Ada Rel Dwiganda, Keterlambatan KRL Lintas Bekasi Akan Berkurang Saat Arus Mudik

Kompas.com - 15/05/2019, 20:17 WIB
Penumpang KRL menempelkan kartu di pintu keluar Stasiun Cakung, Jakarta Timur, Jumat (12/4/2019). KOMPAS.com/ ARDITO RAMADHANPenumpang KRL menempelkan kartu di pintu keluar Stasiun Cakung, Jakarta Timur, Jumat (12/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT KAI belum bisa menjamin, adanya rel dwiganda (double-double track) di lintas Cakung-Jatinegara bisa menghilangkan keterlambatan perjalanan kereta rel listrik (KRL) lintas Bekasi pada arus mudik 2019 ini.

Pasalnya, rel dwiganda belum beroperasi sampai Stasiun Bekasi dan Stasiun Manggarai, sehingga KRL maupun kereta api jarak jauh (KAJJ) reguler dan tambahan khusus mudik masih perlu berbagi jalur.

"Double-double track yang saat ini belum keseluruhannya selesai. Maksudnya, lintas Cakung-Jatinegara sudah terpisah, tapi kan Cakung-Bekasi dan Jatinegara-Manggarai tetap ada persimpangan," kata Kepala Humas PT KAI Daop 1, Eva Chairunisa, lewat telepon, Rabu (15/5/2019) sore.

Baca juga: Uji Coba Double-double Track, KRL Terlambat hingga Petang

Meski begitu, Eva memastikan bahwa keterlambatan yang terjadi tak separah saat rel dwiganda belum beroperasi.

"Tetap ada perlambatan, karena sejak ada pembangunan di Stasiun Manggarai juga memang sudah ada perlambatan, kan, tetapi keterlambatan tidak mengganggu secara total," imbuhnya.

Ia menyebutkan, pihaknya telah melakukan pengaturan pola operasi untuk memastikan perjalanan KRL maupun KAJJ sama-sama lancar.

"Kami melalui tim bagian operasi sudah melakukan pengaturan pola operasi. Jadi, walaupun ada kereta tambahan untuk arus musik, dipastikan untuk perjalanan tetap lancar," ujar Eva.

PT KAI Daop 1 bakal menambah 20 KAJJ sebagai antisipasi arus mudik Lebaran 2019, di luar 58 KAJJ reguler yang sehari-hari melalui lintas Bekasi.

Rel dwiganda dari Jatinegara hingga Cakung telah beroperasi pada 12 April lalu. Adanya rel dwiganda membuat KRL dan KAJJ tidak perlu lagi berbagi jalur, sehingga masing-masing kereta tak perlu menunggu antrean masuk stasiun.

Baca juga: Double-double Track Akan Beroperasi, Apa Pengaruhnya bagi Penumpang KRL?

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masih Ada Genangan di Jalur KRL, PT KCI Tetap Berlakukan Rekayasa Perjalanan Kereta

Masih Ada Genangan di Jalur KRL, PT KCI Tetap Berlakukan Rekayasa Perjalanan Kereta

Megapolitan
Polisi Tetapkan 8 Tersangka Perusakan AEON Mall Jakarta Garden City

Polisi Tetapkan 8 Tersangka Perusakan AEON Mall Jakarta Garden City

Megapolitan
Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Transjakarta Masih Dialihkan dan Tak Beroperasi

Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Transjakarta Masih Dialihkan dan Tak Beroperasi

Megapolitan
Polisi Tangkap 8 Terduga Perusak Aeon Mall Jakarta Garden City, Mayoritas Anak

Polisi Tangkap 8 Terduga Perusak Aeon Mall Jakarta Garden City, Mayoritas Anak

Megapolitan
Mall AEON Jakarta Garden City Didemo Massa, Warga Cakung: Dulu Enggak Banjir

Mall AEON Jakarta Garden City Didemo Massa, Warga Cakung: Dulu Enggak Banjir

Megapolitan
Banjir Periuk Kota Tangerang, Gubernur Diminta Turun Tangan, Wali Kota Tuntut Pengembang

Banjir Periuk Kota Tangerang, Gubernur Diminta Turun Tangan, Wali Kota Tuntut Pengembang

Megapolitan
Doa Ibu untuk Sopir Taksi Online Mulia yang Bersedia Bawa Jenazah Bayinya...

Doa Ibu untuk Sopir Taksi Online Mulia yang Bersedia Bawa Jenazah Bayinya...

Megapolitan
Bekasi Butuh Sekitar Rp 4,4 Triliun untuk Atasi Banjir

Bekasi Butuh Sekitar Rp 4,4 Triliun untuk Atasi Banjir

Megapolitan
Viral Kisah Suami Istri Bawa Pulang Jenazah Bayinya dengan Taksi Online Setelah Ditolak Berkali-kali

Viral Kisah Suami Istri Bawa Pulang Jenazah Bayinya dengan Taksi Online Setelah Ditolak Berkali-kali

Megapolitan
BMKG: Rabu Pagi, Jakarta Hujan Merata, Kemudian Hujan Deras Dini Hari

BMKG: Rabu Pagi, Jakarta Hujan Merata, Kemudian Hujan Deras Dini Hari

Megapolitan
Ditanya Solusi Banjir, Anies: Waspada Saja

Ditanya Solusi Banjir, Anies: Waspada Saja

Megapolitan
Remaja 14 Tahun Meninggal Terseret Banjir Usai Selamatkan Dua Bocah

Remaja 14 Tahun Meninggal Terseret Banjir Usai Selamatkan Dua Bocah

Megapolitan
Seorang Santri Tewas, Diduga karena Terseret Arus Kali Mampang

Seorang Santri Tewas, Diduga karena Terseret Arus Kali Mampang

Megapolitan
Anies: Pengungsi akibat Banjir Berkisar 15.000 Jiwa

Anies: Pengungsi akibat Banjir Berkisar 15.000 Jiwa

Megapolitan
Kala Nasi Sarden Menjadi Menu Andalan Posko Banjir Cipinang Melayu

Kala Nasi Sarden Menjadi Menu Andalan Posko Banjir Cipinang Melayu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X