Pedagang Takjil: Di Benhil Barokahnya Beda...

Kompas.com - 06/05/2019, 20:47 WIB
Suasana di sekitar Pasar Bendungan Hilir pada hari pertama Ramadhan, Senin (6/5/2019). Para pembeli menyerbu lapak pedagang takjil yang berada di tenda khusus, menyebabkan sedikit hambatan pada arus lalu lintas di sekitarnya. KOMPAS.com / VITORIO MANTALEANSuasana di sekitar Pasar Bendungan Hilir pada hari pertama Ramadhan, Senin (6/5/2019). Para pembeli menyerbu lapak pedagang takjil yang berada di tenda khusus, menyebabkan sedikit hambatan pada arus lalu lintas di sekitarnya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar Bendungan Hilir (Benhil) di Jakarta Selatan telah tersohor sebagai lokasi berburu takjil alias santapan buka puasa di Ibu Kota.

Hal ini menjadikannya magnet tersendiri bagi Muslim pada bulan puasa. Tak ayal, Benhil senantiasa dirubungi pembeli dari Ramadhan ke Ramadhan.

Mega, seorang penjaja makanan padang di Benhil, mengakui hal tersebut. Menurut dia, berdagang di Benhil saat Ramadhan merupakan kesempatan yang sayang disia-siakan.

"Istimewa di sini. Barokahnya beda, entah kenapa di sini strategis saja begitu," ucap Mega ketika ditemui Kompas.com, Senin (6/5/2019) sore.

"Alhamdulillah bisa lebih dari dua kali lipat ketimbang biasa," kata dia saat ditanyai soal kelipatan omzet yang diperoleh ketika Ramadhan.

Baca juga: Jauh-jauh Mengejar Sensasi Berburu Takjil di Pasar Benhil

Mega mengaku, sehari-hari ia dan saudaranya, Ruswandi, berdagang di kantin dekat Wisma BNI, Jakarta Selatan.

"Mungkin ya orang-orang sudah tahunya cari takjil yang terkenal di sini. Walaupun di sana (dekat Wisma BNI) juga kawasan perkantoran, tapi ya memang beda. Di sini sudah kayak event tahunan, pasti ramai setiap tahun, kita enggak boleh kelewat," timpal Ruswandi.

Nuke yang hari ini berjualan kue jongkong asal Banjarmasin pun menyebut hal yang sama.

Ia berujar, lokasi ini merupakan incaran banyak orang menilik potensi pasarnya yang tinggi.

Namun begitu, umumnya yang sukses mengamankan lapak di sini merupakan wajah-wajah lama.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Megapolitan
Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Megapolitan
Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Megapolitan
APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

Megapolitan
Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Megapolitan
Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Megapolitan
Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Megapolitan
Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Megapolitan
Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Megapolitan
PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

Megapolitan
Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Megapolitan
Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Megapolitan
4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X