Amien Rais, Rizieq Shihab, dan Bachtiar Nasir Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Makar

Kompas.com - 14/05/2019, 21:32 WIB
Amien Rais, Rizieq Shihab, Bachtiar Nasir.KOMPAS/KRISTIANTO PURNOMO/RADITYA HELABUMI/WISNU WIDIANTORO Amien Rais, Rizieq Shihab, Bachtiar Nasir.


JAKARTA, KOMPAS.com — Politikus PDI-P, Dewi Tanjung, melaporkan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Naisonal (PAN) Amien Rais, pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, dan ustaz Bachtiar Nasir ke Polda Metro Jaya, Selasa (14/5/2019).

Sebelumnya, Dewi melaporkan Eggi Sudjana yang kini menjadi tersangka kasus dugaan makar.

"Hari ini saya bersama tim lawyer saya melaporkan Amien Rais dan kawan-kawan. Di dalam ini ada Habib Rizieq dan Bachtiar Nasir," ujar Dewi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa malam.


Menurut Dewi, ia melaporkan ketiga orang tersebut atas tuduhan yang sama dengan Eggi Sudjana, yakni makar terkait seruan people power.

Ia sebenarnya ingin melaporkan bersama dengan melaporkan Eggi, tetapi saat itu kurang alat bukti.

Baca juga: Bela Eggi Sudjana, Menurut Fadli Zon Tuduhan Makar Tak Bisa Hanya Berdasarkan Ucapan

Laporan Dewi atas sangkaan makar terhadap Amien Rais dkk telah diterima Polda Metro Jaya dengan nomor register LP/2998/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimum.

Dewi membawa empat alat bukti berupa video orasi Amien, Rizieq, dan Bachtiar yang dinilai mengandung unsur makar di dalam satu CD.

"Orasinya Bapak Amien Rais di depan KPU tanggal 31 Maret waktu demo. Waktu itu saya sempat lihat makanya saya laporkan. Habib Rizieq waktu itu saya lihat di video yang beredar di WhatsApp group, dia menyerukan people power dan meminta Jokowi turun," kata Dewi.

"Bachtiar Nasir saya lihat di YouTube. Dia menyerukan revolusi-revolusi, berkali-kali," ucap Dewi lagi.

Politikus PDI-P Dewi Tanjung melaporkan Amien Rais, Rizieq Shihab, dan Bachtiar Nasir ke Polda Metro Jaya pada Selasa (14/5/2019) atas sangkaan makar.KOMPAS.com/Vitorio Mantalean Politikus PDI-P Dewi Tanjung melaporkan Amien Rais, Rizieq Shihab, dan Bachtiar Nasir ke Polda Metro Jaya pada Selasa (14/5/2019) atas sangkaan makar.

Dengan laporan ini, Dewi berharap, proses hukum yang membelit Eggi Sudjana juga dilakukan terhadap Amien, Rizieq, dan Bachtiar.

"Ya, harapan yang sama. Saya berharap tiga-tiganya sampai ke pengadilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, berempat dengan Eggi," ujar Dewi.

Ia mengaku masih menyimpan nama-nama selain Amien Rais, Rizieq Shihab, dan Bachtiar Nasir untuk dilaporkan atas sangkaan yang sama. Namun, Dewi belum mau membuka nama-nama tersebut.

Baca juga: Kamis, Bachtiar Nasir Diperiksa sebagai Saksi Eggi Sudjana

Terdekat, ia berencana menyurati Duta Besar Arab Saudi untuk memulangkan Rizieq dan Bachtiar yang berada di Arab Saudi.

"Ada lagi sebenarnya yang mau dilaporkan, tapi menyusul, bertahap semua. Saya juga berpikir ingin bikin surat ke Dubes Arab Saudi untuk memulangkan Habib Rizieq dan Bachtiar Nasir," kata dia.



Terkini Lainnya

Pedagang Kopi Starling yang Untung 3 Kali Lipat Saat 22 Mei: Mending Dapat seperti Biasa daripada Ribut Begini...

Pedagang Kopi Starling yang Untung 3 Kali Lipat Saat 22 Mei: Mending Dapat seperti Biasa daripada Ribut Begini...

Megapolitan
Cerita Emak-emak Pendukung Prabowo-Sandiaga Setia hingga Tengah Malam di MK

Cerita Emak-emak Pendukung Prabowo-Sandiaga Setia hingga Tengah Malam di MK

Megapolitan
Keluar Gedung MK, Hashim dan Bambang Widjojanto Disambut Emak-emak

Keluar Gedung MK, Hashim dan Bambang Widjojanto Disambut Emak-emak

Megapolitan
Tiba di MK, Hashim Djojohadikusumo Salami Pendukung Prabowo-Sandi

Tiba di MK, Hashim Djojohadikusumo Salami Pendukung Prabowo-Sandi

Megapolitan
Tambah Separator Beton, Polisi Tingkatkan Keamanan di Bawaslu

Tambah Separator Beton, Polisi Tingkatkan Keamanan di Bawaslu

Megapolitan
Amien Rais Bawa Buku Jokowi People Power Sebagai Referensi

Amien Rais Bawa Buku Jokowi People Power Sebagai Referensi

Megapolitan
Amien Rais: People Power Itu Enteng-entengan, Bukan untuk Menjatuhkan Presiden

Amien Rais: People Power Itu Enteng-entengan, Bukan untuk Menjatuhkan Presiden

Megapolitan
ASN Kabupaten Bekasi Dilarang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik

ASN Kabupaten Bekasi Dilarang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik

Megapolitan
Kerusakan Fasilitas Publik akibat Kerusuhan 22 Mei Rugikan DKI Rp 465 Juta

Kerusakan Fasilitas Publik akibat Kerusuhan 22 Mei Rugikan DKI Rp 465 Juta

Megapolitan
Anggota TGUPP Jadi Pengacara Prabowo, Anies: Tak Ada Konflik Kepentingan

Anggota TGUPP Jadi Pengacara Prabowo, Anies: Tak Ada Konflik Kepentingan

Megapolitan
Sejumlah Artis Bagikan Takjil buat Anggota TNI-Polri yang Berjaga di MK

Sejumlah Artis Bagikan Takjil buat Anggota TNI-Polri yang Berjaga di MK

Megapolitan
Anies Mengaku Diundang ke Pertemuan Prabowo dan Kalla

Anies Mengaku Diundang ke Pertemuan Prabowo dan Kalla

Megapolitan
Jalan MH Thamrin Masih Ditutup, Warga Manfaatkan untuk Berfoto

Jalan MH Thamrin Masih Ditutup, Warga Manfaatkan untuk Berfoto

Megapolitan
Sandiaga: Kami Tidak Siapkan Massa ke Mahkamah Konstitusi

Sandiaga: Kami Tidak Siapkan Massa ke Mahkamah Konstitusi

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Ancam Bunuh Jokowi dan Hina Wiranto

Polisi Tangkap Pria yang Ancam Bunuh Jokowi dan Hina Wiranto

Megapolitan

Close Ads X