Harga Bawang Putih di Jakarta Melambung Jadi Rp 80.000 Per Kg

Kompas.com - 06/05/2019, 14:25 WIB
Harga bawang putih di Pasar sayur Magetan diperkirakan masih akan merangkak naik dikarenakan tidak adanya stok dari pedagang. KOMPAS.com/SUKOCO Harga bawang putih di Pasar sayur Magetan diperkirakan masih akan merangkak naik dikarenakan tidak adanya stok dari pedagang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki bulan Ramadhan, harga bawang putih di pasar di Jakarta melonjak hingga dua kali lipat.

Di situs web pemantau harga DKI infopangan. jakarta.go.id, harga bawang putih pada Senin (6/5/2019) ini mencapai Rp 80.000 per kilogram di Pasar Glodok, Jakarta Barat.

Di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, harga bawang putih juga mencapai Rp 80.000 per kilogram pada Sabtu (4/5/2019) dan Minggu (5/5/2019).

Baca juga: Awal Ramadhan di Bandung, Harga Bawang Putih Meroket, Ini Sebabnya

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta Sri Haryati mengatakan, lonjakan ini menjadi perhatiannya.

"Jadi memang agak sedikit bermasalah di bawang putih," kata Sri di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2019).

Menurut Sri, Menteri Pertanian Amran Sulaiman juga sudah meninjau harga bawang putih di pasar.

Baca juga: Harga Bawang Putih Dikabarkan Turun, Pedagang Bingung karena Stok Langka

Dari data yang ditemukan, normalnya, harga bawang putih tak melebihi Rp 30.000 per kilogramnya.

"( Harga normal) Rp 20.000 sampai Rp 30.000 setiap kilogramnya," ujarnya. 

Untuk mengendalikan harga komoditas ini, Sri mengupayakan rekomendasi Kementerian Pertanian agar bisa mengimpor bawang putih.

Baca juga: Harga Bawang Putih Rp 100.000 Per Kg, Ibu-ibu di Bandung Bingung

"Kami sampaikan jadi sebetulnya Food Station sudah punya lisensi untuk impor bawang putih, tetapi saat ini terkait dengan rekomendasi dari Kementerian Pertanian," kata Sri.

Adapun, untuk komoditas lainnya, Sri menilai harganya masih terkendali.

“Yang lain oke. Kemarin sempat (harga) ayam naik, sekarang udah baik. Beras tetap, kemarin masih deflasi, yang lain enggak masalah, daging stabil," ujarnya. 




Close Ads X