Video Viral Gangster Bersenjata di Cakung Direkam Anggotanya Sendiri

Kompas.com - 07/05/2019, 15:17 WIB
Video remaja serupa geng motor yang membawa senjata tajam viral di media sosial INSTAGRAM/ @dkiinfoVideo remaja serupa geng motor yang membawa senjata tajam viral di media sosial

JAKARTA, KOMPAS.com- Video gangster bersenjata di Cakung yang viral lewat media sosial rupanya direkam oleh salah satu anggota gang itu sendiri ketika beraksi pada Minggu (5/5/2019) lalu.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Ady Wibowo mengatakan, video yang viral tersebut membuat warga resah karena menggambarkan para anggota gangster yang mengacungkan senjata tajam saat berkonvoi.

"Perbuatan tersebut direkam oleh para pelaku yang akhirnya mereka viralkan di media sosial yang menimbulkan keresahan warga," kata Ady dalam keterangan tertulis, Selasa (7/5/2019).

Dalam video tersebut, terlihat para anggota gangster menaiki sejumlah sepeda motor sambil berteriak dan mengacungkan senjata tajam saat melintas di Jalan Raya Tambun Rengas, Cakung.

Baca juga: Video Viral Gangster Bersenjata, Polisi Bekuk 7 Orang


Ady menuturkan, mereka melakukan aksi tersebut setelah berupaya memanas-manasi warga setempat untuk tawuran.

"Namun tidak ada warga yang terpancing sehingga para pelaku berputar-putar di jalan umum dengan berteriak-teriak sambil mengacung-acungkan senjata tajam," ujar Ady.

Adapun lewat video viral itulah akhirnya polisi menbekuk tujuh orang pemuda yang terdapat dalam video. Ketujuhnya ditangkap pada Senin kemarin.

Ketujuh remaja dan pemuda yang diamankan polisi berinisial GH, MR, IR, W, KJR, RF, dan AS. Adapun video gangster tersebut tersebar di sejumlah media sosial salah satunya lewat video yang diunggah akun Instagram @dkiinfo.

Baca juga: Remaja dalam Video Viral Gangster Bersenjata Berniat Tawuran

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Megapolitan
Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Megapolitan
Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Megapolitan
Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Megapolitan
Wali Kota Akui Kota Bekasi Belum Bebas Covid-19

Wali Kota Akui Kota Bekasi Belum Bebas Covid-19

Megapolitan
Masjid di Pancoran Gelar Shalat Jumat, Pemprov DKI: Semoga Tak Ada yang Terinfeksi

Masjid di Pancoran Gelar Shalat Jumat, Pemprov DKI: Semoga Tak Ada yang Terinfeksi

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Pangkas TKD PNS yang Tangani Covid-19

Pemprov DKI Tak Pangkas TKD PNS yang Tangani Covid-19

Megapolitan
Pohon Tumbang di Cipayung Timpa Mobil dan Rusak Instalasi Listrik

Pohon Tumbang di Cipayung Timpa Mobil dan Rusak Instalasi Listrik

Megapolitan
Batal Ditutup, Layanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Batal Ditutup, Layanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Megapolitan
Banyak Pelanggaran Protokol Kesehatan, Pengawasan Pasar Tradisional Diperketat Saat New Normal

Banyak Pelanggaran Protokol Kesehatan, Pengawasan Pasar Tradisional Diperketat Saat New Normal

Megapolitan
Insentif Pemungutan Pajak PNS DKI Dipangkas, Tunjangan Transportasi Pejabat Dicoret

Insentif Pemungutan Pajak PNS DKI Dipangkas, Tunjangan Transportasi Pejabat Dicoret

Megapolitan
Era New Normal, Polisi Disiagakan Periksa Kedisiplinan terhadap Protokol Kesehatan Covid-19

Era New Normal, Polisi Disiagakan Periksa Kedisiplinan terhadap Protokol Kesehatan Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X