Lagi, Satu Orang Petugas KPPS Jaktim Meninggal Dunia

Kompas.com - 30/04/2019, 18:42 WIB
Ilustrasi jenazah. Ilustrasi jenazah.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Daftar petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara di Jakarta Timur yang meninggal dunia akibat kelelahan mengurus Pemilu 2019 bertambah.

Ketua KPU Jakarta Timur Wage Wardana mengatakan, Ketua KPPS TPS 190 Kelurahan Pondok Bambu Ahmad Fauzan meninggal dunia pada Senin (29/4/2019) malam kemarin.

"Setahu saya informasi dari awal sama reason-nya, efek kelelahan dan setelah pemilu itu memang sudah sakit," kata Wage saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa sore.

Baca juga: Lagi, 2 Petugas KPPS di Jakarta Timur Meninggal Dunia

Wage mengatakan, Ahmad wafat dalam perjalanan ke Lumajang, Jawa Timur.

Ahmad dibawa ke Lumajang supaya dekat dengan keluarganya. Selama ini, Ahmad hidup seorang diri di Jakarta.

"Karena sudah repot maka dibawa ke Lumajang, ke orangtuanya mungkin, karena di Jakarta dia seorang diri. Saat dibawa ke Lumajang meninggal di perjalanan," kata Wage.

Baca juga: Sebelum Meninggal, Bapak Pingsan di Sawah Karena Kelelahan Setelah Jaga TPS

Sebelumnya, ada empat orang anggota KPPS di Jakarta Timur yang wafat akibat kelelahan setelah menyelenggarakan pemungutan suara pada Rabu (17/4/2019) lalu.

Berdasarkan catatan KPU RI hingga Selasa pagi tadi, ada 318 petugas KPPS yang meninggal dunia serta 2.232 petugas KPPS yang jatuh sakit.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X