Begini Kata Warga soal Bus Listrik Transjakarta

Kompas.com - 05/05/2019, 10:55 WIB
Kompas TV Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serius menangani masalah polusi udara di ibu kota dengan menghadirkan bus Transjakarta berbasis tenaga listrik pertama di Indonesia, bus listrik ini akan diuji cobakan selama enam bulan ke depan. Dalam rangka mengurangi polusi udara dari gas buang kendaraan bermotor provinsi DKI Jakarta menghadirkan bus Transjakarta berbasis tenaga listrik bus ini diklaim sebagai bus tenaga listrik pertama di Indonesia yang akan beroperasi di ibu kota Jakarta. #transjakarta #buslistrik #dkijakarta

Namun Fatah khawatir terkait keamanan dari bus ini.

"Safety nya perlu di ujicoba, inikan dari listrik dari baterai sumber tenaganya, jadi kalau rusak kan bahaya orang batrai handphone aja bisa meledak," kata dia.

Sementara istri dari Fatah, Evi Erlina (48) khawatir operasional listrik dari bus tersebut dibebankan kepada warga.

"Nanti dengan ada bus listrik ini, ini kan fasilitas umum, jangan sampai nanti masyarakat yang dibebankan biaya listrik nya. Takutnya biaya listrik di alokasikan ke rumah tangga semua," kata dia.

Namun ia tetap mendukung langkah penggunaan bus listrik tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Terlebih mengingat salah satu bus diproduksi oleh perusahaan dalam negeri.

Ia mengimbau agak pemerintah cepat melakukan ujicoba terhadap bus listrik tersebut sehingga PT Mobil Anak Bangsa selaku yang memproduksi bus tersebut bisa mengembangkan bus mereka jadi pemeribtah tak perlu membeli bus dari luar negeri.

Baca juga: 3 Jenis Bus Listrik yang Akan Digunakan Transjakarta Dipamerkan di Bundaran HI

"Jadi ibaratnya uang negara bisa jadi pendapatan buat anak bangsa," kata dia

Sebelumnya, Direktur Utama PT Transjakarta Agung Wicaksono mengatakan, pameran bus ini listrik bertujuan untuk menyosialisasikan keberadaan bus tersebut kepada masyarakat.

"Tujuannya adalah untuk masyarakat bisa tahu, bisa melihat langsung bus listrik ini seperti apa, untuk membuat masyarakat merasa bahwa bus listrik ini memang sesuatu yang aman, bersih, dan mereka menyadari masa depan akan hadir di depan kita," kata Agung

Ia mengatakan, dengan dipamerkannya ketiga bus listrik tersebut diharapkan dapat menyadarkan masyarakat akan manfaat dari bus listrik. Sehingga peraturan mengenai kendaraan tanpa emisi ini bisa segera diterbitkan.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tetapkan Seorang Tersangka Bentrok FBR dan PP

Polisi Tetapkan Seorang Tersangka Bentrok FBR dan PP

Megapolitan
Jelang Kampanye Pilkades, Kapolresta Tangerang Ancam Bakal Proses Hukum Pelaku Kampanye Hitam

Jelang Kampanye Pilkades, Kapolresta Tangerang Ancam Bakal Proses Hukum Pelaku Kampanye Hitam

Megapolitan
Nunung kepada Majelis Hakim: Saya Sangat Salah dan Menyesali Perbuatan

Nunung kepada Majelis Hakim: Saya Sangat Salah dan Menyesali Perbuatan

Megapolitan
Mikrotrans Jak Lingko 80 Layani Rute Rawa Buaya sampai Rawa Kompeni

Mikrotrans Jak Lingko 80 Layani Rute Rawa Buaya sampai Rawa Kompeni

Megapolitan
Bobol Showroom Motor, Dua Pencuri Ditangkap Polisi

Bobol Showroom Motor, Dua Pencuri Ditangkap Polisi

Megapolitan
Tahun 2019 Sisa 40 Hari, PAD Kota Bekasi Masih Minus Rp 1 Triliun

Tahun 2019 Sisa 40 Hari, PAD Kota Bekasi Masih Minus Rp 1 Triliun

Megapolitan
Setu Sawangan akan Dinormalisasi, Pedagang Pasrah Warungnya Digusur

Setu Sawangan akan Dinormalisasi, Pedagang Pasrah Warungnya Digusur

Megapolitan
Agar Tak Dilintasi Motor, Pejalan Kaki Saran Pasang Penghalang di JPO Dekat Sudinhub Jakut

Agar Tak Dilintasi Motor, Pejalan Kaki Saran Pasang Penghalang di JPO Dekat Sudinhub Jakut

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Lebih Dulu Berhitung Sebelum Siapkan APAR di Sekolah-sekolah

Wali Kota Bekasi Lebih Dulu Berhitung Sebelum Siapkan APAR di Sekolah-sekolah

Megapolitan
Kata Walkot Jaktim, Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Kewenangan Pemerintah Pusat

Kata Walkot Jaktim, Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Kewenangan Pemerintah Pusat

Megapolitan
Badan Pembentukan Perda: 52 Raperda yang Diusulkan Terlalu Banyak

Badan Pembentukan Perda: 52 Raperda yang Diusulkan Terlalu Banyak

Megapolitan
Pemkot Tangerang Luncurkan Aplikasi Gampang Ngurus Berkas

Pemkot Tangerang Luncurkan Aplikasi Gampang Ngurus Berkas

Megapolitan
Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Akan Dipasang Bronjong

Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Akan Dipasang Bronjong

Megapolitan
Istri Pesepak Bola Ilija Spasojevic Dimakamkan di TPU Jeruk Purut

Istri Pesepak Bola Ilija Spasojevic Dimakamkan di TPU Jeruk Purut

Megapolitan
Tabrakan di TMP Taruna Tangerang akibat Mobil Pick Up Terobos Lampu Merah

Tabrakan di TMP Taruna Tangerang akibat Mobil Pick Up Terobos Lampu Merah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X