Tiket Kereta Api ke Jateng dan Jatim untuk H-7 Lebaran Hampir Ludes

Kompas.com - 15/05/2019, 23:18 WIB
Ilustrasi: Petugas Depo Lokomotif Semarang Poncol, Senin (18/3/2013) memperbaiki kondisi kereta api kelas ekonomi, bisnis dan eksekutif. PT Kereta Api Daerah Operasional IV menargetkan seluruh kereta api jarak jauh kelas ekonomi dan bisnis telah berpendingin udara pada April 2013.

KOMPAS/AMANDA PUTRIIlustrasi: Petugas Depo Lokomotif Semarang Poncol, Senin (18/3/2013) memperbaiki kondisi kereta api kelas ekonomi, bisnis dan eksekutif. PT Kereta Api Daerah Operasional IV menargetkan seluruh kereta api jarak jauh kelas ekonomi dan bisnis telah berpendingin udara pada April 2013.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiket kereta api tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk jadwal keberangkatan H-7 Lebaran atau 29 Mei 2019 nyaris habis terjual. Hal tersebut disampaikan Kepala Humas PT KAI Daop 1, Eva Chairunisa.

"Betul untuk keberangkatan H-7 sampai dengan H-1 Lebaran, untuk jarak jauh tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur mayoritas sudah banyak yang habis," kata Eva, Rabu (15/5/2019).

Eva menyarankan agar pemudik yang belum kebagian tiket kereta api segera memesan untuk keberangkatan lebih awal. Untuk keberangkatan sebelum H-7 Lebaran, tiket kereta api menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur masih tersedia.

Baca juga: PT KAI Daop 1 Tambah 20 Kereta Setiap Hari Saat Masa Mudik Lebaran

"Untuk masyarakat yang bertujuan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur yang belum mendapatkan tiket, dapat mencari ketersediaan pada H-10 sampai H-8," kata Eva.

"Tiket bisa dipesan melalui aplikasi KAI Access atau saluran pembelian lain yang tersedia," imbuhnya.

PT KAI Daop 1 akan menambah kereta api jarak jauh (KAJJ) guna mengantisipasi arus mudik mulai H-10 Lebaran atau pada 26 Mei 2019. Sebanyak 20 unit kereta tambahan yang terdiri dari 11 kereta kelas eksekutif, 1 kelas bisnis, 3 kelas ekonomi, dan 5 campuran, bakal menambah jumlah KAJJ reguler yang sebanyak 58 kereta.

Penambahan 20 KAJJ akan dilakukan hingga 16 Juni 2019 dan bisa menampung 199.242 pemudik selama 22 hari.

Jika ditambah kapasitas 58 kereta reguler, total kursi yang tersedia bagi pemudik pada Lebaran 2019 mendatang berjumlah 765.688 kursi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[UPDATE 20 Januari]: Muncul 59 Kasus Baru, Total 5.339 Kasus di Kota Tangerang

[UPDATE 20 Januari]: Muncul 59 Kasus Baru, Total 5.339 Kasus di Kota Tangerang

Megapolitan
UPDATE 20 Januari: Bertambah 14 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 4.410

UPDATE 20 Januari: Bertambah 14 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 4.410

Megapolitan
Kejari Kota Tangerang Buat 2 Inovasi Cegah Percaloan Layanan Tilang

Kejari Kota Tangerang Buat 2 Inovasi Cegah Percaloan Layanan Tilang

Megapolitan
Pemkot Tangerang Akan Berlakukan Sitem Looping di Simpang Tiga Gondrong

Pemkot Tangerang Akan Berlakukan Sitem Looping di Simpang Tiga Gondrong

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Mogok, Kios Daging di Tangsel Tutup

Pedagang Daging Sapi Mogok, Kios Daging di Tangsel Tutup

Megapolitan
Hari Ke-12 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Tim Sar Evakuasi 1 Kantong Serpihan Pesawat

Hari Ke-12 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Tim Sar Evakuasi 1 Kantong Serpihan Pesawat

Megapolitan
Update 20 Januari: Jaktim Sumbang Kasus Terbesar Covid-19 di Jakarta

Update 20 Januari: Jaktim Sumbang Kasus Terbesar Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Polisi Tangkap Terduga Penguras ATM di Poris Indah

Polisi Tangkap Terduga Penguras ATM di Poris Indah

Megapolitan
Kuasa Hukum: John Kei Tak Ada di Lokasi Pembunuhan Anak Buah Nus Kei

Kuasa Hukum: John Kei Tak Ada di Lokasi Pembunuhan Anak Buah Nus Kei

Megapolitan
Jakarta Masuki Periode Puncak Penambahan Kasus Covid-19 Efek Libur Panjang

Jakarta Masuki Periode Puncak Penambahan Kasus Covid-19 Efek Libur Panjang

Megapolitan
Pengguna Layanan Hotline Isolasi PMI Meningkat Seiring Naiknya Kasus Covid-19

Pengguna Layanan Hotline Isolasi PMI Meningkat Seiring Naiknya Kasus Covid-19

Megapolitan
Pemkot Bekasi Gandeng 2 BUMN untuk Atasi Kelangkaan Daging Sapi

Pemkot Bekasi Gandeng 2 BUMN untuk Atasi Kelangkaan Daging Sapi

Megapolitan
Layanan Konsultasi untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19, Bisa Hubungi Nomor Ini!

Layanan Konsultasi untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19, Bisa Hubungi Nomor Ini!

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Mogok, Pemprov DKI Minta Masyarakat Pilih Sumber Protein Alternatif

Pedagang Daging Sapi Mogok, Pemprov DKI Minta Masyarakat Pilih Sumber Protein Alternatif

Megapolitan
Kuasa Hukum: Uang yang Diberikan John Kei ke Anak Buah Bukan untuk Bunuh Nus Kei

Kuasa Hukum: Uang yang Diberikan John Kei ke Anak Buah Bukan untuk Bunuh Nus Kei

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X