LRT Jakarta Kirim Surat ke Gubernur Anies, Sampaikan Siap Beroperasi

Kompas.com - 01/05/2019, 17:01 WIB
Bangunan Stasiun LRT Jakarta Velodrome di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (22/4/2019).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Bangunan Stasiun LRT Jakarta Velodrome di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (22/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT LRT Jakarta Allan Tandiono mengaku sudah mengirimkan surat ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berisi kesiapan operasi LRT Jakarta pada akhir Maret lalu. Allan mengatakan, saat ini pihaknya tinggal menunggu Anies untuk meresmikan.

"Sekarang kita tunggu. Yang kirim surat Jakpro sebagai pengembang. Mereka sampaikan kesiapannya," ujar Allan ketika dikonfirmasi, Rabu (1/5/2019).

Baca juga: Integrasi di Dukuh Atas Dilewati Tujuh Transportasi, dari KRL, LRT, hingga MRT

Seluruh persyaratan untuk operasional, kata Allan, sudah dipenuhi pihaknya. LRT Jakarta juga terus melakukan uji coba agar operasionalnya nanti sempurna.


"Sudah sertifikasi, sudah ada juga rekomendasi teknis dari Kementerian Perhubungan. Sekarang kan kita mondar-mandir terus. Setiap hari simulasi operasi. Karena Pak Gubernur kan minta ada penyempurnaan," kata Allan.

Jadwal peresmian LRT Jakarta masih belum diketahui. Jadwal peresmian akan ditentukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca juga: 280 Meter dari Stasiun LRT Ciracas, Sakura Garden City Dilengkapi JPO

Awal April lalu, Anies menyatakan tak mau terburu-buru menentukan jadwal dibukanya LRT Jakarta. Ia beralasan dirinya ingin memastikan LRT Jakarta benar-benar siap sebelum diresmikan.

Moda transportasi LRT Jakarta terbentang sejauh 5,8 kilometer dari kawasan Rawamangun hingga Kelapa Gading. Tarif LRT Jakarta telah ditetapkan sebesar Rp 5.000 yang berlaku secara flat.




Close Ads X