Demo di Depan Bawaslu RI, Massa Berbaju Hitam Bawa "Keranda Mayat"

Kompas.com - 15/05/2019, 16:28 WIB
Sejumlah massa berunjuk rasa di depan Bawaslu RI sambil membawa keranda mayat, di depan Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019) KOMPAS.com/ RYANA ARYADITA UMASUGISejumlah massa berunjuk rasa di depan Bawaslu RI sambil membawa keranda mayat, di depan Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Massa yang menamakan dirinya sebagai Gerakan Daulat Rakyat berunjuk rasa di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Massa yang mayoritas mengenakan kostum berwarna hitam tersebut datang membawa keranda mayat yang dibalut kain hitam. Keranda mayat tersebut bertuliskan "Telah Mati Demokrasi".

Mereka juga membawa papan bertuliskan "kejujuran keadilan vs bodoh serakah curang" dan "persekusi hukum terhadap rakyatnya sendiri apa sesuai perundangan?".

Baca juga: Demo di Depan Bawaslu, Massa Gerakan Daulat Rakyat Bawa Keranda Demokrasi

Koordinator GDR Sangap Surbakti mengatakan, keranda mayat itu dibawa sebagai simbol matinya demokrasi di negara ini.

Mereka juga menuntut agar tidak adanya kecurangan dalam pemilu ini.

"Ini gerakan sosial. Kami tidak akan berhenti karena demokrasi telah dibajak rezim saat ini. Bawaslu telah dihancurkan, demokrasi dihancurkan Bawaslu dan KPU," ucap Sangap di depan Bawaslu RI, Rabu (15/5/2019).

Baca juga: Massa Relawan Parpol Demo di Kantor KPU Jakarta Utara

Mereka juga meminta agar kekuasaan demokrasi tertinggi dikembalikan kepada rakyat, atau bukan kepada kubu 01 atau 02.

"Kami akan ambil mandat dari mereka. Karena kekuasaan tertinggi ada di rakyat. Ini kami terhimpun dari seluruh masyarakat. Bukan dari 01 atau 02," kata dia.

Meski ada unjuk rasa di depan Bawaslu, lalu lintas terpantau lancar.

Massa yang melakukan unjuk rasa hanya menggunakan setengah ruas jalan sehingga pengendara masih bisa melintas dengan lancar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris di Depok yang Pernah Berkunjung ke Suriah

Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris di Depok yang Pernah Berkunjung ke Suriah

Megapolitan
Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Megapolitan
Video Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Video Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Megapolitan
Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Megapolitan
Baju Bekas di Pasar Baru Tetap Eksis di Tengah Menjamurnya Online Shop

Baju Bekas di Pasar Baru Tetap Eksis di Tengah Menjamurnya Online Shop

Megapolitan
Polisi Gelar Rekonstruksi Perencanaan Bom Molotov oleh Dosen IPB

Polisi Gelar Rekonstruksi Perencanaan Bom Molotov oleh Dosen IPB

Megapolitan
DPRD DKI Hapus Anggaran untuk Rehabilitasi Rumah Dinas Lurah

DPRD DKI Hapus Anggaran untuk Rehabilitasi Rumah Dinas Lurah

Megapolitan
Bantah Tebang Pilih, Kuasa Hukum Kemenag Klaim Akan Ratakan Seluruh Bangunan di Lahan Proyek UIII

Bantah Tebang Pilih, Kuasa Hukum Kemenag Klaim Akan Ratakan Seluruh Bangunan di Lahan Proyek UIII

Megapolitan
JPO Akan Dipasang Alat yang Menonaktifkan Skuter Listrik Secara Otomatis

JPO Akan Dipasang Alat yang Menonaktifkan Skuter Listrik Secara Otomatis

Megapolitan
Rumah Aparat Lolos Penertiban Lahan untuk UIII, Warga Minta Keadilan

Rumah Aparat Lolos Penertiban Lahan untuk UIII, Warga Minta Keadilan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Tolak Prioritaskan Pegawai Honorer dalam Pendaftaran CPNS

Pemkot Tangsel Tolak Prioritaskan Pegawai Honorer dalam Pendaftaran CPNS

Megapolitan
Penertiban Kampung Bulak, Warga: Bongkar Juga RS Sentra Medika!

Penertiban Kampung Bulak, Warga: Bongkar Juga RS Sentra Medika!

Megapolitan
Polemik Penebangan Pohon Angsana di Trotoar, Dianggap Rusak Drainase dan Diganti Tabebuya

Polemik Penebangan Pohon Angsana di Trotoar, Dianggap Rusak Drainase dan Diganti Tabebuya

Megapolitan
Pembuatan SKCK untuk CPNS di Polres Jakbar Naik Tiga Kali Lipat

Pembuatan SKCK untuk CPNS di Polres Jakbar Naik Tiga Kali Lipat

Megapolitan
220 Pelamar di Kota Bogor Sudah Mendaftar CPNS pada Hari Pertama

220 Pelamar di Kota Bogor Sudah Mendaftar CPNS pada Hari Pertama

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X