4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

Kompas.com - 25/04/2019, 05:33 WIB
Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, AKBP Edy Suranta Sitepu, Senin (20/11/2017).Kompas.com/Sherly Puspita Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, AKBP Edy Suranta Sitepu, Senin (20/11/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menangkap empat pelaku pembacokan terhadap Muh Usen, salah satu anggota organisasi masyarakat Forum Betawi Rempug (FBR) pada Rabu (24/4/2019) malam.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan, polisi terpaksa menembak salah satu pelaku dalam penangkapan tersebut

"Dari keempat pelaku yang berhasil kami amankan, satu di antaranya kita berikan tindak tegas karena berusaha melawan petugas," kata Edy dalam keterangannya, Rabu malam.

Baca juga: Kericuhan Sekelompok Orang yang Tewaskan Anggota FBR di Daan Mogot


Ia mengatakan masih ada pelaku lain yang tengah diburu petugas dalam kasus tewasnya Usen.

Edy menghimbau para pelaku untuk segera menyerahkan diri karena petugas tidak akan segan untuk melumoihkan pelaku yang sudah teridentifikasi.

"Kemana pun mereka kabur akan diburu hingga dapat," ujarnya.

Saat ini pihaknya menghmbau kepada kelompok-kelompok yang terlibat untuk tidak bertindak gegabah dan menjaga kondisi agar tetap kondusif.

Baca juga: FBR Percayakan Kasus Pembunuhan Anggotanya ke Polisi

Adapun Usen tewas saat terjadi kericuhan di Jalan Daan Mogot 1, Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Selasa (23/4/2019) lalu.

Ketua Umum FBR, Luthfi Hakim mengatakan kala itu Usen tengah berjaga di posko mereka yang tak jauh dari lokasi bentrokan.

Namun saat kericuhan itu terjadi, kelompok tersebut membacok Usen hingga kehilangan nyawanya.

Baik FBR dan Keluarga korban sepakat menyerahkan penanganan kasus tersebut ke Polres Metro Jakarta Barat.

"Sejak pemakaman selesai kami sudah kami serahkan sepenuhnya ke aparat kepolisian, tidak ada (aksi) apa pun dari teman-teman," ujar Luthfi.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Ancaman di Balik Ganja yang Memabukkan...

Ancaman di Balik Ganja yang Memabukkan...

Megapolitan
Nasib Nahas Orangtua, Tertimpa Pohon hingga Tewas Saat Tunggu Putrinya Ujian

Nasib Nahas Orangtua, Tertimpa Pohon hingga Tewas Saat Tunggu Putrinya Ujian

Megapolitan
Fakta Baru Kasus Obat Kedaluwarsa, Munculnya Korban Lain dan Dugaan Kesengajaan

Fakta Baru Kasus Obat Kedaluwarsa, Munculnya Korban Lain dan Dugaan Kesengajaan

Megapolitan
Gabion Pengganti Getih Getah di Bundaran HI...

Gabion Pengganti Getih Getah di Bundaran HI...

Megapolitan
Bantuan dan Dukungan untuk Pencari Suaka yang Mulai Dihentikan...

Bantuan dan Dukungan untuk Pencari Suaka yang Mulai Dihentikan...

Megapolitan
Mari Bantu Ibu Hamil Korban Obat Kedaluwarsa Puskesmas

Mari Bantu Ibu Hamil Korban Obat Kedaluwarsa Puskesmas

Megapolitan
4 Fakta Pelemparan Bom Molotov di Kantor DPP Partai Golkar

4 Fakta Pelemparan Bom Molotov di Kantor DPP Partai Golkar

Megapolitan
Pemerkosaan di Tangerang, Pakai Modus Beri Miras dan Gilir Korbannya

Pemerkosaan di Tangerang, Pakai Modus Beri Miras dan Gilir Korbannya

Megapolitan
Kasus 22 Mei, Saksi Sebut Massa yang Datang Larut Malam Langsung Rusuh

Kasus 22 Mei, Saksi Sebut Massa yang Datang Larut Malam Langsung Rusuh

Megapolitan
Pro Kontra Pin Emas Anggota DPRD DKI, Ada yang Ingin Jual hingga Anggap Tradisi

Pro Kontra Pin Emas Anggota DPRD DKI, Ada yang Ingin Jual hingga Anggap Tradisi

Megapolitan
Saksi Kasus 22 Mei: Setelah Nyanyian 'Polisi Jangan Ikut Kompetisi', Masa Mulai Rusuh

Saksi Kasus 22 Mei: Setelah Nyanyian "Polisi Jangan Ikut Kompetisi", Masa Mulai Rusuh

Megapolitan
Yakin Formula E Untungkan Pengusaha, Ketua DPRD DKI Nilai Pemprov Pasti Ikut Kecipratan

Yakin Formula E Untungkan Pengusaha, Ketua DPRD DKI Nilai Pemprov Pasti Ikut Kecipratan

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Kebijakan Pembatasan Usia Kendaraan Itu Diskriminasi

Ketua DPRD DKI: Kebijakan Pembatasan Usia Kendaraan Itu Diskriminasi

Megapolitan
Parkir Liar di Kawasan Setiabudi, Puluhan Motor Digembosi Dishub

Parkir Liar di Kawasan Setiabudi, Puluhan Motor Digembosi Dishub

Megapolitan
Tiga Perusahaan BUMN Menangkan Lelang Jakarta International Stadium

Tiga Perusahaan BUMN Menangkan Lelang Jakarta International Stadium

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X