Kompas.com - 25/04/2019, 14:07 WIB
Ketua Umum FBR Luthfi Hakim memimpin deklarasi dukungan untuk Jokowi-Maruf dalam Pilpres 2019, di Ruko Puri Mansion, Minggu (10/3/2019). KOMPAS.com/JESSI CARINA Ketua Umum FBR Luthfi Hakim memimpin deklarasi dukungan untuk Jokowi-Maruf dalam Pilpres 2019, di Ruko Puri Mansion, Minggu (10/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Organisasi Kemasyarakatan Forum Betawi Rempug (FBR) Luthfi Hakim mengimbau anggotanya untuk tidak melakukan aksi balas dendam terkait terbunuhnya salah satu anggota mereka.

"Saya kira kepada teman-teman di bawah supaya tetap tenang, sabar, tahan diri, tidak melakukan hal-hal yang nantinya bisa merugikan kita karena kita sudah menyerahkan kasus ini kepada aparat kepolisian," kata Luthfi di Hotel Twin Plaza, Jalan S Parman, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (25/4/2019)

Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan semua koordinator wilayah dan ketua gardu FBR agar tidak melakukan aksi-aksi yang justru bisa merugikan ormas mereka.

Baca juga: FBR Pastikan Anggotanya yang Tewas adalah Korban Salah Sasaran

Luthfi turut menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melakukan sweeping untuk mencari pelaku yang menewaskan Muh Usen.

"Tidak ada. Saya kira emosi itu manusiawi ya. Ketika saudara kita terluka, tersakiti, saya kira emosi itu manusiawi dan saya tetep yakin dan percaya teman-teman bisa mengendalikan emosinya di bawah perintah akal sehat," kata dia.

Dalam kesempatan itu, ia turut mengapresiasi polisi karena telah berhasil menangkap empat perlaku yang terlibat dalam pembacokan anggotanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya mengucapkan terima kasih atas kerja aparat kepolisian yang begitu sigap dan cepat sehingga bisa meredam emosi teman-teman di bawah. Saya kira ini adalah hal yang baik untuk menjaga situasi tetap kondusif," ujar dia.

Polisi sudah menangkap empat pelaku pembacokan terhadap Muh Usen pada Rabu (24/4/2019) malam.

Baca juga: 4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi mengatakan, pelaku ditangkap di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat.

Salah satu dari keempat tersangka tersebut ditembak karena melakukan perlawanan terhadap petugas.

"Kami berharap ini bisa menjadi efektif dan efek jera karena memang bukan kali ini terjadi peristiwa seperti ini," ujar Hengki.

Polisi masih melakukan penelusuran terhadap pelaku-pelaku lain yang terlibat atas terbunuhnya anggota FBR tersebut.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Korsleting Listrik, Dua Lapak Barang Bekas dan 9 Pintu Kontrakan di Kalideres Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Dua Lapak Barang Bekas dan 9 Pintu Kontrakan di Kalideres Terbakar

Megapolitan
UPDATE: 279 Kasus Baru Covid-19 di Kabupaten Bekasi, 7 Pasien Meninggal

UPDATE: 279 Kasus Baru Covid-19 di Kabupaten Bekasi, 7 Pasien Meninggal

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Jakarta Capai Target Lebih Cepat dari Rencana Jokowi

Vaksinasi Covid-19 Jakarta Capai Target Lebih Cepat dari Rencana Jokowi

Megapolitan
Viral Video Peleton Road Bike Terobos Masuk JLNT Antasari

Viral Video Peleton Road Bike Terobos Masuk JLNT Antasari

Megapolitan
Vaksin Akan Jadi Syarat Aktivitas di Jakarta, Bagaimana Penyintas Covid-19 dan Orang Berpenyakit Tertentu?

Vaksin Akan Jadi Syarat Aktivitas di Jakarta, Bagaimana Penyintas Covid-19 dan Orang Berpenyakit Tertentu?

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Bakal Jalan Terus walau Sudah Penuhi Target

Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Bakal Jalan Terus walau Sudah Penuhi Target

Megapolitan
Pemprov DKI Sudah Vaksinasi 7,5 Juta Warga, 40 Persennya Ber-KTP Luar Jakarta

Pemprov DKI Sudah Vaksinasi 7,5 Juta Warga, 40 Persennya Ber-KTP Luar Jakarta

Megapolitan
Anies: Banyak Kegiatan Keagamaan Akan Digelar, Syaratnya Harus Vaksin Dulu

Anies: Banyak Kegiatan Keagamaan Akan Digelar, Syaratnya Harus Vaksin Dulu

Megapolitan
Kasus Covid-19 pada Anak Naik Pesat, Pemkot Bekasi Akan Gencarkan Vaksinasi

Kasus Covid-19 pada Anak Naik Pesat, Pemkot Bekasi Akan Gencarkan Vaksinasi

Megapolitan
Tambah 235, Total Kasus Covid-19 di Kota Bogor Capai 32.875

Tambah 235, Total Kasus Covid-19 di Kota Bogor Capai 32.875

Megapolitan
Pemprov DKI Wacanakan Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Masuk Tempat Hiburan

Pemprov DKI Wacanakan Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Masuk Tempat Hiburan

Megapolitan
Tabrak Motor lalu Jatuh ke Kolong Truk, Pemotor di Bogor Tewas

Tabrak Motor lalu Jatuh ke Kolong Truk, Pemotor di Bogor Tewas

Megapolitan
Cerita Pedagang Bunga di Tangsel, Penjualan Kembang Sepi, tapi Banyak Pesanan Karangan Dukacita

Cerita Pedagang Bunga di Tangsel, Penjualan Kembang Sepi, tapi Banyak Pesanan Karangan Dukacita

Megapolitan
Joe Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi, Ini Tanggapan Wagub DKI

Joe Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi, Ini Tanggapan Wagub DKI

Megapolitan
Pemkot Bogor Siapkan Isi Ulang Oksigen di Tiap Kecamatan untuk Warga Isoman

Pemkot Bogor Siapkan Isi Ulang Oksigen di Tiap Kecamatan untuk Warga Isoman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X