Ketika Massa "May Day" Berusaha Menembus Barikade Kawat Berduri...

Kompas.com - 01/05/2019, 11:54 WIB
Massa peserta aksi Hari Buruh Internasional 2019 dari KSPN menggelar orasi di hadapan barikade kawat berduri di Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (1/5/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DMassa peserta aksi Hari Buruh Internasional 2019 dari KSPN menggelar orasi di hadapan barikade kawat berduri di Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (1/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Massa peserta aksi Hari Buruh Internasional 2019 dari Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (KSPN) berusaha menembus barikade kawat berduri di Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (1/5/2019).

Pantauan Kompas.com, massa KSPN bergerak dari Jalan Medan Merdeka Selatan menuju Jalan Medan Merdeka Barat yang dipasangi barikade kawat berduri.

Baca juga: Peringati May Day, Buruh Mulai Berkumpul di Kawasan Monas

 

Massa mengikuti instruksi yang dilontarkan sang orator dari atas mobil komando untuk menghampiri barikade. Dalam instruksinya, sang orator meminta petugas membuka barikade.

"Kita adalah rakyat sipil kawan-kawan. Oleh karena itu, saya mohon aparat jangan menghalangi kami. Kita ingin maju ke depan, maju dua langkah," seru sang orator yang diikuti massa.

Baca juga: Lebih dari 60 E-commerce Ikut Pesta Diskon di Hari Buruh

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedikit demi sedikit massa pun mendekati barikade kawat berduri. Kontak fisik antara massa perempuan dan polwan pun tak terhindarkan.

Namun, kontak fisik itu tidak berlanjut pada kericuhan. Situasi tampak kondusif hingga massa aksi hanya berjarak sekitar satu meter dari barikade.

Baca juga: Peringati Hari Buruh, AJI Gelar Aksi Demo Perjuangkan Nasib Jurnalis

Sesampainya di sana, massa pun menggelar orasi di hadapan barikade sementara para petugas Kepolisian sudah bersiaga di balik barikade.

Diberitakan sebelumnya, massa buruh di kawasan Monumen Nasional akan dipusatkan di Patung Kuda. Polisi memastikan buruh tidak akan mendekati Istana Merdeka yang berada di Jalan Medan Merdeka Utara.

Kompas TV Kami mendapat informasi ada insiden yang dialami rombongan buruh yang berangkat dari Karawang. Simak laporan Jurnalis KompasTV Adi Wahadi berikut ini.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Dinkes DKI: Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun Akan Digelar di Sekolah

Dinkes DKI: Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun Akan Digelar di Sekolah

Megapolitan
Dibanding Juli 2021, Jumlah Penumpang MRT Jakarta Naik 596 Persen

Dibanding Juli 2021, Jumlah Penumpang MRT Jakarta Naik 596 Persen

Megapolitan
Dinas LH Kembali Segel Saluran Limbah Pabrik Pencemar Parasetamol di Teluk Jakarta

Dinas LH Kembali Segel Saluran Limbah Pabrik Pencemar Parasetamol di Teluk Jakarta

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Tangerang 94 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Tangerang 94 Persen

Megapolitan
Keputusan Gubernur Banten: UMK 2022 Kota Tangerang Rp 4.285.798, Kota Tangsel Rp 4.280.214

Keputusan Gubernur Banten: UMK 2022 Kota Tangerang Rp 4.285.798, Kota Tangsel Rp 4.280.214

Megapolitan
Curhat Orangtua Murid SMPN 2 Depok Izinkan Anak Ikut PTM Terbatas

Curhat Orangtua Murid SMPN 2 Depok Izinkan Anak Ikut PTM Terbatas

Megapolitan
Korban Pelecehan Seksual KPI Harap Polres Jakpus Segera Rampungkan Penyelidikan

Korban Pelecehan Seksual KPI Harap Polres Jakpus Segera Rampungkan Penyelidikan

Megapolitan
Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

Megapolitan
Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

Megapolitan
6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

Megapolitan
Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

Megapolitan
Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Diserahkan ke Keluarga

Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Diserahkan ke Keluarga

Megapolitan
Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.