Pengacara Bantah Kivlan Zen Hendak ke Luar Negeri Saat Dicegah di Bandara

Kompas.com - 11/05/2019, 14:50 WIB
Kuasa hukum Mayjen (Purn) Kivlan Zen, Prita Romadoni, memberi keterangan kepada wartawan di Bareskrim Mabes Polri, Sabtu (11/5/2019).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Kuasa hukum Mayjen (Purn) Kivlan Zen, Prita Romadoni, memberi keterangan kepada wartawan di Bareskrim Mabes Polri, Sabtu (11/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen, Pitra Romadoni, menyatakan kliennya hendak pergi ke Batam saat menerima surat pencegahan ke luar negeri di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (10/5/2019) sore kemarin.

Pitra membantah kliennya ingin berpergian ke luar negeri sebagaimana yang diberitakan oleh sejumlah media massa.

"Dia berangkat ke Singapura atau Brunei, ditangkap ataupun tersangka, itu tidak benar adanya. Yang benar dia berangkat ke Batam," kata Pitra di Bareskrim Mabes Polri, Sabtu siang.

Baca juga: Kuasa Hukum Sebut Kivlan Zein Risih dan Keberatan Dibuntuti Polisi


Pitra mengemukakan, Kivlan terbang ke Batam untuk menemui keluarganya yang tinggal di sana.

Ia juga membantah ada penangkapan terhadap Kivlan.

"Hari ini dia bersama cucu-cucunya dan anaknya, tidak ada penangkapan terhadap beliau, tidak ada (status) tersangka terhadap beliau," ujar Pitra.

Sebelumnya diberitakan, mantan Kepala Staf Kostrad itu dicegah ke luar negeri karena diduga telah melakukan tindak pidana penyebaran berita bohong dan  makar.

Laporan terhadap Kivlan diajukan seorang wiraswasta bernama Jalaludin. Laporan tersebut tertanggal 7 Mei 2019.

Baca juga: Kivlan Zen Dicegah Bepergian ke Luar Negeri

Kivlan dituduh melanggar Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 an/atau Pasal 15, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 jo Pasal 110 jo Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis jo Pasal 107.

Saat ini, penyidikan kasus tersebut ditangani penyidik gabungan Mabes Polri dan Polda Metro Jaya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Bus Transpatriot Rute Baru Gratis sampai Awal September

Bus Transpatriot Rute Baru Gratis sampai Awal September

Megapolitan
Pastikan JIS Jadi Stadion Standar Internasional, Jakpro Koordinasi dengan FIFA

Pastikan JIS Jadi Stadion Standar Internasional, Jakpro Koordinasi dengan FIFA

Megapolitan
Dua Rute Baru Transpatriot Bekasi Resmi Beroperasi Mulai Hari Ini

Dua Rute Baru Transpatriot Bekasi Resmi Beroperasi Mulai Hari Ini

Megapolitan
Hari Ini, Kivlan Zen Diserahkan ke Kejari Jakarta Pusat

Hari Ini, Kivlan Zen Diserahkan ke Kejari Jakarta Pusat

Megapolitan
Polisi Kesulitan Tangkap Pak Ogah yang Lecehkan Pengendara Motor di Bintaro

Polisi Kesulitan Tangkap Pak Ogah yang Lecehkan Pengendara Motor di Bintaro

Megapolitan
Kontainer Hampir Tersangkut JPO Sebabkan Kemacetan Panjang di Jalan Sudirman Bekasi

Kontainer Hampir Tersangkut JPO Sebabkan Kemacetan Panjang di Jalan Sudirman Bekasi

Megapolitan
Polisi Imbau Apartemen dan Hotel Perketat Keamanan demi Hindari Tindakan Asusila

Polisi Imbau Apartemen dan Hotel Perketat Keamanan demi Hindari Tindakan Asusila

Megapolitan
Jakpro Tetap Bangun Jakarta Internasional Stadium Meski Lahannya Sengketa

Jakpro Tetap Bangun Jakarta Internasional Stadium Meski Lahannya Sengketa

Megapolitan
Ini Sebabnya Ganja Jadi Narkoba yang Paling Banyak Dipasarkan ke Mahasiswa

Ini Sebabnya Ganja Jadi Narkoba yang Paling Banyak Dipasarkan ke Mahasiswa

Megapolitan
Warga Jelupang Minta Kondisi Jalan Dikembalikan Seperti Awal

Warga Jelupang Minta Kondisi Jalan Dikembalikan Seperti Awal

Megapolitan
Ganggu Pejalan Kaki, PKL dan Ojol yang Kerap Mangkal di Trotoar Lenteng Agung Ditertibkan

Ganggu Pejalan Kaki, PKL dan Ojol yang Kerap Mangkal di Trotoar Lenteng Agung Ditertibkan

Megapolitan
Ancaman di Balik Ganja yang Memabukkan...

Ancaman di Balik Ganja yang Memabukkan...

Megapolitan
Nasib Nahas Orangtua, Tertimpa Pohon hingga Tewas Saat Tunggu Putrinya Ujian

Nasib Nahas Orangtua, Tertimpa Pohon hingga Tewas Saat Tunggu Putrinya Ujian

Megapolitan
Fakta Baru Kasus Obat Kedaluwarsa, Munculnya Korban Lain dan Dugaan Kesengajaan

Fakta Baru Kasus Obat Kedaluwarsa, Munculnya Korban Lain dan Dugaan Kesengajaan

Megapolitan
Gabion Pengganti Getih Getah di Bundaran HI...

Gabion Pengganti Getih Getah di Bundaran HI...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X