Foto Presiden dan Wakil Presiden I Beli Undangan Pelantikan Presiden agar Dinilai Terpandang

[POPULER MEGAPOLITAN]: Tak Punya Anggaran untuk Ganti Foto Presiden dan Wakil Presiden I Beli Undangan Pelantikan Presiden agar Dinilai Terpandang

Megapolitan
Saat Puluhan Slankers Terlunta Usai Nonton Konser Pelantikan Jokowi

Saat Puluhan Slankers Terlunta Usai Nonton Konser Pelantikan Jokowi

Megapolitan
Duduk Soal Klaim Penggelapan Dana Koperasi Pegawai Pos Indonesia Cabang Bekasi

Duduk Soal Klaim Penggelapan Dana Koperasi Pegawai Pos Indonesia Cabang Bekasi

Megapolitan
BMKG: Suhu di Jakarta Hari Ini Dipredikisi Capai 35 Derajat Celcius

BMKG: Suhu di Jakarta Hari Ini Dipredikisi Capai 35 Derajat Celcius

Megapolitan
Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk, DKI Ingatkan Kabel Udara Harus Ditertibkan

Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk, DKI Ingatkan Kabel Udara Harus Ditertibkan

Megapolitan
F-Gerindra Minta Ketua DPRD DKI Dorong Digelarnya Rapimgab Pemilihan Wagub

F-Gerindra Minta Ketua DPRD DKI Dorong Digelarnya Rapimgab Pemilihan Wagub

Megapolitan
IRT Jadi Penyandang Dana Kelompok Peluru Katapel untuk Gagalkan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

IRT Jadi Penyandang Dana Kelompok Peluru Katapel untuk Gagalkan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
Besok, Pembahasan APBD DKI 2020 Akan Dimulai di Masing-masing Komisi

Besok, Pembahasan APBD DKI 2020 Akan Dimulai di Masing-masing Komisi

Megapolitan
Rencana Kenaikan UMP DKI Jadi Rp 4,2 Juta Ditanggapi Pesimistis Jurnalis

Rencana Kenaikan UMP DKI Jadi Rp 4,2 Juta Ditanggapi Pesimistis Jurnalis

Megapolitan
NP, Ibu yang Bunuh Anaknya di Kebon Jeruk Dikenal sebagai Sosok Tertutup

NP, Ibu yang Bunuh Anaknya di Kebon Jeruk Dikenal sebagai Sosok Tertutup

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan 4 Desain Penataan Trotoar

Pemprov DKI Siapkan 4 Desain Penataan Trotoar

Megapolitan
52 Rumah di Bidara Cina Terbakar

52 Rumah di Bidara Cina Terbakar

Megapolitan
Jadi Ajudan Ma'ruf, Kombes Sabilul Dikenal sebagai Polisi Santri yang Dekat dengan Warga

Jadi Ajudan Ma'ruf, Kombes Sabilul Dikenal sebagai Polisi Santri yang Dekat dengan Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X