Kompas.com - 25/04/2019, 08:34 WIB
Hasil situng sementara KPU Pileg di DKI Jakarta, pukul 07.00 WIB, Kamis (25/4/2019) Situs pemilu resmi KPUHasil situng sementara KPU Pileg di DKI Jakarta, pukul 07.00 WIB, Kamis (25/4/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) masih unggul di DKI Jakarta dalam penghitungan suara sementara pemilihan umum (pemilu) legislatif yang dimuat dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU).

PDI-P masih unggul, disusul oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Gerindra. Selanjutnya, di posisi keempat diduduki oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan kelima oleh Partai Amanat Nasional (PAN).

Hingga Kamis (25/4/2019) pukul 07.30 WIB, khusus untuk wilayah DKI Jakarta, data yang sudah masuk dari 2.101 TPS dari total 29.063 TPS atau 7,2 persen.

PDI-P unggul tipis dari PKS dengan perolehan 21,02 persen suara, lalu PKS dengan 20,68 persen.

Baca juga: Hasil Sementara Situng KPU untuk Pileg di DKI, PSI Masuk 5 Besar

Partai Gerindra menempati urutan ketiga dengan perolehan 15,09 persen, lalu PSI 7,63 persen.

Tempat kelima diduduki PAN yang memperoleh 6,99 persen. Lalu Partai Demokrat meraup 5,58 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Posisi ketujuh ditempati Partai Golkar dengan 4,87 persen, selanjutnya Partai Nasdem dengan 4,15 persen dan PKB 4,02 persen.

Baca juga: Hasil Sementara Situng KPU di Jakarta: PDI-P, PKS, dan Gerindra Masuk 3 Besar

Perindo memperoleh 3,34 persen suara dan PPP meraih 2,96 persen. Disusul Partai Berkarya yang memperoleh 1,28 persen.

Partai Hanura mendapatkan 1,09 persen suara, PBB 0,71 persen, PKPI 0,4 persen, dan terakhir Partai Garuda 0,25 persen.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Aktif Covid-19 di Jakbar Tercatat 5.000-an Setelah Sempat Sentuh Angka 14.000

Kasus Aktif Covid-19 di Jakbar Tercatat 5.000-an Setelah Sempat Sentuh Angka 14.000

Megapolitan
Inovasi Pemkot Depok Jadikan 'Sedekah' Alternatif Bantuan bagi Warga Terdampak PPKM, Sudah Himpun Rp 200 Juta

Inovasi Pemkot Depok Jadikan "Sedekah" Alternatif Bantuan bagi Warga Terdampak PPKM, Sudah Himpun Rp 200 Juta

Megapolitan
UPDATE: Pasien Aktif Covid-19 di Tangsel Melonjak Jadi 10.467 Orang

UPDATE: Pasien Aktif Covid-19 di Tangsel Melonjak Jadi 10.467 Orang

Megapolitan
UPDATE: 711 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 12 Pasien Wafat

UPDATE: 711 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 12 Pasien Wafat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Sebagian Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Sebagian Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok Hujan

Megapolitan
Wagub DKI: Sekalipun Sudah Vaksin, Bukan Berarti Bebas Tak Jalankan Prokes

Wagub DKI: Sekalipun Sudah Vaksin, Bukan Berarti Bebas Tak Jalankan Prokes

Megapolitan
Bagaimana Harimau Tino dan Hari di Ragunan Tertular Covid-19? Ini Kata Dokter Hewan

Bagaimana Harimau Tino dan Hari di Ragunan Tertular Covid-19? Ini Kata Dokter Hewan

Megapolitan
Hasil Penjualan Sapi 23 Pedagang di Depok Dibawa Kabur, Kerugian Ditaksir Rp 1,4 Miliar

Hasil Penjualan Sapi 23 Pedagang di Depok Dibawa Kabur, Kerugian Ditaksir Rp 1,4 Miliar

Megapolitan
Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19, Anies: Sudah Ada Tanda-tanda Kesembuhan

Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19, Anies: Sudah Ada Tanda-tanda Kesembuhan

Megapolitan
Video Tawuran Pemuda di Bintaro Viral, Saksi Sebut Ada yang Bawa Sajam

Video Tawuran Pemuda di Bintaro Viral, Saksi Sebut Ada yang Bawa Sajam

Megapolitan
UPDATE 1 Agustus: Tambah 2.701 Kasus Covid-19 di Jakarta, 15.884 Orang Kini Berjuang Sembuh

UPDATE 1 Agustus: Tambah 2.701 Kasus Covid-19 di Jakarta, 15.884 Orang Kini Berjuang Sembuh

Megapolitan
Makan Harus Tunjukkan Surat Vaksin, Pengusaha Warteg: Kebijakan yang Mengada-ada

Makan Harus Tunjukkan Surat Vaksin, Pengusaha Warteg: Kebijakan yang Mengada-ada

Megapolitan
Ketua Pengusaha Warteg: Kebijakan Makan 20 Menit Tak Tepat, Menu Kami Kan Bervariasi...

Ketua Pengusaha Warteg: Kebijakan Makan 20 Menit Tak Tepat, Menu Kami Kan Bervariasi...

Megapolitan
Ada Aduan Pungli Bansos Kemensos, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Ikut Pantau Penyalurannya

Ada Aduan Pungli Bansos Kemensos, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Ikut Pantau Penyalurannya

Megapolitan
Efek Pandemi Covid-19, Banyak Pengusaha Warteg Pulang Kampung ke Tegal dan Brebes

Efek Pandemi Covid-19, Banyak Pengusaha Warteg Pulang Kampung ke Tegal dan Brebes

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X