Rekapitulasi KPU Kota Bekasi: Prabowo-Sandiaga Unggul di 11 Kecamatan, Jokowi-Ma'ruf 1 Kecamatan

Kompas.com - 11/05/2019, 08:07 WIB
Suasana pleno rekapitulasi suara Kota Bekasi pada pemilu 2019 di Kantor KPU Kota Bekasi, Jumat (10/5/2019). KOMPAS.com/DEAN PAHREVISuasana pleno rekapitulasi suara Kota Bekasi pada pemilu 2019 di Kantor KPU Kota Bekasi, Jumat (10/5/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

BEKASI, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi selesai menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilpres 2019.

Hasilnya, pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul atas pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Kota Bekasi.

"Untuk pasangan calon nomor urut 01 yaitu sebanyak 617.907 suara atau setara dengan 45,1 persen. Sedangkan untuk pasangan 02 yaitu sebanyak 752.254 suara atau setara dengan 54,9 persen," kata Komisioner divisi teknis pelaksanaan KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa di Kantor KPU Kota Bekasi, Jumat (10/5/2019).

Baca juga: Rekapitulasi Sementara: Prabowo-Sandi Unggul di 4 Kecamatan Jaktim

Dari perolehan itu jumlah suara sah yakni 1.370.161 suara. Sedangkan jumlah suara tidak sah yakni 18.542 suara dan jumlah suara sah dah tidak sah yaitu 1.388.703 suara.

Dari 12 kecamatan di Kota Bekasi, Prabowo-Sandiaga unggul di 11 kecamatan yakni, Kecamatan Bekasi Timur, Bekasi Barat, Bekasi Utara, Bekasi Selatan, Rawalumbu, Medansatria, Bantar Gebang, Pondok Gede, Jatiasih, Jatisampurna, dan Mustika Jaya.

Sedangkan, Jokowi-Ma'ruf unggul di satu kecamatan yakni Kecamatan Pondok Melati.

"Kita bersyukur tentu ini sinergi kita semua sehingga kita bisa menyelesaikan proses ini dengan baik. Kita bersyukur angka partisipasi kita cukup baik sebanyak 76,1 persen. Saat Pilkada kemarin itu 73 persen dan saat pemilu presiden sebelumnya itu 60,9 persen," ujar Ali.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Megapolitan
Ketika Anggota Ormas Mengaku 'Aparat' Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Ketika Anggota Ormas Mengaku "Aparat" Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Megapolitan
2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

Megapolitan
Cerita LHI Mengalami Kekerasan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta

Cerita LHI Mengalami Kekerasan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Fakta Tewasnya Briptu Andry, Ditabrak Anggota TNI yang Mengantuk Saat Berkendara

Fakta Tewasnya Briptu Andry, Ditabrak Anggota TNI yang Mengantuk Saat Berkendara

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Sebab Tewasnya Briptu Andry di Pondok Ranggon Terkuak | Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Bandara Soetta

[POPULER JABODETABEK] Sebab Tewasnya Briptu Andry di Pondok Ranggon Terkuak | Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Bandara Soetta

Megapolitan
Penuhi Panggilan Bawaslu Tangsel, Benyamin Davnie Berikan Klarifikasi Soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Penuhi Panggilan Bawaslu Tangsel, Benyamin Davnie Berikan Klarifikasi Soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Megapolitan
Kisah Pasien Covid-19 di Depok Sulit Cari Rumah Sakit dan Terbelit Administrasi karena Swab Mandiri

Kisah Pasien Covid-19 di Depok Sulit Cari Rumah Sakit dan Terbelit Administrasi karena Swab Mandiri

Megapolitan
Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Megapolitan
DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

Megapolitan
KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

Megapolitan
Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Megapolitan
Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Megapolitan
Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Megapolitan
Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X