BNN Buru Pemasok 300 Kg Ganja Kering yang Diselundupkan dengan Limbah Medis

Kompas.com - 16/05/2019, 21:34 WIB
Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari di Kantor BNN, Kamis (16/5/2019).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari di Kantor BNN, Kamis (16/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional ( BNN) masih memburu sosok yang memasok ganja kering untuk diselundupkan dalam mobil boks bercampur limbah medis B3.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan, pemasok ganja tersebut diduga bekerja di perusahaan pemilik mobil boks yang digunakan mengantar ganja.

"Karyawan yang bekerja sebagai sopir pengangkut limbah ini mendapatkan order dari temannya di daerah Aceh juga untuk membawa ganja ini ke Jakarta. Oleh karena itu, kami sekarang sedang mencari yang bersangkutan," kata Arman di Kantor BNN, Jakarta Timur, Kamis (16/5/2019).

Baca juga: BNN Ungkap 300 Kg Ganja Kering Disimpan Dalam Limbah Medis

Arman mengatakan, barang haram tersebut diduga akan disebar ke sejumlah daerah setelah sampai di Jakarta.

Ia mengatakan, komplotan pengedar tersebut juga mengedarkan ganja dalam jumlah yang tidak kecil.

"Saya kira mereka memberikan atau mengedarkan dalam jumlah besar juga, bukan hanya 1 atau 2 kg. Ini kelihatannya pesanan puluhan sampai ratusan kilogram," ujarnya.

Baca juga: Modus Baru, Pengiriman Ganja Dicampur Limbah B3

Sebelumnya, BNN menggagalkan transaksi 300 kg ganja kering di Cilegon dan menangkap tiga kurir.

Ganja terdebut didatangkan dari Aceh lewat jalur darat menggunakan mobil boks. Untuk mengelabui petugas, mobil boks itu juga berisi limbah medis B3.




Close Ads X