Viral Aksi Begal di Bulan Ramadhan, dari Modus Cabut Kunci hingga Pakai Gergaji

Kompas.com - 16/05/2019, 15:01 WIB
Tangkapan layar akun twitter @iwanchan_. Dalam video yang diunggah pemilik akun, tampak dua orang begal mencoba mencabut kunci motor. Peristiwa terjadi di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, Rabu (15/1/2019) dini hari. Video tersebut menjadi viral di media sosial. Tangkapan layar akun Twitter @iwanchan_Tangkapan layar akun twitter @iwanchan_. Dalam video yang diunggah pemilik akun, tampak dua orang begal mencoba mencabut kunci motor. Peristiwa terjadi di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, Rabu (15/1/2019) dini hari. Video tersebut menjadi viral di media sosial.
Penulis Cynthia Lova
|

DEPOK, KOMPAS.com- Akhir-akhir ini kasus pembegalan yang mengincar pengendara motor viral di media sosial. Aksi begal disebut terjadi pada tengah malam hingga subuh selama bulan Ramadhan. Namun, tidak semua kasus sudah terbukti kebenarannya.

1. Video Begal Bermodus Cabut Kunci

Sebuah video percobaan aksi begal dengan modus mencabut kunci menjadi viral di media sosial. 

Video tersebut diunggah pemilik akun Twitter @iwanchan_.


Dalam keterangan video tersebut, tertulis bahwa aksi percobaan begal terjadi di kawasan Gandaria City, Kebayoran Lama,Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2019) pukul 01.00.

"Selamat pagi bapak ibu. Dimohon untuk waspada jika berkendara larut malam, karna saya baru saja mengalami aksi pembegalan yang terjadi pukul 01.00 wib dinihari tadi di sekitar Gandaria City. Pelaku berjumlah 5 orang dengan 2 motor, terlihat jelas di kamera." Demikian keterangan pada video yang diunggah tersebut.

Terlihat dalam video, korban menggunakan helm full face dan tengah mengendarai motor.

Baca juga: Viral Begal Cabut Kunci Motor di Gandaria, Polisi Cek Kebenaran Video

Di tengah perjalanan, korban dipepet pengendara motor lain yang berboncengan tanpa menggunakan helm.

Saat memepet, pria yang dibonceng langsung mengambil kunci motor korban. Beruntung aksi tersebut dapat digagalkan korban.

Gagal mendapatkan kunci motor, pelaku langsung tancap gas dan meninggalkan korban. 

Baca juga: Viral Begal Pengendara Motor dengan Gergaji di Depok

Menanggapi hal itu, Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Telly Alvin mengatakan, pihaknya masih memeriksa kebenaran video tersebut.

"Kami belum tahu kebenaran video itu. Kami, kan, enggak tahu video itu benar terjadi atau hanya akting saja. Medsos sekarang banyak enggak benarnya," ujar Telly saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu. 

Pihaknya belum menerima laporan masyarakat terkait kejadian tersebut.

Begal menggunakan gergaji di Depok, Rabu (15/5/2019).KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVA Begal menggunakan gergaji di Depok, Rabu (15/5/2019).

2. Viral di Medsos Pelaku Begal Gunakan Gergaji Sisir

Komplotan begal ditangkap saat beraksi di Jalan Margonda, Depok, Jawa Barat pada Rabu (15/5/2019) dini hari.

Penangkapan tersebut diunggah akun Instagram @depok24jam dan viral di media sosial. 

Dalam video tersebut, tampak pelaku dikerubungi warga. Penangkapan tersebut membuat heboh orang yang melintas di Jalan Margonda saat itu.

Adapun, tiga orang pelaku yang diamankan adalah Tarioran (22), Sally Trifani (20), dan RA (16).

Baca juga: 4 Begal Ditangkap, 2 Diantaranya Masih di Bawah Umur

Sementara itu, lima pelaku lainnya masih dalam pengejaran. 

Kasatreskrim Polresta Depok, Kompol Deddy Kurniawan Peristiwa tersebut berawal saat korban, Agtomih (25) bersama temannya mengendarai motor di depan Perumahan Depok Indah, Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Jawa Barat.

Di tengah perjalanan, tiba-tiba motor korban dipepet dua sepeda motor yang berisi tiga orang tiap kendaraan. 

Baca juga: [HOAKS] Pesan soal Perekrutan dan Aksi Gangster yang Mengatasnamakan Polri

"Sambil mepet ke motor korban, pelaku juga mengancam hendak membacok korban. Dia bilang 'Berhenti lu, gue bacok lu ya'," ujarnya. 

