Temuan Ribuan C1 Boyolali di Menteng Dinyatakan Bukan Pelanggaran Pemilu

Kompas.com - 15/05/2019, 15:01 WIB
Kardus berisi ribuan formulit C1 asal Boyolali, Jawa Tengah yang ditemukan polisi di Jakarta Pusat, Senin (6/5/2019). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARKardus berisi ribuan formulit C1 asal Boyolali, Jawa Tengah yang ditemukan polisi di Jakarta Pusat, Senin (6/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus temuan dua kardus formulir C1 asal Boyolali di Menteng, Jakarta Pusat dinyatakan tidak memenuhi unsur pelanggaran pemilu.

Ketua Bawaslu Jakarta Pusat Halman mengatakan, hal ini diputuskan setelah pemeriksaan saksi-saksi dan investigasi selama sepuluh hari.

"Ya, jadi hasil investigasinya setelah kami lakukan penelusuran, kemudian kajian sampai pada kesimpulan bahwa dari keterangan para saksi kemudian kaitkan ketentuan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, memang peristiwa itu kami simpulkan tidak memenuhi unsur sebagai pelanggaran pemilu," ucap Halman kepada Kompas.com, Rabu (15/5/2019).

Baca juga: 5 Fakta Temuan 2 Kardus Berisi C1 Boyolali di Menteng, Diduga Palsu hingga Ada Perbedaan Data


Beberapa saksi yang diperiksa saat penelusuran tersebut merupakan sopir taksi online yang membawa dua kardus formulr C1 tersebut, petugas kepolisian yang bertugas saat penemuan dua kardus, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Untuk pengirim dua kardus formulir C1 yakni R tidak bisa dilacak Bawaslu.

"Kalau dari sopir dia murni sopir taksi online yang menerima orderan sebatas itu. Nah itu ada inisialnya R, tetapi sampai batas waktu kami melakukan investigasi yang bersangkutan kami hubungi, tetapi enggak bisa tersambung dan kami tidak tahu di mana alamatnya," ujarnya. 

Baca juga: Temuan Ribuan C1 di Menteng, Taufik Akan Laporkan Bawaslu ke DKPP

Dengan demikian, investigasi dihentikan dan tidak dijadikan temuan pelanggaran pemilu.

Sebelumnya, Bawaslu Jakarta Pusat menerima laporan dari Polres Jakarta Pusat mengenai penemuan dua kardus berisi puluhan ribu salinan form C1 asal Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Ketua Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu DKI Jakarta Puadi mengatakan, dua kardus form C1 itu ditemukan oleh Polres Jakarta Pusat saat tengah melakukan operasi lalu lintas di Menteng pada Sabtu (4/5/2019). 

Baca juga: Taufik Nilai Razia Kendaraan yang Temukan Ribuan C1 Janggal

"Kejadian sekitar 10.30, pas dibuka ada dua kardus yang ada tulisan C1 Kabupaten Boyolali kemudian Polres Jakpus mereka berkoordinasi dengan Bawaslu Jakpus karena wilayah pemilu ya lalu Bawaslu Jakpus koordinasi ke kami," ucap Puadi saat dihubungi Kompas.com, Senin (6/4/2019).

Kordiv SDM Bawaslu Jakarta Pusat Roy Sofia Patra Sinaga mengatakan, ribuan formulir tersebut diduga memuat catatan perolehan suara yang berbeda dengan hasil rekapitulasi di TPS.

Formulir ini diduga menguntungkan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca juga: Taufik Siap Diperiksa soal Temuan Ribuan C1 Boyolali di Menteng

"Yang kardus putih 2.006 C1 salinan, yang kardus cokelat 1.671. Menguntungkan 02," kata Roy saat dikonfirmasi.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

27 Orang Mengungsi akibat Kebakaran di Cawang

27 Orang Mengungsi akibat Kebakaran di Cawang

Megapolitan
Polisi Tangkap 3 Tersangka Pelaku Curanmor di Kebon Jeruk

Polisi Tangkap 3 Tersangka Pelaku Curanmor di Kebon Jeruk

Megapolitan
[POPULER MEGAPOLITAN]: Eggi Sudjana Ditangkap Lagi I Pedagang Nasi Goreng Masak 32.000 Porsi buat Relawan Jokowi-Ma'ruf

[POPULER MEGAPOLITAN]: Eggi Sudjana Ditangkap Lagi I Pedagang Nasi Goreng Masak 32.000 Porsi buat Relawan Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
BMKG: Jakarta Cerah, Suhu Kemungkinan Capai 36 Derajat Celsius

BMKG: Jakarta Cerah, Suhu Kemungkinan Capai 36 Derajat Celsius

Megapolitan
Usai Pelantikan Presiden, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Beroperasi Normal

Usai Pelantikan Presiden, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Beroperasi Normal

Megapolitan
Jokowi Disebut Tak Bisa Hadir, Relawan di Taman Pandang Istana Membubarkan Diri

Jokowi Disebut Tak Bisa Hadir, Relawan di Taman Pandang Istana Membubarkan Diri

Megapolitan
Eggi Sudjana Sering Jadi Pelanggan Jasa Pijat Tersangka Perakit Bom

Eggi Sudjana Sering Jadi Pelanggan Jasa Pijat Tersangka Perakit Bom

Megapolitan
Pengacara: Eggi Sudjana Ditangkap untuk Diklarifikasi sebagai Saksi Kasus Perakit Bom

Pengacara: Eggi Sudjana Ditangkap untuk Diklarifikasi sebagai Saksi Kasus Perakit Bom

Megapolitan
Polisi Geledah Rumah Eggi Sudjana, Ponselnya Diambil Jadi Barang Bukti

Polisi Geledah Rumah Eggi Sudjana, Ponselnya Diambil Jadi Barang Bukti

Megapolitan
Sedang Dalam Penangguhan Penahanan, Eggi Sudjana Kembali Ditangkap Polisi

Sedang Dalam Penangguhan Penahanan, Eggi Sudjana Kembali Ditangkap Polisi

Megapolitan
Relawan Jokowi-Ma'ruf Bubar, Sampah Berserakan di Kawasan Monas

Relawan Jokowi-Ma'ruf Bubar, Sampah Berserakan di Kawasan Monas

Megapolitan
BERITA FOTO: Parade Budaya Nusantara Meriahkan Perayaan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

BERITA FOTO: Parade Budaya Nusantara Meriahkan Perayaan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Berita Foto
Datang ke DPR dan Mengaku Presiden Terpilih, Pria Ini Diamankan Polisi

Datang ke DPR dan Mengaku Presiden Terpilih, Pria Ini Diamankan Polisi

Megapolitan
Reaksi Relawan yang Nobar di Monas Saat Dengar Jokowi Sebut Prabowo Sahabat Baik

Reaksi Relawan yang Nobar di Monas Saat Dengar Jokowi Sebut Prabowo Sahabat Baik

Megapolitan
Jokowi-Ma'ruf Resmi Dilantik, Relawan Bertepuk Tangan dan Bersorak Sorai

Jokowi-Ma'ruf Resmi Dilantik, Relawan Bertepuk Tangan dan Bersorak Sorai

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X