Jelang Ramadhan, Satpol PP Depok Razia 12 PSK dan Sita 160 Minuman Keras

Kompas.com - 01/05/2019, 10:01 WIB
Pos polisi Margonda, Depok, Selasa (30/4/2019). KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVAPos polisi Margonda, Depok, Selasa (30/4/2019).
Penulis Cynthia Lova
|

DEPOK, KOMPAS.com - Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Depok mengamankan 12 pekerja seks komersial ( PSK) dan 160 minuman keras di kawasan Depok, Selasa (30/4/2019).

Operasi itu dimulai dengan menelusuri jalan sekitar Sukmajaya, kemudian bergerak ke arah Kota Kembang, Kelapa Dua, dan berakhir di Jalan Raya Bogor.

Kasatpol PP Depok, Lienda Ratnanurdiany mengatakan, penertiban ini dilakukan atas dasar laporan masyarakat.

“Ini agar memberikan kenyamanan kepada masyarakat menjelang ibadah puasa,” ucap Lienda di Balai Kota Depok, Jalan Margonda, Depok, Selasa malam.

Baca juga: Paksa Istrinya Jadi PSK, Seorang Pria Pengangguran Dipenjara 25 Tahun

Saat menggeledah salah satu warung kelontong yang berkedok berjualan miras, sempat terjadi cekcok.

Pasalnya salah satu anggota keluarga yang terjaring razia ini tidak terima lantaran minuman keras yang dijualnya disita para petugas.

Meski sempat terjadi cekcok, para petugas akhirnya mengangkut sejumlah kardus yang berisi botol-botol miras dengan kadar alkohol 5 hingga 60 persen.

“Sepertinya para penjual ini memang sudah terbuka, mereka ini warung toko klontong yang berkedok penjualan miras, pada saat ditanya ada izinnya tidak mereka hanya diam saja,” ucapnya.

Selanjutnya, para petugas menyisir ke Kelapa Dua dan Sukmajaya, ditemukan 12 pekerja seks komersial di tempat-tempat yang berkedok panti pijat.

Selain pekerja seks komersial, ditemukan pula tiga orang pelanggan laki-laki yang saat itu hendak menggunakan jasa PSK tersebut.

Kemudian, mereka langsung dibawa ke Kantor Satpol PP Depok, di Balai Kota. Pada razia ini, Satpol PP Depok menurunkan 20 personel.

“Pada dasarnya kami ingin menyadarkan masyarakat dengan razia ini, namun apabila sudah berkali-kali diperingatkan kita akan tindaklanjuti dengan tindak pidana ringan,” ucap Lienda.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Pemalsuan Buku Uji KIR, DKI Lakukan Digitalisasi KIR

Cegah Pemalsuan Buku Uji KIR, DKI Lakukan Digitalisasi KIR

Megapolitan
Sidang Ditunda, Keluarga 29 Karyawan Sarinah Terdakwa Kerusuhan 21-22 Mei Kecewa

Sidang Ditunda, Keluarga 29 Karyawan Sarinah Terdakwa Kerusuhan 21-22 Mei Kecewa

Megapolitan
Waduk Cimanggis Sempat Mangkrak karena Masalah Pembebasan Lahan

Waduk Cimanggis Sempat Mangkrak karena Masalah Pembebasan Lahan

Megapolitan
10 Terdakwa Kasus Kerusuhan 22 Mei di Petamburan Vonis 4 Bulan Penjara

10 Terdakwa Kasus Kerusuhan 22 Mei di Petamburan Vonis 4 Bulan Penjara

Megapolitan
Gaji Lebih Rendah dari Anggota, Mengapa Zita Anjani Mau Jadi Pimpinan DPRD DKI?

Gaji Lebih Rendah dari Anggota, Mengapa Zita Anjani Mau Jadi Pimpinan DPRD DKI?

Megapolitan
Pencari Suaka Diwajibkan Gulung Tenda Pukul 06.00 WIB

Pencari Suaka Diwajibkan Gulung Tenda Pukul 06.00 WIB

Megapolitan
Rezeki Pedagang Asongan di Balik Riuh Demonstran di Gedung KPK

Rezeki Pedagang Asongan di Balik Riuh Demonstran di Gedung KPK

Megapolitan
Pegawai KPK Nyanyi Gugur Bunga, Aksi Berakhir Ricuh

Pegawai KPK Nyanyi Gugur Bunga, Aksi Berakhir Ricuh

Megapolitan
Wali Kota Jakut Apresiasi Kepolisian yang Segel Pabrik Peleburan Aluminium di Cilincing

Wali Kota Jakut Apresiasi Kepolisian yang Segel Pabrik Peleburan Aluminium di Cilincing

Megapolitan
1 Rumah di Jelambar Terbakar gara-gara Api dari Kayu Bakar

1 Rumah di Jelambar Terbakar gara-gara Api dari Kayu Bakar

Megapolitan
Mulai 20 September, Ada Uji Coba Jalur Sepeda di 17 Jalur di Jakarta

Mulai 20 September, Ada Uji Coba Jalur Sepeda di 17 Jalur di Jakarta

Megapolitan
Jaksa Belum Siap, Tuntutan 29 Karyawan Sarinah Terkait Kerusuhan 21-22 Mei Ditunda

Jaksa Belum Siap, Tuntutan 29 Karyawan Sarinah Terkait Kerusuhan 21-22 Mei Ditunda

Megapolitan
4 Penjudi Ditangkap di Tambora, Set Domino Disita

4 Penjudi Ditangkap di Tambora, Set Domino Disita

Megapolitan
Gaji Anggota DPRD DKI Rp 111 Juta, Setelah Dipotong Tinggal Rp 45 Juta

Gaji Anggota DPRD DKI Rp 111 Juta, Setelah Dipotong Tinggal Rp 45 Juta

Megapolitan
Surat Peringatan Pajak Kendaraan Dikirim Maksimal 14 Hari Sebelum Tenggat

Surat Peringatan Pajak Kendaraan Dikirim Maksimal 14 Hari Sebelum Tenggat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X