Kompas.com - 10/05/2019, 15:17 WIB
Beberapa kendaraan yang terjebak di Jl. MH Thamrin arah Monas dipaksa putar balik karena tidak dapat menembus kerumunan massa aksi yang berdemo di muka gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Jumat (10/5/2019) siang. KOMPAS.com / VITORIO MANTALEANBeberapa kendaraan yang terjebak di Jl. MH Thamrin arah Monas dipaksa putar balik karena tidak dapat menembus kerumunan massa aksi yang berdemo di muka gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Jumat (10/5/2019) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Massa aksi  Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan dan Kebenaran (Gerak) yang diinisiasi oleh Kivlan Zen dan Eggi Sudjana memadati jalan di depan Gedung Bawaslu RI, Jumat (10/5/2019).

Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan MH Thamrin arah Monas ditutup. Massa membeludak hingga memenhi tiga lajur jalan MH Thamrin dan juga jalur khusus Transjakarta.

Sebelumnya, masih tersisa satu lajur untuk dilintasi pengendara. Namun, mulai pukul 14.40 pihak kepolisian akhirnya menutup akses Jl MH Thamrin arah Monas di Bundaran HI sekitar pukul 14.40 WIB.

Sejumlah kendaraan yang telanjur berada di ruas jalan ini diminta untuk balik arah ke Bundaran HI. Arus lalu lintas pun dialihkan ke sejumlah ruas jalan lain.

Baca juga: Massa Eggi dan Kivlan Penuhi Depan Bawaslu, Kendaraan Hanya Bisa Melintas Satu Lajur

"Dialihkan ke Jl. Teluk Betung, Sutan Syahrir, dan Imam Bonjol," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf kepada wartawan di lokasi, Jumat siang.

Selain akses jalan raya, rute Transjakarta arah Monas yang semestinya berhenti di halte Sarinah juga dipastikan steril dari bis yang melintas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk diketahui, massa aksi GERAK pada Jumat (10/5/2019) siang mengadakan demonstrasi menuntut Bawaslu membongkar kecurangan pada proses pemilu.

Sebelumnya, aksi serupa sempat dihelat Kamis (9/5/2019), namun massa membubarkan diri lantaran tak mengantongi izin kepolisian.

Baca juga: Ikut Aksi di Bawaslu, Emak-emak Ini Hias Kepala Pakai Daun Palem

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Validasi Status Vaksinasi, Kini Pembelian Tiket KA Jarak Jauh Wajib Sertakan NIK

Validasi Status Vaksinasi, Kini Pembelian Tiket KA Jarak Jauh Wajib Sertakan NIK

Megapolitan
Pengamen Tersangka Ekshibisionis di Sudirman Dijerat Pasal Berlapis

Pengamen Tersangka Ekshibisionis di Sudirman Dijerat Pasal Berlapis

Megapolitan
230 Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Pakai Layanan Hasil Tes PCR Keluar 3 Jam

230 Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Pakai Layanan Hasil Tes PCR Keluar 3 Jam

Megapolitan
Soal Rencana Konser BTS di JIS, Wagub DKI: Masih Dalam Penjajakan

Soal Rencana Konser BTS di JIS, Wagub DKI: Masih Dalam Penjajakan

Megapolitan
Masyarakat Bisa Gunakan Nopol RFS seperti Rachel Vennya, Ini Aturan dan Biayanya

Masyarakat Bisa Gunakan Nopol RFS seperti Rachel Vennya, Ini Aturan dan Biayanya

Megapolitan
Transjakarta Limpahkan Biaya Rumah Sakit Korban Kecelakaan di Cawang ke Operator Bus

Transjakarta Limpahkan Biaya Rumah Sakit Korban Kecelakaan di Cawang ke Operator Bus

Megapolitan
BPOM Periksa Sampel Nasi Kotak dari PSI yang Sebabkan Warga Koja Keracunan

BPOM Periksa Sampel Nasi Kotak dari PSI yang Sebabkan Warga Koja Keracunan

Megapolitan
Tersangka Pelaku Ekshibisionisme di Sudirman Ingin Wujudkan Fantasi Seksualnya

Tersangka Pelaku Ekshibisionisme di Sudirman Ingin Wujudkan Fantasi Seksualnya

Megapolitan
Mau Pakai Data Dukcapil untuk Kurangi Target Vaksinasi Covid-19 , Wali Kota Depok: Siap-siap PPKM Level 1

Mau Pakai Data Dukcapil untuk Kurangi Target Vaksinasi Covid-19 , Wali Kota Depok: Siap-siap PPKM Level 1

Megapolitan
Wali Kota Depok Klaim 25 Kelurahan Bebas Kasus Aktif Covid-19

Wali Kota Depok Klaim 25 Kelurahan Bebas Kasus Aktif Covid-19

Megapolitan
Dalami Riwayat Kesehatan Korban, Polisi Bakal Panggil Istri Sopir Transjakarta yang Tewas dalam Kecelakaan

Dalami Riwayat Kesehatan Korban, Polisi Bakal Panggil Istri Sopir Transjakarta yang Tewas dalam Kecelakaan

Megapolitan
14 Warga Sekolah di Tangsel Reaktif, Dinkes: Negatif Covid-19 Setelah Dites PCR

14 Warga Sekolah di Tangsel Reaktif, Dinkes: Negatif Covid-19 Setelah Dites PCR

Megapolitan
2 Maling Motor Ditangkap dan Digebuk Warga di Duren Sawit

2 Maling Motor Ditangkap dan Digebuk Warga di Duren Sawit

Megapolitan
Fakta Pria Masturbasi di Jok Motor Perempuan, Kerap Buntuti Wanita lalu Halusinasi Sedang Kencan

Fakta Pria Masturbasi di Jok Motor Perempuan, Kerap Buntuti Wanita lalu Halusinasi Sedang Kencan

Megapolitan
Polisi Periksa Satpam RS di Salemba Terkait Dugaan Pengeroyokan yang Tewaskan Warga

Polisi Periksa Satpam RS di Salemba Terkait Dugaan Pengeroyokan yang Tewaskan Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.