Minggu Pagi, Pintu Air Pos Angke Hulu Siaga II dan 12 Titik Banjir Di DKI Jakarta

Kompas.com - 28/04/2019, 08:22 WIB
Petugas saat membersihkan sampah di Pintu Air Manggarai, Jumat (26/4/2019)KOMPAS.com/RYANA ARYADITA Petugas saat membersihkan sampah di Pintu Air Manggarai, Jumat (26/4/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan, status Pintu Air Pos Angke Hulu siaga II pada Minggu (28/4/2019) pukul 06.00 WIB pagi ini dengan tinggi muka air (TMA) mencapai 275 centimeter.

Meski tinggi muka air mengalami penurunan sejak pukul 00.00 WIB hingga pagi ini namun BPBD masih menerapkan status siaga II pada Pintu Air Pos Angke Hulu.

Meluapnya pintu air tersebut akan berdampak pada wilayah Rawa Buaya, Cengkareng Timur, Cengkareng Barat, Kembangan Utara, Kedoya Utara, Duri Kosambi, Kapuk dan Kedaung Angke.

Baca juga: Hingga Sabtu Petang, Banjir Rendam 14 Titik di Jakarta


Sementara itu Pintu Air Pasar Ikan juga berstatus siaga III dengan tinggi muka air 194 sentimeter.

Sedangkan Pintu Air Manggarai mengalami penurunan status, setelah pada pukul 04.00 WIB hingga 05.00 WIB subuh tadi berstatus siaga III, pada pukul 06.00 WIB menjadi siaga IV dengan tinggi muka air 745 sentimeter.

Sedangkan menurut data BPBD Sabtu (27/4/2019) pukul 23.59 WIB malam tadi, saat ini masih terdapat 12 titik banjir di DKI Jakarta yang terdiri dari tiga titik di Jakarta Selatan, lima titik di Jakarta Timur dan empat titik di Jakarta Barat.

Baca juga: Sabtu Siang, 17 Titik di Jakarta Masih Terendam Banjir

Wilayah tergenang di Jakarta Selatan berada di RW 010 Kelurahan Kebon Baru, RW 005 dan RW 008 Kelurahan Pondok Pinang dengan ketinggian banjir antara 10 sentimeter hingga 100 sentimeter.

Adapun di Wilayah Jakarta Timur banjir dengan tinggi 10 sentimeter hingga 40 sentimeter berada di Kelurahan Cawang tepatnya pada RW 001, 002, 003, 005 dan 008.

Di wilayah Jakarta Barat banjir merendam tiga kelurahan yaitu, RW 005 Kelurahan Kedoya Selatan, RW 001 dan RW 004 Kelurahan Kembangan Utara, dan RW 009 Kelurahan Kembanhan Selatan. Ketinggian banjir di kawasan ini berkisar 10 sentimeter hingga 110 sentimeter.

Baca juga: Banjir Jakarta: Pemprov Andalkan Pembangunan Waduk, DPRD Tagih Naturalisasi

Total warga yang masih mengungsi adalah 86 kepala keluarga (kk) dengan jumlah 529 jiwa.

Hingga saat ini banjir sudah menewaskan 2 korban jiwa di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

"Satu korban jiwa meninggal akibat kecelakaan terseret arus kali Ciliwung di Kelurahan Kebon Baru Jakarta Selatan, dan satu korban jiwa meninggal akibat serangan jantung di Kelurahan Bidara Cina Jakarta Timur," tulis BPBD dalam keterangan resminya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X