"Ini Aksi Damai, Kalau Melihat Orang Tak Dikenal Harap Lapor!"

Kompas.com - 01/05/2019, 10:37 WIB
Massa peserta aksi Hari Buruh Internasional sudah berkumpul di area Patung Kuda dekat Monumen Nasional, Rabu (1/5/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DMassa peserta aksi Hari Buruh Internasional sudah berkumpul di area Patung Kuda dekat Monumen Nasional, Rabu (1/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) terlihat memadati jalan Medan Merdeka Selatan, Tepat di depan pintu utama Monumen Nasional (Monas), Jakarta Selatan. Barisan buruh ini menutup hampir sebagian sisi jalan.

Ratusan buruh ini akan menggelar aksi untuk memperingati hari buruh pada hari ini, Rabu (1/5/2019).

Baca juga: 1.300 Personel Gabungan Amankan Hari Buruh di Jakarta Utara

Sebelum mereka melakukan long march ke Istana Negara, mereka mengumandangkan lagu Indonesia Raya. Mereka terpantau bernyanyi dengan kompak dibawah komando orator massa.

Setelah mereka selesai bernyanyi, sang orator menghimbau massa agar melakukan aksi secara damai dan tidak terprovokasi.

"Ini adalah aksi damai, jika kalian melihat orang orang yang tidak kalian kenal dalam barisan kalian, silahkan lapor ke Korlap masing masing," tegas sang orator.

Baca juga: KSPI Sebut Ada 7 Isu yang Diusung pada Hari Buruh Internasional

Pukul 10.05, mereka terpantau masih berada di depan Monas dan bersiap siap menuju Monas. Beberapa kendaraan umum pun terlihat masih bisa melewati jalan tersebut.

Beberapa petugas polisi dan Dishub pun terlihat mengawal aksi demo buruh tersebut.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi 'Air Terjun' di Tol Becakayu

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi "Air Terjun" di Tol Becakayu

Megapolitan
Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Megapolitan
Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Megapolitan
Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Megapolitan
PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

Megapolitan
PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

Megapolitan
Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Megapolitan
Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Megapolitan
Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Megapolitan
Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Megapolitan
Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Megapolitan
Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Megapolitan
Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Megapolitan
Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Megapolitan
Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X