Jelang Ramadhan, Harga Bahan Pokok di Jakarta Utara Melonjak

Kompas.com - 29/04/2019, 20:41 WIB
Suasana Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, Senin (29/4/2019). Seminggu jelang bulan Ramadhan beberapa harga pangan mengalami kenaikan seperti bawang putih cutting, ayam potong, dan telur ayam negeri. Kompas.com / Tatang GuritnoSuasana Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, Senin (29/4/2019). Seminggu jelang bulan Ramadhan beberapa harga pangan mengalami kenaikan seperti bawang putih cutting, ayam potong, dan telur ayam negeri.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepekan jelang Ramadhan, harga bahan pokok di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, terpantau melonjak, Senin (29/4/2019). 

Bahan pokok yang mengalami kenaikan adalah telur ayam negeri, daging ayam potong, bawang putih, kembang kol, dan sawi putih.

Seorang pedagang bernama Agus (26) mengatakan, harga telur ayam negeri mengalami kenaikan Rp 2.000 per kilogram sepekan terakhir.

Baca juga: Harga Bahan Pokok Stabil, Gubernur Sumsel Peringatkan Pedagang Tak Lakukan Penimbunan Jelang Ramadhan


"Telur ayam negeri naik sudah seminggu ini dari Rp 23.000 per kilogram jadi Rp 25.000 per kilogram, tetapi telur ayam kampung malah turun harganya dari Rp 3.000 per butir jadi Rp 2.500 per butir," ujar Agus di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, Senin.

Menurut Agus, saat ini penjualan telur ayam negeri masih stabil.

Pelanggan tidak memprotes kenaikan harga tersebut.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Harga Bahan Pokok di Depok Meroket

"(Penjualan) stabil karena masyarakat juga sudah paham kalau jelang puasa pasti harga-harga naik," ucapnya. 

Sementara itu, harga daging ayam potong juga mengalami kenaikan Rp 5.000 per kilogram.

"Daging ayam potong awalnya Rp 40.000 per kilogram, sekarang Rp 45.000 per kilogram. Kalau ayam kampung tergantung ukuran, jika besar harganya Rp 100.000, tetapi kalau (ayam) kecil sekitar Rp 80.000 hingga Rp 90.000 per ekor," ujar Sujatmo, pedagang ayam potong.

Baca juga: Sandiaga Janji Majukan Lapangan Kerja dan Jaga Harga Bahan Pokok

Kenaikan harga ayam potong jelang Ramadhan dikeluhkan Sujatmo karena penjualannya berkurang.

Sebelumnya, lanjut dia, saat harga ayam potong Rp 40.000, ia bisa menjual 50 ekor ayam setiap harinya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Megapolitan
Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Megapolitan
Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Megapolitan
Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Megapolitan
Suhu Jakarta Panas, Warga Diimbau Tidak Bakar Sampah

Suhu Jakarta Panas, Warga Diimbau Tidak Bakar Sampah

Megapolitan
Tolak Prabowo Masuk Kabinet, Aktivis 98: Masih Banyak Relawan Jokowi yang Cocok Jadi Menteri

Tolak Prabowo Masuk Kabinet, Aktivis 98: Masih Banyak Relawan Jokowi yang Cocok Jadi Menteri

Megapolitan
Maju Pilkada Tangsel 2020, Siti Nur Azizah Mengaku Tak Ingin Manfaatkan Ma'ruf Amin

Maju Pilkada Tangsel 2020, Siti Nur Azizah Mengaku Tak Ingin Manfaatkan Ma'ruf Amin

Megapolitan
Gelar 7 Pertunjukan Kebudayaan, Pemprov DKI Ubah Wajah Jakarta

Gelar 7 Pertunjukan Kebudayaan, Pemprov DKI Ubah Wajah Jakarta

Megapolitan
Ceceran Semen Tumpah di Jalan Raya Gempol, Pengendara Diimbau Hati-hati

Ceceran Semen Tumpah di Jalan Raya Gempol, Pengendara Diimbau Hati-hati

Megapolitan
Sembilan Tahun Bekerja sebagai ART, ABA Kerap Disiksa Majikan dan Tak Terima Gaji

Sembilan Tahun Bekerja sebagai ART, ABA Kerap Disiksa Majikan dan Tak Terima Gaji

Megapolitan
Tiupan Angin Kencang, Atap Dapur Rumah di Mampang Roboh

Tiupan Angin Kencang, Atap Dapur Rumah di Mampang Roboh

Megapolitan
Tahu Ada Razia Satpol PP, Para PKL Kabur Tinggalkan Gerobak

Tahu Ada Razia Satpol PP, Para PKL Kabur Tinggalkan Gerobak

Megapolitan
Tolak Eksepsi Desrizal, Jaksa Sebut Isinya Hanya Pendapat Kuasa Hukum Saja

Tolak Eksepsi Desrizal, Jaksa Sebut Isinya Hanya Pendapat Kuasa Hukum Saja

Megapolitan
Pemkot Jakarta Timur Cari Dana CSR untuk Renovasi Rumah Korban Kebakaran Bidara Cina

Pemkot Jakarta Timur Cari Dana CSR untuk Renovasi Rumah Korban Kebakaran Bidara Cina

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X