Korban yang dipepet akhirnya jatuh dan dibacok dengan gergaji. Hal itu mengakibatkan luka parah pada bahu korban. 

Sementara itu, teman korban mengalami luka di kaki. Beruntung, aksi begal tersebut diketahui warga yang melintasi jalan tersebut.

"Tiga pelaku berhasil dikepung dan ditangkap warga, sementara tiga orang pelaku kabur melarikan diri dari TKP usai melakukan aksinya," kata Deddy. 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, tidak semua foto maupun video begal yang viral itu terbukti kebenarannya.

Ada pula foto lama yang kembali beredar di media sosial.

Argo meminta masyarakat tak perlu resah. Ia menyatakan, kepolisian rutin melakukan patroli di wilayah Jakarta dan sekitarnya, khususnya pada malam hari mulai pukul 23.00 hingga menjelang subuh.

"Saya sampaikan di sini, keamanan di Jakarta dalam kondisi kondusif. Masyarakat jangan khawatir saat beraktivitas. Tidak ada kejadian yang menakutkan," kata Argo.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengunjung Diskotek Black Owl yang Positif Narkoba Diajukan untuk Direhabilitasi

Pengunjung Diskotek Black Owl yang Positif Narkoba Diajukan untuk Direhabilitasi

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Ingatkan Warganya untuk Isi Sensus Penduduk Online 2020

Wali Kota Tangerang Ingatkan Warganya untuk Isi Sensus Penduduk Online 2020

Megapolitan
Begini Kesepakatan 'Bagi Jatah' Koalisi Gerindra-PDI-P Jelang Pilkada Depok 2020

Begini Kesepakatan "Bagi Jatah" Koalisi Gerindra-PDI-P Jelang Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Jumlah Pengunjung Black Owl Positif Narkoba Bertambah

Jumlah Pengunjung Black Owl Positif Narkoba Bertambah

Megapolitan
Beredar Info Pembuatan SIM Kolektif Tanpa Tes, Polisi Sebut Itu Hoaks

Beredar Info Pembuatan SIM Kolektif Tanpa Tes, Polisi Sebut Itu Hoaks

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemeras Sopir Truk di Cengkareng

Polisi Tangkap Pemeras Sopir Truk di Cengkareng

Megapolitan
Yenny Sucipto Ikut Penjaringan Calon Wali Kota, Anggap Depok Stagnan 15 Tahun Terakhir

Yenny Sucipto Ikut Penjaringan Calon Wali Kota, Anggap Depok Stagnan 15 Tahun Terakhir

Megapolitan
Kisruh Rekomendasi Formula E hingga Tudingan Ketua DPRD, Anies Serahkan pada Sekda

Kisruh Rekomendasi Formula E hingga Tudingan Ketua DPRD, Anies Serahkan pada Sekda

Megapolitan
Polisi Geledah Rumah 2 Pria yang Bawa Alat Isap Sabu-sabu ke Polres Jaksel

Polisi Geledah Rumah 2 Pria yang Bawa Alat Isap Sabu-sabu ke Polres Jaksel

Megapolitan
Daftar Penjaringan di DPP PDIP, Mantan Sekjen FITRA Siap Maju Pilkada Depok

Daftar Penjaringan di DPP PDIP, Mantan Sekjen FITRA Siap Maju Pilkada Depok

Megapolitan
Warga Batan Indah Tak Khawatir dengan Radiasi Nuklir di Area Perumahan Mereka

Warga Batan Indah Tak Khawatir dengan Radiasi Nuklir di Area Perumahan Mereka

Megapolitan
2 Pengunjung Polres Metro Jaksel Ditangkap karena Bawa Alat Timbang dan Isap Sabu-sabu

2 Pengunjung Polres Metro Jaksel Ditangkap karena Bawa Alat Timbang dan Isap Sabu-sabu

Megapolitan
Pembangunan Stasiun MRT Monas Disebut Tak Akan Ganggu Formula E

Pembangunan Stasiun MRT Monas Disebut Tak Akan Ganggu Formula E

Megapolitan
Kapolda Metro Jaya Temui Anies, Bahas Pencegahan Tawuran hingga Peredaran Narkoba

Kapolda Metro Jaya Temui Anies, Bahas Pencegahan Tawuran hingga Peredaran Narkoba

Megapolitan
Imigrasi Catat Ada 7.588 WNA yang Tinggal di Bekasi, Didomimasi Warga Jepang

Imigrasi Catat Ada 7.588 WNA yang Tinggal di Bekasi, Didomimasi Warga Jepang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X