BNN Ungkap 300 Kg Ganja Kering Disimpan Dalam Limbah Medis

Kompas.com - 16/05/2019, 16:21 WIB
Tiga kurir narkoba yang ditangkap BNN di Cilegon dihadirkan dalam konferensi pers di Kantor BNN, Kamis (16/5/2019).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Tiga kurir narkoba yang ditangkap BNN di Cilegon dihadirkan dalam konferensi pers di Kantor BNN, Kamis (16/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional ( BNN) menggagalkan serah terima 300 kilogram ganja kering di Cilegon, Banten, dan menangkap tiga pelakunya, Rabu (15/5/2019). 

Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan, pengiriman 300 kg ganja tersebut merupakan pengembangan dari temuan 400 kg ganja kering di Depok, pekan lalu.

"Penangkapan ini berawal dari pengembangan kasus terdahulu tentang penangkapan ganja di Depok. Setelah dilakukan penyelidikan, maka BNN berhasil menangkap DH di sebuah hotel di daerah Cilegon," kata Arman dalam konferensi pers di Kantor BNN, Jakarta Timur, Kamis (16/5/2019).

Baca juga: Terungkapnya Dua Peti Disemprot Pylox yang Berisi Ganja Kering 400 Kg

BNN kemudian menggeledah mobil boks yang dibawa DH dan menemukan sepuluh karung plastik berisi ganja kering seberat 300 kg yang disembunyikan di antara karung limbah medis B3.

Berdasarkan keterangan DH, barang tersebut akan diserahkan kepada seorang penerima berinisial M di depan hotel tempat DH ditangkap.

"Sesaat setelah dilakukan serah terima barang, petugas mengamankan M dan J. Seluruh tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor BNN untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Baca juga: Ganja 400 Kg Dalam Peti Kargo di Depok Milik Narapidana

Akibat perbuatannya, ketiga kurir narkoba tersebut dikenakan Pasal 114 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) dan Pasal 111 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sebelumnya, BNN juga menggagalkan pengiriman 400 kg ganja kering di Depok (5/5/2019) lalu.

Ganja kering itu dikirim dari Aceh menggunakan jasa pengiriman barang atau kargo.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X