Ini 2 Penyebab Molornya Rekapitulasi Suara di Jakarta Timur

Kompas.com - 13/05/2019, 16:54 WIB
Ketua KPU DKI Betty Epsilon Idroos di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Minggu (12/5/2019). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARKetua KPU DKI Betty Epsilon Idroos di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Minggu (12/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Betty Epsilon mengatakan, sejumlah persoalan teknis menyebabkan rekapitulasi suara Pemilu 2019 di Jakarta Timur belum juga rampung hingga Senin (13/5/2019).

Betty menyoroti dua kendala teknis yang menyebabkan rekapitulasi suara di Jakarta Timur tak kunjung selesai.

"Kalau saya mendengar laporan dari kawan-kawan, masih banyak peserta pemilu yang ingin mengkroscek data C1 sebelum dituangkan di (tingkat) kota," ujar Betty kepada wartawan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin siang.

Baca juga: Jumlah TPS Lebih Banyak, Rekapitulasi Suara di Jaktim Jadi Lebih Lama

Hal ini terjadi akibat adanya ketidakcocokan data, sehingga peserta rapat pleno meminta penelusuran kembali formulir hingga surat suara.

"(Kroscek data) dilakukan dengan cara buka kotak di setiap lembaran yang dicoblos pemilih," ucapnya. 

Selain itu, lanjut dia, banyaknya jumlah TPS di Jakarta Timur juga menyebabkan rekapitulasi suara di wilayah tersebut lebih lama. 

Baca juga: Rekapitulasi KPU Sumsel: Prabowo Ungguli Jokowi di 16 Kabupaten/Kota

"Jakarta Timur juga jumlah TPS-nya cukup banyak, misalnya di Kecamatan Cakung, itu terbanyak di Jakarta. Ada 1.461 TPS," kata Betty. 

Kecamatan Cakung menjadi salah satu kecamatan di Jakarta Timur yang belum merampungkan rekapitulasi suara.

Selain itu, Kecamatan Duren Sawit dan Pulogadung juga belum menyerahkan hasil rekapitulasi suara. 

Baca juga: Rekapitulasi KPU Sumsel: Prabowo Ungguli Jokowi di 16 Kabupaten/Kota

Pihaknya ikut meninjau langsung proses rekapitulasi suara di Jakarta Timur, khususnya di tiga kecamatan tersebut untuk mempercepat proses koordinasi.

"Hari ini kami kroscek lagi ke kecamatan di Jakarta Timur. Teman-teman sudah kami bagi tugas untuk turun ke KPU Kota Jakarta Timur," ujarnya. 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Tanah Abang-Bogor Ditangkap

Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Tanah Abang-Bogor Ditangkap

Megapolitan
Sebelum Ditangkap, Djeni Hendak Tipu Pemodal Asal Bandung Rp 1,5 Miliar

Sebelum Ditangkap, Djeni Hendak Tipu Pemodal Asal Bandung Rp 1,5 Miliar

Megapolitan
Jaksa Agung Siap Terima Berkas Kasus Penusukan Wiranto

Jaksa Agung Siap Terima Berkas Kasus Penusukan Wiranto

Megapolitan
Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Ponsel di Wilayah Kebon Jeruk

Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Ponsel di Wilayah Kebon Jeruk

Megapolitan
Ketika Dijenguk Jaksa Agung, Wiranto Nostalgia Kenangan Tugas di Jawa Timur

Ketika Dijenguk Jaksa Agung, Wiranto Nostalgia Kenangan Tugas di Jawa Timur

Megapolitan
Berawal Lihat-lihatan, Pria di Bekasi Tewas Ditusuk Pria Lansia

Berawal Lihat-lihatan, Pria di Bekasi Tewas Ditusuk Pria Lansia

Megapolitan
Bayar Uang Sekolah, Alasan Perampok Bercelurit di Bekasi Satroni Tempat Cuci Steam

Bayar Uang Sekolah, Alasan Perampok Bercelurit di Bekasi Satroni Tempat Cuci Steam

Megapolitan
Gelapkan 62 Mobil, Djeni Juga Tipu Perusahaan Leasing

Gelapkan 62 Mobil, Djeni Juga Tipu Perusahaan Leasing

Megapolitan
Pasca-penusukan Wiranto, Nila F Moeloek Kaget Diikuti Ratusan Polisi

Pasca-penusukan Wiranto, Nila F Moeloek Kaget Diikuti Ratusan Polisi

Megapolitan
Tiga Perampok Bercelurit di Bekasi Ditangkap, Dua Pelaku Masih di Bawah Umur

Tiga Perampok Bercelurit di Bekasi Ditangkap, Dua Pelaku Masih di Bawah Umur

Megapolitan
DPRD DKI Sudah Harus Pikirkan Posisi Jakarta manakala Ibu Kota Pindah

DPRD DKI Sudah Harus Pikirkan Posisi Jakarta manakala Ibu Kota Pindah

Megapolitan
Melayani Pasien Kurang Mampu, Ini Syarat untuk Menginap di Rumah Singgah Peduli

Melayani Pasien Kurang Mampu, Ini Syarat untuk Menginap di Rumah Singgah Peduli

Megapolitan
Gelapkan 62 Mobil Seorang Diri, Djeni Raup Rp 2,5 Miliar

Gelapkan 62 Mobil Seorang Diri, Djeni Raup Rp 2,5 Miliar

Megapolitan
Nila F Moeloek: Sebelum ke Pandeglang, Wiranto ke Wamena Masih Aman

Nila F Moeloek: Sebelum ke Pandeglang, Wiranto ke Wamena Masih Aman

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Djeni Penggelap 62 Mobil Rental, Licin hingga Harus Dijebak

Kronologi Penangkapan Djeni Penggelap 62 Mobil Rental, Licin hingga Harus Dijebak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X