Rekapitulasi Molor Lagi, KPU DKI Koordinasi dengan KPU RI dan Bawaslu DKI

Kompas.com - 15/05/2019, 23:32 WIB
Rekapitulasi penghitungan suara untuk wilayah DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019).KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA Rekapitulasi penghitungan suara untuk wilayah DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com- Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta berkoordinasi dengan KPU RI dan Bawaslu DKI karena rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat provinsi terancam molor.

Komisioner KPU DKI Jakarta Partono mengatakan, rapat pleno yang mestinya rampung pada Rabu (15/5/2019) terancam molor karena rekapitulasi di tingkat Kota Jakarta Timur belum juga selesai.

"Kami juga sudah berkirim surat ke KPU RI tadi sore jam 18.00 mengabarkan kondisi terkini di Jakarta Timur. Kami minta SE agar ada antisipasi kalau kami tidak bisa menetapkan tanggal 15 Mei," kata Partoni kepada wartawan.

Baca juga: Hasil Rekapitulasi Sementara: Prabowo-Sandiaga Unggul di 6 Kecamatan Jakarta Timur


Partono menuturkan, pihaknya tetap menggelar rapat pleno di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan hari ini.

Namun, rapat akan langsung diskors dan dilanjutkan pada Kamis pagi besok sambil meminta persetujuan Bawaslu DKI Jakarta dan peserta Pemilu.

"Kami minta saran dari Bawaslu DKI bagaimana menyikapi surat dari KPU RI, (rapat) akan kami skors sampai besok," ujar Partono.

Hari ini seharusnya menjadi batas akhir bagi KPU tingkat kota dan provinsi untuk menyelesaikan proses rekapitulasi sebelum masuk ke tingkat nasional.

Menurut rencana, rapat pleno di tingkat kota selambat-lambatnya akan selesai pada Rabu malam ini. Setelah itu, berkas dan dokumen hasil rekapitulasi akan langsung dibawa ke pleno tingkat provinsi.

Jakarta Timur menjadi satu-satunya wilayah di DKI Jakarta yang belum menyelesaikan proses rekapitulasi. Lima wilayah lainnya kini sudah selesai di rekapitulasi di tingkat provinsi DKI Jakarta.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Megapolitan
Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Megapolitan
Nunung Sempat Coba Bohongi Polisi Saat Ditangkap di Rumahnya

Nunung Sempat Coba Bohongi Polisi Saat Ditangkap di Rumahnya

Megapolitan
Fraksi PKB DPRD DKI: Wagub Enggak Perlu-perlu Banget, Tidak Urgent

Fraksi PKB DPRD DKI: Wagub Enggak Perlu-perlu Banget, Tidak Urgent

Megapolitan
Sempat Ditunda, Sidang Praperadilan 4 Pengamen Korban Salah Tangkap Digelar

Sempat Ditunda, Sidang Praperadilan 4 Pengamen Korban Salah Tangkap Digelar

Megapolitan
Seniman Instalasi Bambu Getih Getah Resah Publik Hanya Soroti Anggaran

Seniman Instalasi Bambu Getih Getah Resah Publik Hanya Soroti Anggaran

Megapolitan
Nunung Genggam Erat Tangan Suami Saat Sampaikan Permohonan Maaf

Nunung Genggam Erat Tangan Suami Saat Sampaikan Permohonan Maaf

Megapolitan
Ahok: Saya Tak Mungkin Jadi Menteri, Saya Sudah Cacat di Republik Ini

Ahok: Saya Tak Mungkin Jadi Menteri, Saya Sudah Cacat di Republik Ini

Megapolitan
Polisi Mengaku Awalnya Tidak Tahu Pembeli Sabu adalah Nunung

Polisi Mengaku Awalnya Tidak Tahu Pembeli Sabu adalah Nunung

Megapolitan
Nunung Tak Kooperatif Saat Ditangkap Polisi

Nunung Tak Kooperatif Saat Ditangkap Polisi

Megapolitan
Tangkap Nunung dan Suami, Polisi Tegaskan Tak Pernah Menarget Profesi Tertentu

Tangkap Nunung dan Suami, Polisi Tegaskan Tak Pernah Menarget Profesi Tertentu

Megapolitan
Suami Nunung Minta Kado Ultah supaya Istri Stop Pakai Narkoba

Suami Nunung Minta Kado Ultah supaya Istri Stop Pakai Narkoba

Megapolitan
Close Ads X