Gerebek Dua Tempat di Bekasi, BNN Sita 200 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi

Kompas.com - 12/05/2019, 11:47 WIB
Ratusan kilogram narkotika jenis sabu yang disita Badan Narkotika Nasional (BNN) di wilayah Bekasi, Jawa Barat, Minggu (12/5/2019). Dokumentasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik IndonesiaRatusan kilogram narkotika jenis sabu yang disita Badan Narkotika Nasional (BNN) di wilayah Bekasi, Jawa Barat, Minggu (12/5/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional ( BNN) temukan ratusan kilogram narkotika jenis sabu dan puluhan ribu pil ekstasi saat melakukan operasi penggerebekan di wilayah Bekasi, Jawa Barat.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Arman Depari mengatakan, awalnya pihaknya melakukan penggerebekan di wilayah Tambun, Kabupaten Bekasi pada Sabtu (11/5/2019) pukil 20.00 WIB. Dari situ ditemukan sekitar 100 kilogram sabu, 25.000 pil ekstasi, dan 4.000 butir happy five.

Kemudian dilakukan pengembangan dan penggerebekan menyasar di sebuah gudang di Jalan Lapangan Bola, Kranji, Kota Bekasi pada Minggu (12/5/2019) dini hari. Dari TKP kedua itu ditemukan kuranh lebih 89 kilogram sabu.

"Jumlah (total) barang bukti yang (BNN) sita sabu kurang lebih 200 kilogram, karena kita belum timbang secara pasti. Namun dari bungkus yang kita hitung kira-kira jumlahnya segitu," kata Arman dalam keterangannya, Minggu.


Baca juga: 5 Fakta Kericuhan Rutan Siak, Temuan Sabu hingga Rutan Dibakar dan Napi Kabur

Dari dua TKP itu, telah diamankan dua orang berinisial ZUL dan FAR yang berperan sebagai kurir dan pengedar kepada konsumennya.

Arman menjelaskan, ratusan kilogram sabu itu diduga berasal dari Malaysia dan diseberangkan ke wilayah Provinsi Riau untuk dibawa ke Pulau Jawa.

"Kemungkinan besar asal narkoba dari Malaysia yang disebrang kan melalui laut, lalu melalui jalur darat menggunakan truk tronton dicampur dengan kelapa untuk menyamarkan narkoba yang dibawa di dalam truk tersebut," ujar Arman.

Hingga saat ini, Arman menegaskan pihaknya masih memburu tersangka lainnya yang terlibat dalan peredaran, penyelundupan narkotika.

Baca juga: Diringkus Saat Edarkan Sabu, Pria Ini Gigit Puting Susu Polisi yang Menangkapnya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Megapolitan
Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Megapolitan
30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Megapolitan
Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Megapolitan
Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Megapolitan
1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

Megapolitan
Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Megapolitan
Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Megapolitan
Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Megapolitan
Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Megapolitan
Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Megapolitan
Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Megapolitan
Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Megapolitan
MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X