Tunggu Tol Becakayu Rampung, Revitalisasi Kalimalang Baru Akan Dimulai 2020

Kompas.com - 16/05/2019, 15:41 WIB
Desain akhir penataan sungai Kalimalang, Kota Bekasi yang diunggah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam akun Instagramnya @ridwankamil, Senin (3/12/2018). Instagram @ridwankamilDesain akhir penataan sungai Kalimalang, Kota Bekasi yang diunggah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam akun Instagramnya @ridwankamil, Senin (3/12/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Proyek revitalisasi Sungai Kalimalang yang digagas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dipastikan tertunda pembangunannya dari target awal tahun 2019.

Kepala Seksi Pengembangan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi Idi Susanto mengatakan, Sungai Kalimalang akan direvitaliasasi setelah pembangunan Tol Becakayu rampung. 

"Jadi, kan, di situ mau ada trase Tol Becakayu, ternyata nyambung sampai Tambun tuh ada dua flyover. Nah nanti daripada revitalisasi Kalimalang kerjaannya diacak-acak, jadi kesepakatan rapat menunggu Tol Becakayu dulu selesai," kata Idi saat dihubungi Kompas.com, Kamis (16/5/2019).

Baca juga: Terhalang Proyek Tol Becakayu, Revitalisasi Kalimalang Molor

Ia menjelaskan, proyek Tol Becakayu terbagi menjadi dua seksi, yakni seksi 2A dan 2B.

Seksi 2A merupakan rute Cawang hingga Ruko Sun City, Bekasi Selatan. Sementara itu, seksi 2B merupakan rute Cawang-Tambun.

Dari kedua seksi tersebut, baru seksi 2A yang sudah mendapat izin pembangunan dari Kementerian PUPR.

Baca juga: Desain Revitalisasi Kalimalang Tunggu Pembangunan Overpass Becakayu

Sementara, seksi 2B masih dalam proses perizinan pembangunan. 

"Target awal Becakayu seksai 2A dan 2B itu selesai akhir 2019," ujarnya. 

Dengan demikian, revitalisasi Sungai Kalimalang diperkirakan baru mulai dibangun pada tahun 2020.

Baca juga: Bekasi Koordinasi dengan Pengelola Becakayu soal Revitalisasi Kalimalang

Sebelumnya, terdapat empat zona yang akan dibangun terkait penataan sungai Kalimalang sepanjang lima kilometer, yakni zona edukatif, ekologi, selebrasi, dan komersil.

Zona yang dibangun terlebih dahulu yaitu zona selebrasi yang dibangun pemerintah pusat di sekitar Giant Mega Bekasi.

Kemudian, zona edukatif yang dibangun Pemprov Jawa Barat di sekitar Kampus UNISMA dengan biaya pembangunan masing-masing zona sekitar Rp 40 miliar.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap 8 Terduga Perusak Aeon Mall Jakarta Garden City, Mayoritas Anak

Polisi Tangkap 8 Terduga Perusak Aeon Mall Jakarta Garden City, Mayoritas Anak

Megapolitan
Mall AEON Jakarta Garden City Didemo Massa, Warga Cakung: Dulu Enggak Banjir

Mall AEON Jakarta Garden City Didemo Massa, Warga Cakung: Dulu Enggak Banjir

Megapolitan
Banjir Periuk Kota Tangerang, Gubernur Diminta Turun Tangan, Wali Kota Tuntut Pengembang

Banjir Periuk Kota Tangerang, Gubernur Diminta Turun Tangan, Wali Kota Tuntut Pengembang

Megapolitan
Doa Ibu untuk Sopir Taksi Online Mulia yang Bersedia Bawa Jenazah Bayinya...

Doa Ibu untuk Sopir Taksi Online Mulia yang Bersedia Bawa Jenazah Bayinya...

Megapolitan
Bekasi Butuh Sekitar Rp 4,4 Triliun untuk Atasi Banjir

Bekasi Butuh Sekitar Rp 4,4 Triliun untuk Atasi Banjir

Megapolitan
Viral Kisah Suami Istri Bawa Pulang Jenazah Bayinya dengan Taksi Online Setelah Ditolak Berkali-kali

Viral Kisah Suami Istri Bawa Pulang Jenazah Bayinya dengan Taksi Online Setelah Ditolak Berkali-kali

Megapolitan
BMKG: Rabu Pagi, Jakarta Hujan Merata, Kemudian Hujan Deras Dini Hari

BMKG: Rabu Pagi, Jakarta Hujan Merata, Kemudian Hujan Deras Dini Hari

Megapolitan
Ditanya Solusi Banjir, Anies: Waspada Saja

Ditanya Solusi Banjir, Anies: Waspada Saja

Megapolitan
Remaja 14 Tahun Meninggal Terseret Banjir Usai Selamatkan Dua Bocah

Remaja 14 Tahun Meninggal Terseret Banjir Usai Selamatkan Dua Bocah

Megapolitan
Seorang Santri Tewas, Diduga karena Terseret Arus Kali Mampang

Seorang Santri Tewas, Diduga karena Terseret Arus Kali Mampang

Megapolitan
Anies: Pengungsi akibat Banjir Berkisar 15.000 Jiwa

Anies: Pengungsi akibat Banjir Berkisar 15.000 Jiwa

Megapolitan
Kala Nasi Sarden Menjadi Menu Andalan Posko Banjir Cipinang Melayu

Kala Nasi Sarden Menjadi Menu Andalan Posko Banjir Cipinang Melayu

Megapolitan
Sudah Malam, Banjir di Perumahan Bumi Nasio Indah Masih 2 Meter

Sudah Malam, Banjir di Perumahan Bumi Nasio Indah Masih 2 Meter

Megapolitan
Halaman Rumah Warga di Jagakarsa Longsor karena Hujan

Halaman Rumah Warga di Jagakarsa Longsor karena Hujan

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Jakarta Garden City Belum Selesaikan Kewajiban Waduk hingga Drainase

Pemprov DKI Sebut Jakarta Garden City Belum Selesaikan Kewajiban Waduk hingga Drainase

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X