Kompas.com - 10/05/2019, 16:24 WIB
Video yang menunjukkan sekelompok anak muda membawa senjata tajam di Manggarai, Jakarta Selatan. Video ini viral di media massa. Tangkapan layar akun instagram @lambe_turahVideo yang menunjukkan sekelompok anak muda membawa senjata tajam di Manggarai, Jakarta Selatan. Video ini viral di media massa.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekelompok pengendara motor terekam berkendara ugal-ugalan dan membawa senjata tajam pada malam hari. 

Rekaman video tersebut menjadi viral di media sosial. Peristiwa tersebut diduga terjadi di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2019) pagi. 

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kebenaran video tersebut. 

Baca juga: Lagi Asyik Nongkrong, Remaja Dibacok Pengendara Motor hingga Tewas

"Itu kami dalami dulu (video). Kami lihat dulu apakah betul itu terowongannya," ujar Indra saat dikonfirmasi, Jumat. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

. Duhhh heran yaaa ama mereka Puasa puasa bukannya nyari berkah malah nyari keributan . Diduga sekelompok geng motor yang didominasi ABG melakukan aksi tidak terpuji pada kamis malam . Mereka melakukan konvoi dari arah setiabudi bahkan membawa senjata tajam dan sempat melukai pengguna jalan lain di kawasan pramuka . Beruntung warga dibantu ojek online dan petugas kepolisian bertindak cepat Sebagian dari mereka berhasil diamankan dan pihak kepolisian masih mengejar pelaku lainnya . Kejarrr terus pak ampe dapat Biar kapok tuch bocah

A post shared by Bukan Akun Haters / Fanbase ???? (@lambe_turah) on May 9, 2019 at 1:56pm PDT

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengatakan, tidak ada laporan warga terkait peristiwa tersebut.

Oleh karena itu, pihaknya tidak memeriksa saksi dan hanya memeriksa video yang tengah viral tersebut.

"Mungkin kalau ada tawuran, kan, ada laporan, tetapi, kan, ini enggak ada. Bisa saja dia cuma lewat-lewat saja. Laporan tidak ada dan kita perlu bukti apakah betul gambar itu kemarin," katanya. 

Baca juga: Seorang Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Batam

Selain memeriksa kebenaran video, pihaknya tetap melakukan patroli di beberapa titik di Jakarta Selatan untuk mengantisipasi terjadinya tawuran antarwarga selama bulan Ramadhan.

"Jadi kami tetap antisipasi, patroli, penyuluhan dan kami melarang juga ada kegiatan sahur on the road karena itu bisa jadi potensi konflik," ujar Indra. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Laga Perdana Lapangan Latih JIS: Pemprov DKI Jakarta Vs DPRD

Laga Perdana Lapangan Latih JIS: Pemprov DKI Jakarta Vs DPRD

Megapolitan
Dua Jambret Terjatuh Usai Rampas Ponsel Seorang Ibu di Duren Sawit

Dua Jambret Terjatuh Usai Rampas Ponsel Seorang Ibu di Duren Sawit

Megapolitan
21 Hari Berlalu, Polisi Masih Selidiki Kasus 5 Orang Tewas di Gorong-gorong Cipondoh

21 Hari Berlalu, Polisi Masih Selidiki Kasus 5 Orang Tewas di Gorong-gorong Cipondoh

Megapolitan
Pohon Tumbang di Palmerah, Timpa Motor dan Warung

Pohon Tumbang di Palmerah, Timpa Motor dan Warung

Megapolitan
Viral Spanduk Lapor Polisi jika Diminta Uang Parkir di Indomaret, Ini Tanggapan Polisi

Viral Spanduk Lapor Polisi jika Diminta Uang Parkir di Indomaret, Ini Tanggapan Polisi

Megapolitan
Komisi A DPRD DKI Minta Inspektorat Selidiki Pinjaman Rp 264,5 Kelurahan Duri Kepa

Komisi A DPRD DKI Minta Inspektorat Selidiki Pinjaman Rp 264,5 Kelurahan Duri Kepa

Megapolitan
Tarif Tes PCR di Soekarno-Hatta Rp 275.000 untuk Hasil Keluar Setelah 3 Jam dan 24 Jam

Tarif Tes PCR di Soekarno-Hatta Rp 275.000 untuk Hasil Keluar Setelah 3 Jam dan 24 Jam

Megapolitan
Pemkot Tangsel Mulai Uji Coba Pembukaan Kolam Renang, Pengunjung Maksimal 25 Persen

Pemkot Tangsel Mulai Uji Coba Pembukaan Kolam Renang, Pengunjung Maksimal 25 Persen

Megapolitan
Sopir Truk Diperiksa Terkait Tewasnya Polisi yang Terlindas di Tol Cikampek

Sopir Truk Diperiksa Terkait Tewasnya Polisi yang Terlindas di Tol Cikampek

Megapolitan
Polisi Tewas Terlindas Truk di Jalan Tol, Sopir Sempat Kabur

Polisi Tewas Terlindas Truk di Jalan Tol, Sopir Sempat Kabur

Megapolitan
Kasatpol PP Jakbar Bantah Anggotanya Terima Uang Saat Sidak di Rumah Makan

Kasatpol PP Jakbar Bantah Anggotanya Terima Uang Saat Sidak di Rumah Makan

Megapolitan
Mulai Hari Ini, Tarif Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta Turun Jadi Rp 275.000

Mulai Hari Ini, Tarif Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta Turun Jadi Rp 275.000

Megapolitan
Banksasuci di Tangerang Digusur demi Upaya Pencegahan Banjir

Banksasuci di Tangerang Digusur demi Upaya Pencegahan Banjir

Megapolitan
Batu Penggilingan Abad Ke-17 Dipindahkan dari Trotoar TB Simatupang ke Condet

Batu Penggilingan Abad Ke-17 Dipindahkan dari Trotoar TB Simatupang ke Condet

Megapolitan
Penjelasan Pemprov DKI Tak Penuhi Pembayaran Ganti Rugi Korban Penggusuran Rusunami Petamburan

Penjelasan Pemprov DKI Tak Penuhi Pembayaran Ganti Rugi Korban Penggusuran Rusunami Petamburan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.