Selain Banjir, Jakarta Juga Terima Sampah Kiriman, Beratnya Setara 170 Mobil Avanza

Kompas.com - 27/04/2019, 10:44 WIB
Petugas saat membersihkan sampah di Pintu Air Manggarai, Jumat (26/4/2019) KOMPAS.com/RYANA ARYADITAPetugas saat membersihkan sampah di Pintu Air Manggarai, Jumat (26/4/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir kiriman yang melanda sejunlah wilayah DKI Jakarta pada Jumat (26/4/2019) kemarin rupanya juga disertai oleh sampah kiriman yang menumpuk di Pintu Air Manggarai.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, berat sampah yang menumpuk di Pintu Air Manggarai hingga 170 ton dalam waktu 24 jam pada Jumat kemarin.

Angka tersebut kira-kira setara dengan 170 unit mobil Toyota Avanza. Dikutip dari situs Toyota Astra, setiap unit mobil Toyta Avanza mempunyai bobot 1.085 kilogram atau 1,085 ton.

"Konsekuensi dari aliran yang luar biasa besar itu membawa sampah oleh aliran air akibat luapan Sungai Ciliwung. Di hari-hari sebelumnya tidak ada volume sampah sebesar ini, volumenya mencapai 170 ton sampah dalam waktu kurang dari 24 jam," kata Anies saat meninjau Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019).

Baca juga: Anies: Sampah di Pintu Air Manggarai Tercatat 170 Ton Hari Ini

Anies menuturkan, sampah-sampah yang menumpuk bukanlah sampah dari warga Jakarta. Menurutnya, sampah-sampah itu merupakan sampah kiriman dari wilayah hulu Sungai Ciliwung.

Anies mengatakan, petugas dari Dinas Sumber Daya Air, Dinas Lingkungan Hidup, dan Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) telah disiagakan untuk membersihkan sampah sejak Kamis malam.

"Situasi banjir karena kiriman dari selatan dan bukan hanya itu petugas lingkungan hidup kerja all out membersihkan," katanya. 

Baca juga: Ada Sampah TV hingga Kandang Ayam, Kanal Banjir Barat bak Supermarket di Sungai

Berdasarkan catatan Kompas.com, penumpukan sampah tak hanya terjadi di Pintu Air Manggarai melainkan juga di Jalan KH Abdullah Syafei, Kampug Melayu, dan di depan Mal Seasons City, Tambora.

Sampah-sampah yang menumpuk terdiri dari berbagai jenis, mulai dari batang-batang pohon berukuran besar, sampah rumah tangga, hingga barang-barang elektronik.

"Lemari, TV, kasur, sofa, kandang ayam, lengkap di sini. Ini supermarket berbentuk sungai," kata Faiq, petugas UPK Badan Air di depan Mal Seasons City.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ahok Heran Reklamasi Ancol Saat Ini Menempel dengan Darat

Ahok Heran Reklamasi Ancol Saat Ini Menempel dengan Darat

Megapolitan
Polisi Sebut Pelanggaran Lalu Lintas Masa PSBB Transisi di Jakarta Meningkat 50 Persen

Polisi Sebut Pelanggaran Lalu Lintas Masa PSBB Transisi di Jakarta Meningkat 50 Persen

Megapolitan
Bima Arya Klaim 150 Bantuan Bus Gratis Cukup Bantu Urai Kepadatan di Stasiun Bogor

Bima Arya Klaim 150 Bantuan Bus Gratis Cukup Bantu Urai Kepadatan di Stasiun Bogor

Megapolitan
Ahli Epidemiologi: Stop Rapid Test, Perbanyak Tes PCR

Ahli Epidemiologi: Stop Rapid Test, Perbanyak Tes PCR

Megapolitan
Kegiatan Tatap Muka Diizinkan, SMPN 2 Bekasi Tetap Belajar Daring karena Alasan Ini

Kegiatan Tatap Muka Diizinkan, SMPN 2 Bekasi Tetap Belajar Daring karena Alasan Ini

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Ingin Ojek Online Diizinkan Angkut Penumpang

Wali Kota Tangerang Ingin Ojek Online Diizinkan Angkut Penumpang

Megapolitan
Mewaspadai Pasar sebagai Klaster Penyebaran Covid-19 di Jakarta...

Mewaspadai Pasar sebagai Klaster Penyebaran Covid-19 di Jakarta...

Megapolitan
Wali Kota Tangerang: Pelanggaran PSBB Semakin Banyak

Wali Kota Tangerang: Pelanggaran PSBB Semakin Banyak

Megapolitan
3 Pilot Ditangkap karena Pakai Sabu, Alvin Lie: Pengawasan Masih Bolong-bolong

3 Pilot Ditangkap karena Pakai Sabu, Alvin Lie: Pengawasan Masih Bolong-bolong

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Begini Prosedur Hewan Kurban Diangkut ke Kepulauan Seribu

Pandemi Covid-19, Begini Prosedur Hewan Kurban Diangkut ke Kepulauan Seribu

Megapolitan
Polisi Sudah Periksa 20 Saksi Terkait Kematian Wartawan Metro TV

Polisi Sudah Periksa 20 Saksi Terkait Kematian Wartawan Metro TV

Megapolitan
Waktu Operasional Uji Coba Bus Listrik Transjakarta Diperpanjang Jadi 12 Jam

Waktu Operasional Uji Coba Bus Listrik Transjakarta Diperpanjang Jadi 12 Jam

Megapolitan
Kebakaran di Bekasi, Tiga Penghuni Rumah Tewas

Kebakaran di Bekasi, Tiga Penghuni Rumah Tewas

Megapolitan
Urai Kepadatan Penumpang di Stasiun Bogor, Jadwal Keberangkatan KRL Mulai Pukul 03.41 WIB

Urai Kepadatan Penumpang di Stasiun Bogor, Jadwal Keberangkatan KRL Mulai Pukul 03.41 WIB

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Penonaktifan Lurah Grogol Selatan karena e-KTP Djoko Tjandra | Tiga Kali Lonjakan Kasus Covid-19 di Jakarta

[POPULER JABODETABEK] Penonaktifan Lurah Grogol Selatan karena e-KTP Djoko Tjandra | Tiga Kali Lonjakan Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X