Kali Ciliwung Meluap, Ada 6 Titik Banjir di Depok

Kompas.com - 26/04/2019, 11:04 WIB
Banjir di Pasir Gunung Selatan, RT 05.RW 07, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Depok, Jumat (25/4/2019). KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVABanjir di Pasir Gunung Selatan, RT 05.RW 07, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Depok, Jumat (25/4/2019).
Penulis Cynthia Lova
|

DEPOK, KOMPAS.com- Sejumlah permukiman di bantaran Kali Ciliwung, Depok, Jawa Barat terendam banjir pada Jumat (26/4/2019).

Peristiwa itu sedikitnya terjadi enam wilayah di Depok sejak Jumat dini hari akibat luapan Kali Ciliwung.

Menurut Data Taruna Siaga Bencana, ada enam wilayah di Depok yang terkena banjir, yakni Tirta Jaya RT 08/02, Kelurahan Depok RT 04/05, pemukiman di bawah Jembatan Soto Kudus Juanda, Pasir Gunung Selatan RT 05/07, Pondok Cina, dan di wilayah Kelurahan Tugu RW 09.

Tingginya air yang merendam rumah warga mencapai sekira setengah hingga satu meter.

Baca juga: Banjir Juga Rendam Permukiman Warga di Pasir Gunung Selatan, Depok

Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dinas PUPR Depok, Citra mengatakan, rumah-rumah yang terendam banjir ini sangat berdekatan dengan Kali Ciliwung.

“Memang rumah mereka berada di pinggir sungai Ciliwung apalagi yang di Juanda dekat Soto Juanda, itu pinggir kali dan tidak memiliki turap,” ucap Citra saat dikonfirmasi, Jumat (26/4/2019).

Menurutnya, warga-warga yang mendirikan rumahnya di pinggir kali pun belum memiliki izin mendirikan bangunan.

“Pasti belum memiliki IMB karena kan memang tidak sesuai aturan dengan membangun rumah melewati garis sempadan 15-20 meter melewati Sungai Ciliwung," ucapya.

Ia mengimbau untuk warga di Depok agar tidak mendirikan bangunan lagi di pinggir Kali Ciliwung.

“Saya hmbau seharusnya warga jangan tinggal dipinggir Kali Ciliwung karena sewaktu-waktu kali itu meluap akan sebabkan banjir apalagi saat musim hujan,” tuturnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pilkada Depok, PSI Manfaatkan Kesempatan untuk Perkuat Mesin Partai

Pilkada Depok, PSI Manfaatkan Kesempatan untuk Perkuat Mesin Partai

Megapolitan
[HOAKS] Data BIN Tetapkan Jakarta Zona Hitam Covid-19

[HOAKS] Data BIN Tetapkan Jakarta Zona Hitam Covid-19

Megapolitan
Ditjen Perkeretapian Hentikan Pembongkaran Struktur Bata Kuno di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Ditjen Perkeretapian Hentikan Pembongkaran Struktur Bata Kuno di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Megapolitan
Warga Jakarta Bisa Gelar Lomba dan Kegiatan 17 Agustus, asalkan...

Warga Jakarta Bisa Gelar Lomba dan Kegiatan 17 Agustus, asalkan...

Megapolitan
Polisi Buru Tetangga yang Diduga Bawa Kabur Remaja Asal Cengkareng

Polisi Buru Tetangga yang Diduga Bawa Kabur Remaja Asal Cengkareng

Megapolitan
Seorang Ibu Laporkan Tetangga, Diduga Bawa Kabur Anaknya Berusia 14 Tahun

Seorang Ibu Laporkan Tetangga, Diduga Bawa Kabur Anaknya Berusia 14 Tahun

Megapolitan
Bandara Soekarno-Hatta Operasikan Heliport Komersial Mulai 23 Agustus

Bandara Soekarno-Hatta Operasikan Heliport Komersial Mulai 23 Agustus

Megapolitan
PSI Nilai Koalisi Gerindra dan PDI-P Tak Serius Menang di Pilkada Depok 2020

PSI Nilai Koalisi Gerindra dan PDI-P Tak Serius Menang di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Ledakan Covid-19 Kota Bogor, PNS Hingga Puluhan Pegawai Puskesmas Positif Corona

Ledakan Covid-19 Kota Bogor, PNS Hingga Puluhan Pegawai Puskesmas Positif Corona

Megapolitan
Saat 867 Pohon Harus Diganti dan Direlokasi karena Imbas Proyek MRT Fase 2A

Saat 867 Pohon Harus Diganti dan Direlokasi karena Imbas Proyek MRT Fase 2A

Megapolitan
Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar Stasiun Tanah Abang, Personel TNI-Polri Dikerahkan

Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar Stasiun Tanah Abang, Personel TNI-Polri Dikerahkan

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Covid-19 di Kota Bekasi Capai 626 Kasus Positif

UPDATE 11 Agustus: Covid-19 di Kota Bekasi Capai 626 Kasus Positif

Megapolitan
Akhir Rentetan Penembakan Misterius yang Incar Pengedara di Tangsel

Akhir Rentetan Penembakan Misterius yang Incar Pengedara di Tangsel

Megapolitan
Kebakaran Selama 8 Jam, 987 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal di Tambora

Kebakaran Selama 8 Jam, 987 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal di Tambora

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Babak Baru Pemerkosaan di Bintaro | Penembakan Misterius di Tangsel Lukai 8 Korban

[POPULER JABODETABEK] Babak Baru Pemerkosaan di Bintaro | Penembakan Misterius di Tangsel Lukai 8 Korban

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X