Kompas.com - 13/05/2019, 21:03 WIB
Kondisi RT 011, RW 005, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, usai dilanda kebakaran pada Sabtu (11/5/2019) malam. KOMPAS.com/DEAN PAHREVIKondisi RT 011, RW 005, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, usai dilanda kebakaran pada Sabtu (11/5/2019) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Camat Pademangan, Jakarta Utara, Mumu Mujtahid mengatakan, rumah-rumah yang terbakar di Kampung Bandan, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara pada Sabtu (11/5/2019) lalu berdiri di atas tanah milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).

"Kalau tanah itu milik PT KAI, tapi bangunannya milik masyarakat dan mereka sudah tinggal di sana sejak lama," kata Mumu, Senin.

Menurut Mumu, lahan tersebut sempat hendak dibebaskan untuk dibangun hotel tetapi warga menolaknya.

Baca juga: Korban Kebakaran di Kampung Bandan Berharap Diberi Rumah Sementara

"Setelah itu pengembang juga tidak tertarik karena letaknya dekat dengan rel kereta api," tambah Mumu.

Saat ini, Mumu masih menunggu keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait pembangunan kembali rumah warga yang terbakar itu di lokas itu.

"Ada wacana akan dibangun rumah susun, tapi masih wacana. Saya masih menunggu keputusan Pak Gubernur," kata dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Soal status kepemilikan lahan, Mumu mengatakan dalam proses pembangunan kawasan tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan PT KAI.

"Nanti dalam proses pembangunannya kami akan berkoordinasi dan bekerjasama dengan PT KAI," kata dia.

Pihak PT KAI, saat dikontak terkait status lahan itu, belum memberikan respons.

Sebanyak 450 rumah hangus terbakar di lokasi itu Sabtu lalu. Peristiwa itu menyebabkan 3.500 warga kehilangan tempat tinggal.

Baca juga: Anies Minta Korban Kebakaran Kampung Bandan Tak Khawatirkan Dokumen yang Terbakar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, hari Minggu lalu di posko pengungsian para korban, berjanji untuk membantu masyarakat mencetak surat kependudukan yang hangus terbakar.

"Selama datang dengan bukti-bukti lengkap, insya Allah nanti akan diberikan penggantinya, termasuk juga KTP, KK, surat buku nikah, banyak yang terbakar semua. Kami sudah siapkan, begitu semua masyarakat lapor akan langsung kami siapkan penggantinya," ujar Anies.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumitnya Memindahkan Tugu Jam Thamrin demi Pembangunan MRT Fase 2

Rumitnya Memindahkan Tugu Jam Thamrin demi Pembangunan MRT Fase 2

Megapolitan
IDAI: Risiko Anak Terpapar Covid-19 Sama Besar dengan Dewasa

IDAI: Risiko Anak Terpapar Covid-19 Sama Besar dengan Dewasa

Megapolitan
Hari Ini Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas, Khusus Pemilik KTP Kota Tangerang hingga Digelar Door to Door

Hari Ini Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas, Khusus Pemilik KTP Kota Tangerang hingga Digelar Door to Door

Megapolitan
PPDB 2021 Jalur Zonasi: Ini Daftar SD di Jakarta Barat

PPDB 2021 Jalur Zonasi: Ini Daftar SD di Jakarta Barat

Megapolitan
PPDB SMA di Kota Tangerang Digelar Hari ini, Berikut Persyaratan hingga Lokasi Sekolahnya

PPDB SMA di Kota Tangerang Digelar Hari ini, Berikut Persyaratan hingga Lokasi Sekolahnya

Megapolitan
 PPDB 2021 Jalur Zonasi: Ini Daftar SD di Jakarta Timur

PPDB 2021 Jalur Zonasi: Ini Daftar SD di Jakarta Timur

Megapolitan
PPDB SMA di Tangsel Dimulai Hari Ini, Berikut Jadwal hingga Syarat Pendaftarannya

PPDB SMA di Tangsel Dimulai Hari Ini, Berikut Jadwal hingga Syarat Pendaftarannya

Megapolitan
Ini Daftar Sekolah Swasta yang Ikut Program PPDB Bersama DKI Jakarta 2021

Ini Daftar Sekolah Swasta yang Ikut Program PPDB Bersama DKI Jakarta 2021

Megapolitan
Hari Ini Pendaftaran PPDB Bersama Jalur Afirmasi untuk SMA Swasta, Berikut Informasinya

Hari Ini Pendaftaran PPDB Bersama Jalur Afirmasi untuk SMA Swasta, Berikut Informasinya

Megapolitan
PPDB Jalur Zonasi Dibuka, Ini Pembagian Zonasi SD di Seluruh Jakarta

PPDB Jalur Zonasi Dibuka, Ini Pembagian Zonasi SD di Seluruh Jakarta

Megapolitan
Tangsel Belum Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Masyarakat Berusia 18 Tahun ke Atas

Tangsel Belum Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Masyarakat Berusia 18 Tahun ke Atas

Megapolitan
UPDATE 20 Juni: Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi Terjadi di Jakarta Timur

UPDATE 20 Juni: Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi Terjadi di Jakarta Timur

Megapolitan
 PPDB Jakarta Jalur Zonasi SD Dimulai Hari Ini, Berikut Zonasi Sekolah, Jadwal, hingga Cara Daftar

PPDB Jakarta Jalur Zonasi SD Dimulai Hari Ini, Berikut Zonasi Sekolah, Jadwal, hingga Cara Daftar

Megapolitan
UPDATE 20 Juni: 653 Kasus Baru Covid-19 di Depok, Rekor Baru Selama Pandemi

UPDATE 20 Juni: 653 Kasus Baru Covid-19 di Depok, Rekor Baru Selama Pandemi

Megapolitan
Pasien Covid-19 Kabupaten Bekasi Kini 1.738 Orang

Pasien Covid-19 Kabupaten Bekasi Kini 1.738 Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X