Imbas Penyempitan Jalan KM 14, Tol Jakarta-Cikampek Padat Merayap

Kompas.com - 26/04/2019, 13:00 WIB
Gambaran kemacetan di ruas Tol Jakarta-Cikampek yang viral di media sosial INSTAGRAM/ jakarta.terkini Gambaran kemacetan di ruas Tol Jakarta-Cikampek yang viral di media sosial

BEKASI, KOMPAS.com - Arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek KM 20 hingga KM 11 atau dari wilayah Tambun sampai Cikunir, Kota Bekasi padat merayap.

Dikutip dari akun Twitter @PTJasamarga, kepadatan terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek dari Tambun menuju Jakarta.

Kepadatan terjadi dari pukul 10.25 hingga sekitar pukul 12.00.

Baca juga: Pengerjaan Proyek di Tol Jakarta-Cikampek Disarankan Stop Mulai 26 Mei


Deputi GM Traffic Management Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek Cece Kosasih mengatakan, kepadatan terjadi karena ada penyempitan jalan imbas adanya proyek nasional seperti elevated Tol Cikampek.

"Bukan macet ya, kalau macet kan terkunci, ini padat merayap masih bergerak kok ini cuma padat karena penyempitan jalan di KM 14 Cikunir," kata Cece saat dihubungi Kompas.com, Jumat (26/4/2019).

Menurut Cece, kepadatan tersebut sudah biasa terjadi tiap harinya dikarenakan ada penyempitan jalan imbas proyek nasional.

Baca juga: Ini yang Sebabkan Tol Jakarta-Cikampek Macet

Ia mengimbau warga yang hendak berpergian melalui Tol Jakarta-Cikampek agar menggunakan jalur alternatif lain untuk menghindari kepadatan di ruas tol.

"Iya, kalau butuh waktu, silahkan pakai google maps untuk cari jalan alternatif lain yang lebih longgar," ujarnya. 

Adapun, untuk arus lalu lintas di ruas Tol Japek dari Jakarta menuju Cikampek, tidak terjadi kepadatan dan terpantau lancar.



Terkini Lainnya

DKI Inventarisasi Kerusakan akibat Kerusuhan 22 Mei

DKI Inventarisasi Kerusakan akibat Kerusuhan 22 Mei

Megapolitan
Anies Izinkan Anggota TGUPP-nya Bela Prabowo di MK

Anies Izinkan Anggota TGUPP-nya Bela Prabowo di MK

Megapolitan
Anies Minta Kantor dan Toko yang Tututp karena Aksi 22 Mei Buka Lagi

Anies Minta Kantor dan Toko yang Tututp karena Aksi 22 Mei Buka Lagi

Megapolitan
Ambulans Berlogo Partai Gerindra Milik PT Arsari Pratama

Ambulans Berlogo Partai Gerindra Milik PT Arsari Pratama

Megapolitan
Sisa Gas Air Mata Kerusuhan 22 Mei Bikin Perih Mata Pengendara

Sisa Gas Air Mata Kerusuhan 22 Mei Bikin Perih Mata Pengendara

Megapolitan
Polisi: Ambulans Gerindra Dikirim ke Jakarta atas Perintah Ketua DPC Tasikmalaya

Polisi: Ambulans Gerindra Dikirim ke Jakarta atas Perintah Ketua DPC Tasikmalaya

Megapolitan
Anggota Brimob yang Viral Saat 'Video Call' Ditawari Liburan Gratis ke Bali

Anggota Brimob yang Viral Saat "Video Call" Ditawari Liburan Gratis ke Bali

Megapolitan
Siapa Perempuan Bercadar yang Diamankan di Depan Bawaslu Saat 22 Mei?

Siapa Perempuan Bercadar yang Diamankan di Depan Bawaslu Saat 22 Mei?

Megapolitan
Dalam Ambulans Berlogo Gerindra, Tak Ditemukan Perlengkapan Medis

Dalam Ambulans Berlogo Gerindra, Tak Ditemukan Perlengkapan Medis

Megapolitan
Anies Bersihkan Jalan MH Thamrin Pascakerusuhan 22 Mei

Anies Bersihkan Jalan MH Thamrin Pascakerusuhan 22 Mei

Megapolitan
Pasukan Oranye Angkut Sampah 72 Karung Seberat 3,6 Ton di KS Tubun

Pasukan Oranye Angkut Sampah 72 Karung Seberat 3,6 Ton di KS Tubun

Megapolitan
Anggota TGUPP, Bambang Widjojanto dan Rikrik Jadi Pengacara Prabowo

Anggota TGUPP, Bambang Widjojanto dan Rikrik Jadi Pengacara Prabowo

Megapolitan
Foto 'Video Call' Anggota Brimob dengan Anaknya Menginspirasi Ilustrasi Ini

Foto "Video Call" Anggota Brimob dengan Anaknya Menginspirasi Ilustrasi Ini

Megapolitan
Senyum Anggota Brimob di Bawaslu Saat Diberikan Bunga oleh Warga

Senyum Anggota Brimob di Bawaslu Saat Diberikan Bunga oleh Warga

Megapolitan
Cerita Usma soal Rokok Habis Dijarah Perusuh 22 Mei hingga Rugi Rp 20 Juta

Cerita Usma soal Rokok Habis Dijarah Perusuh 22 Mei hingga Rugi Rp 20 Juta

Megapolitan

Close Ads X