Tunggu Eggi Sudjana dan Kivlan Zen, Massa Demo KPU Kompak Pakai Pita Kuning

Kompas.com - 09/05/2019, 14:26 WIB
Massa aksi kompak mengenakan pita kuning sebelum unjuk rasa ke KPU dan Bawaslu pada Kqmis (9/5/2019). KOMPAS.com / VITORIO MANTALEANMassa aksi kompak mengenakan pita kuning sebelum unjuk rasa ke KPU dan Bawaslu pada Kqmis (9/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Massa aksi yang tergabung dalam Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan dan Kebenaran (GERAK) sudah berkumpul di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat pada Kamis (9/5/2019) siang.

Pantauan Kompas.com, massa yang telah berkumpul sejak pukul 12.30 WIB. Hingga pukul 13.30 WIB, mereka masih bertahan di Lapangan Banteng.

Mereka kompak mengenakan pita berwarna kuning di lengan sembari menunggu Eggi Sudjana dan Kivlan Zen.

"Ini salah satunya tanda duka cita atas kecurangan demi kecurangan yang terjadi," ujar salah seorang peserta demo.

Sementara itu, salah satu koordinator massa Raydo Madjid mengatakan, penyematan pita kuning ini bertujuan untuk mengenali massa yang ikut aksi

"Biar enggak ada penyusup yang tidak diinginkan," ucap Raydo kepada wartawan.

Baca juga: KPU Nilai Rencana Unjuk Rasa Bikinan Kivlan dan Eggi Sangat Mengganggu

Raydo mengungkapkan, mereka masih menunggu kehadiran rekan-rekan lainnya hingga terkumpul semua di Lapangan Banteng.

"Pak Eggi dan Pak Kivlan juga rencananya ke sini. Tadi pagi mengabarkan, insya Allah hadir," kata Raydo.

Massa aksi berkumpul di Lapangan Banteng, Kamis (9/5/2019). Aksi yang digagas Eggi Sudjana dan Kivlan Zen ini berencana unjuk rasa ke Kantor KPU.KOMPAS.com/VITO Massa aksi berkumpul di Lapangan Banteng, Kamis (9/5/2019). Aksi yang digagas Eggi Sudjana dan Kivlan Zen ini berencana unjuk rasa ke Kantor KPU.

Massa memang direncanakan berkumpul pada pukul 13.00 WIB sebelum kemudian bergeser ke dua titik aksi secara berbarengan, yakni KPU dan Bawaslu.

Baca juga: Kivlan Zen dan Eggi Sudjana Inisiasi Aksi di KPU, Apa Tujuannya?

Mereka berencana mendesak kedua lembaga tersebut untuk membongkar kecurangan yang terjadi selama penghitungan suara.

"Ini bukan soal Jokowi-Ma'ruf, Prabowo-Sandi, ini soal kedaulatan rakyat. Jangan sampai kedaulatan bangsa digadaikan! Kita harus selamatkan demokrasi. Dari Lapangan Banteng kita akan ke Bawaslu, meminta Bawaslu untuk membongkar kecurangan di pemilu yang lalu," seru salah seorang orator yang berdiri di atas mobil.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X