Real Count KPU Sementara: Jokowi-Ma'ruf Unggul di Tempat Tinggal Sandiaga

Kompas.com - 03/05/2019, 13:07 WIB
Ilustrasi KOMPAS.comIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com – Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo- Ma'ruf Amin sementara masih unggul di Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang merupakan domisili calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno.

Meski demikian, keunggulan sementara tersebut diiringi tren negatif.

Hingga Jumat (3/5/2019) pukul 10.15, perolehan suara pasangan Jokowi-Ma’ruf bergeser ke angka 56,01 persen, turun 0,23 persen sejak Kamis (25/4/2019).

Baca juga: Real Count KPU Sementara: Prabowo-Sandiaga Unggul di Tempat Tinggal Maruf Amin

Angka ini mengacu pada data dalam sistem informasi perhitungan suara (situng) resmi Komisi Pemilihan Umum ( KPU).

Jumlah TPS yang sudah dihitung mencapai 256 dari 463 TPS atau sekitar 55 persen dari seluruh TPS di Kebayoran Baru.

Sejauh ini, pasangan Jokowi-Ma’ruf menyapu bersih perolehan suara di sepuluh kelurahan di Kebayoran Baru.

Baca juga: Real Count Sementara KPU Pileg DPRD DKI: PAN hingga PSI Masuk 5 Besar

Jokowi-Ma’ruf juga unggul sementara di Kelurahan Selong, tempat Sandiaga mencoblos pada 17 April lalu, dengan perolehan 967 suara atau setara 67,25 persen suara, berbanding 574 suara atau setara 37,25 persen suara yang diperoleh pasangan Prabowo-Sandiaga.

Perhitungan suara di Kelurahan Selong hingga kini masih berada di kisaran 66,7 persen.

Di lingkup yang lebih luas, angin segar datang untuk pasangan Prabowo-Sandiaga.

Baca juga: Real Count KPU di Jakarta Data 55,20 Persen: Jokowi-Maruf Unggul di Empat Wilayah

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 tersebut tercatat unggul sementara di Kota Jakarta Selatan dengan torehan 312.809 suara, berbanding 291.948 suara yang diperoleh pasangan Jokowi-Ma’ruf.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Megapolitan
PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

Megapolitan
Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Megapolitan
Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Megapolitan
Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Megapolitan
Sejumlah Orangtua Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi Keluhkan Data Jalur Zonasi Tak Valid

Sejumlah Orangtua Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi Keluhkan Data Jalur Zonasi Tak Valid

Megapolitan
Pedagang Sebut Larangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai Bisa Kurangi Sampah di Jakarta

Pedagang Sebut Larangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai Bisa Kurangi Sampah di Jakarta

Megapolitan
KPAI Sebut Penggunaan Akreditasi Sekolah Asal Bisa Rugikan Lulusan Sekolah Negeri

KPAI Sebut Penggunaan Akreditasi Sekolah Asal Bisa Rugikan Lulusan Sekolah Negeri

Megapolitan
Pemotongan Hewan Kurban di Zona Merah Dilakukan di Rumah Penjagalan

Pemotongan Hewan Kurban di Zona Merah Dilakukan di Rumah Penjagalan

Megapolitan
Dinkes Klaim Tren Kasus Covid-19 di Tangsel Melandai

Dinkes Klaim Tren Kasus Covid-19 di Tangsel Melandai

Megapolitan
Tiga Anggota TNI Ditangkap Terkait Penusukan Serda Saputra, Ditemukan Pistol dan Badik

Tiga Anggota TNI Ditangkap Terkait Penusukan Serda Saputra, Ditemukan Pistol dan Badik

Megapolitan
Puspom TNI Sebut Oknum Marinir Penusuk Serda Saputra Kerap Melanggar

Puspom TNI Sebut Oknum Marinir Penusuk Serda Saputra Kerap Melanggar

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Pabrik Unilever Cikarang: 21 Orang Positif hingga Ratusan Karyawan Dirumahkan

Kasus Covid-19 di Pabrik Unilever Cikarang: 21 Orang Positif hingga Ratusan Karyawan Dirumahkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X