Kronologi Penumpang Melahirkan Dalam KRL Bogor-Jakarta

Kompas.com - 25/04/2019, 18:45 WIB
Kereta commuter line melintas di perlintasan kereta api Mangga Dua, Jakarta Utara, Senin (11/2/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKereta commuter line melintas di perlintasan kereta api Mangga Dua, Jakarta Utara, Senin (11/2/2019).
Penulis Cynthia Lova
|

DEPOK, KOMPAS.com - Seorang wanita berinisial PN (21) yang melahirkan di kereta rel listrik ( KRL) nomor 1227 tujuan Bogor-Jakarta menghebohkan para penumpang yang saat itu berada di rangkaian tersebut.

Vita Silvana, dokter spesialis kandungan Rumah Sakit Universitas Indonesia ( UI) yang saat itu menangani PN menceritakan, awalnya PN kontraksi di dalam kereta.

Setelah diketahui oleh para petugas, PN langsung dievakuasi petugas keamanan ke Rumah Sakit Universitas Indonesia.

Baca juga: Seorang Penumpang Melahirkan di Dalam KRL

Sesampainya di Rumah Sakit UI, PN dibawa ke instalasi gawat darurat untuk dilakukan penilaian awal.

Vita mengatakan, saat diperiksa, ternyata kondisi bayinya sudah meninggal atau keguguran.

“Tadi pas dibawa ke sini memang sudah berbentuk bayi, namun beratnya di bawah 500 gram jadi belum bisa hidup mandiri,” ucap Vita di Rumah Sakit UI, Depok, Kamis (25/4/2019).

Menurut dia, minimal seorang bayi bisa hidup mandiri setelah umurnya minimal 26 minggu.

“Nah bayi umur 26 minggu itu juga dapat hidup dengan bantuan alat-alat ventilator di ruang MICU mungkin bisa, tteapi ini terlalu dini sekali jadi kemungkinannya kecil sekali,” kata Vita lagi.

Baca juga: Penumpang KRL Keluhkan Stasiun Kebayoran Gelap

Meski demikian, Vita mengatakan, saat ini pasiennya sudah mulai stabil. PN juga sudah menjalani penilaian awal dan hasilnya cukup baik.

“Alhamdulillah ibunya tidak ada tanda-tanda yang mengarah ke ancaman nyawa, tanda vitalnya juga stabil,” kata dia.

Pihak RS UI kini akan melakukan tindakan kuretase lantaran masih ada sisa ari-ari bayi dalam perut korban.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sepekan Sebelum Bunuh Diri, Pilot Wings Air Kerap Mengurung Diri di Kamar Indekos

Sepekan Sebelum Bunuh Diri, Pilot Wings Air Kerap Mengurung Diri di Kamar Indekos

Megapolitan
Dihampiri Samsat dan BPRD, Tukang Bangunan Kaget Disebut Nunggak Pajak Mobil Mewah

Dihampiri Samsat dan BPRD, Tukang Bangunan Kaget Disebut Nunggak Pajak Mobil Mewah

Megapolitan
Rel Antara Stasiun Pasar Minggu dan UI Sempat Patah, KRL Sudah Bisa Melintas

Rel Antara Stasiun Pasar Minggu dan UI Sempat Patah, KRL Sudah Bisa Melintas

Megapolitan
KCI Siapkan KRL sebagai Feeder untuk Pangkas Waktu Tempuh Rangkasbitung-Tanah Abang dan Cikarang-Jakarta Kota

KCI Siapkan KRL sebagai Feeder untuk Pangkas Waktu Tempuh Rangkasbitung-Tanah Abang dan Cikarang-Jakarta Kota

Megapolitan
Jakarta Internasional Stadium Gunakan Rumput Hybrid Impor Untuk Tiga Lapangan

Jakarta Internasional Stadium Gunakan Rumput Hybrid Impor Untuk Tiga Lapangan

Megapolitan
Jakarta International Stadium Hanya Sediakan Parkir untuk 1.500 Kendaraan, Apa Alasannya?

Jakarta International Stadium Hanya Sediakan Parkir untuk 1.500 Kendaraan, Apa Alasannya?

Megapolitan
Polisi Tangkap Kelompok Pencopet Ponsel Saat Konser Musik

Polisi Tangkap Kelompok Pencopet Ponsel Saat Konser Musik

Megapolitan
LPSK Beri Perlindungan Remaja yang Diperkosa Ayah Tiri di Tangsel

LPSK Beri Perlindungan Remaja yang Diperkosa Ayah Tiri di Tangsel

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Sepeda yang Melintas di Badan Jalan Tidak Kena Sanksi

Pemprov DKI Sebut Sepeda yang Melintas di Badan Jalan Tidak Kena Sanksi

Megapolitan
Setelah Uji Publik, LRT Jakarta Targetkan 7.000 Penumpang per Hari

Setelah Uji Publik, LRT Jakarta Targetkan 7.000 Penumpang per Hari

Megapolitan
Jakarta International Stadium Akan Dilengkapi Fasilitas Bungee Jumping

Jakarta International Stadium Akan Dilengkapi Fasilitas Bungee Jumping

Megapolitan
Tersangka Penyiraman Air Keras Racik Larutan Soda Api Sambil Ngopi di Samping Polsek

Tersangka Penyiraman Air Keras Racik Larutan Soda Api Sambil Ngopi di Samping Polsek

Megapolitan
Mantan Kapolsek Kebayoran Baru Akan Dipecat karena Konsumsi Narkoba

Mantan Kapolsek Kebayoran Baru Akan Dipecat karena Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Tahun Depan, KRL Ditargetkan Hanya Terjadi 50 Kali Gangguan

Tahun Depan, KRL Ditargetkan Hanya Terjadi 50 Kali Gangguan

Megapolitan
Bocah Berkebutuhan Khusus Tewas Terbakar karena Dipasung, F-PSI: Dinsos Semestinya Tak Lepas Tangan

Bocah Berkebutuhan Khusus Tewas Terbakar karena Dipasung, F-PSI: Dinsos Semestinya Tak Lepas Tangan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X