Bersihkan Lumpur Selepas Banjir, Warga: Dari Sabtu Enggak Kelar-kelar

Kompas.com - 29/04/2019, 14:30 WIB
Warga RW 08 Kelurahan Pejaten Timur, Jakarta Selatan Bersihkan Lumpur Bekas Banjir. Senin (29/4/2019). KOMPAS.com/ WALDA MARISONWarga RW 08 Kelurahan Pejaten Timur, Jakarta Selatan Bersihkan Lumpur Bekas Banjir. Senin (29/4/2019).
|

"Mana rumah saya jebol pintunya, temboknya miring hampir rubuh," kata dia lagi.

Sambil sesekali mengusap keringat dengan tangannya yang penuh tanah, dia mengaku kesulitan menyingkirkan lumpur lumpur tersebut.

Mati listrik menjadi kendala utama yang mereka alami.

"Dari kemarin pas banjir listrik pada mati. Kita kan butuh listrik buat nyalain air. Kalau enggak ada air, susah bersihin lumpurnya," ucap Bolek.

Baca juga: Fakta Banjir dan Longsor di Manado, 674 Rumah Rusak hingga 3.613 Warga Mengungsi

Namun, dia bisa sedikit bernapas lega lantaran ada bala bantuan dari petugas pemadam kebakaran setempat.

Petugas damkar membantu warga menyemprotkan air untuk memudahkan pembersihan lumpur.

Ketika ditanya apa harapan warga terhadap pemerintah, Bolek seolah enggan berharap lagi. "Wah enggak tahu dah, susah mau diharapin bang," kata dia.

Menurut dia, pemerintah hanya bisa menyumbang jika sudah terjadi bencana. Langkah ini, kata dia, tidak menyelesaikan masalah.

"Jadi kayanya solidaritas ada pas bencana doang. Kalau pas biasa enggak terjadi apa-apa, enggak diperhatiin solidaritas kemanusiaan, cuma sebatas bencana doang," ucap dia.

Hingga saat ini, pembersihan masih berlanjut. Warga berjibaku dengan lumpur demi sebuah tempat tinggal yang bersih sambil berharap tidak terjadi banjir lagi.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Ganjil Genap Bisa Mengerem Mobilitas Warga? Ini Jawaban Pemprov DKI

Apakah Ganjil Genap Bisa Mengerem Mobilitas Warga? Ini Jawaban Pemprov DKI

Megapolitan
Angkasa Pura II: Jumlah Penumpang Pesawat di 19 Bandara Meningkat 46 Persen

Angkasa Pura II: Jumlah Penumpang Pesawat di 19 Bandara Meningkat 46 Persen

Megapolitan
Proyek 1 Juta Sumur Resapan Bakal Dilanjutkan, Pemprov DKI Libatkan Warga

Proyek 1 Juta Sumur Resapan Bakal Dilanjutkan, Pemprov DKI Libatkan Warga

Megapolitan
Mengenal Sosok Monica Soraya yang Adopsi 6 Bayi dari Keluarga Tak Mampu

Mengenal Sosok Monica Soraya yang Adopsi 6 Bayi dari Keluarga Tak Mampu

Megapolitan
Depok Zona Merah Covid-19 Nasional, Pemkot: 60 Persen Warga Bergerak ke Luar Kota

Depok Zona Merah Covid-19 Nasional, Pemkot: 60 Persen Warga Bergerak ke Luar Kota

Megapolitan
Tiga Hari Penerapan Ganjil Genap, Dishub DKI: Volume Kendaraan di Jakarta Turun 4 Persen

Tiga Hari Penerapan Ganjil Genap, Dishub DKI: Volume Kendaraan di Jakarta Turun 4 Persen

Megapolitan
'Apa Pun Akan Aku Jual demi Anak-anak Jadi Sarjana...'

"Apa Pun Akan Aku Jual demi Anak-anak Jadi Sarjana..."

Megapolitan
Depok Masuk Zona Merah Covid-19 Nasional, Pemkot: Kami Tak Bisa Batasi Aktivitas Warga

Depok Masuk Zona Merah Covid-19 Nasional, Pemkot: Kami Tak Bisa Batasi Aktivitas Warga

Megapolitan
Pemkot Bekasi Resmi Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka di Enam Sekolah

Pemkot Bekasi Resmi Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka di Enam Sekolah

Megapolitan
Pemprov DKI Bakal Bebaskan Lahan di Sekitar 5 Kali Jakarta, Anggarannya Rp 552 Miliar

Pemprov DKI Bakal Bebaskan Lahan di Sekitar 5 Kali Jakarta, Anggarannya Rp 552 Miliar

Megapolitan
UPDATE: 24 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19

UPDATE: 24 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembakar Rumah di Ciputat, Pelaku Sempat Ancam Korban

Polisi Tangkap Pembakar Rumah di Ciputat, Pelaku Sempat Ancam Korban

Megapolitan
Anji Mengaku Awal Kenal Hadi Pranoto Saat Lihat Wawancara Media

Anji Mengaku Awal Kenal Hadi Pranoto Saat Lihat Wawancara Media

Megapolitan
Perbaikan Pipa Bocor, Pasokan Air Palyja di Wilayah Barat Jakarta Terganggu Sabtu Besok

Perbaikan Pipa Bocor, Pasokan Air Palyja di Wilayah Barat Jakarta Terganggu Sabtu Besok

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Pakai Dana Pinjaman Rp 5,2 Triliun untuk Penanganan Banjir, Ini Rinciannya

Pemprov DKI Akan Pakai Dana Pinjaman Rp 5,2 Triliun untuk Penanganan Banjir, Ini Rinciannya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X